15 Kelakuan Paling "Aneh" Anak Indonesia Zaman Sekarang | Blog Ruangguru

15 Kelakuan Paling “Aneh” Anak Indonesia Zaman Sekarang

Tanggal 20 November setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Anak Sedunia. Berbicara tentang anak-anak, siapa yang tidak tahu sebuah lagu berjudul Aku Anak Indonesia? Bait terakhir dari lagu tersebut berbunyi “aku bangga menjadi anak Indonesia”. Apakah kamu bangga menjadi anak-anak yang tumbuh dan besar di negara dengan ribuan pulau ini, smart buddies? Berikut ini adalah beberapa hal “aneh” mengenai anak Indonesia di mata orang-orang. Kira-kira betul atau tidak ya? Yuk disimak dahulu.

Kecanduan gadget

anak indonesia

Anak Indonesia bermain gadget. (Sumber: yprmentari.or.id)

Konon, anak Indonesia menderita kepanikan atau kekhawatiran ketika berada jauh dari gadget mereka. Apakah handphone-mu pernah tertinggal di rumah saat kamu bepergian? Jika saat itu mood kamu langsung jelek, tandanya kamu sudah kecanduan gadget. Tidak jarang juga ditemukan anak-anak kecil yang lengket dengan tablet milik mereka. Bahkan, banyak dari anak-anak balita yang ketika sedang menangis atau rewel ditenangkan menggunakan gadget. Namun, kamu perlu tahu bahwa sebenarnya gadget bisa digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat, lho. Contohnya: latihan soal, mencari informasi, dan membaca berita.

Pemalas

Sempat ada artikel yang menyebutkan bahwa negara Indonesia sulit maju dan berkembang akibat warga negaranya pemalas. Tidak terkecuali para pemudanya. Semoga kamu tidak termasuk dalam golongan orang-orang yang malas, ya, smart buddies. Rasa malas harus dilawan, jangan sampai hal tersebut menghambatmu dalam mencapai cita-cita.

Tidak suka atau malu bertanya

anak indonesia

Anak-anak SD bertanya pada guru. (Sumber: tribunpekanbaru.com)

Berpikir kritis merupakan salah satu keunggulan yang jarang dimiliki oleh kita. Saat di kelas, ketika guru bertanya “apakah ada pertanyaan?” jarang sekali ada siswa yang mengacungkan tangannya. Begitu pula di bangku kuliah. Konon, hal ini merupakan salah satu penyebab sumber daya manusia Indonesia masih kalah dengan sumber daya manusia asing. Yuk semangat untuk berani bertanya dan melatih kemampuan berpikir kritis! Buktikan kalau anak bangsa itu hebat.

Kecanduan media sosial

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh MarkPlus di tahun 2012 yang lalu, 76.7% anak muda rajin melakukan update pada akun media sosialnya. Mungkin angka tersebut semakin bertambah seiring dengan berjalannya waktu. Tidak heran jika anggapan ini muncul. Sebagai konsekuensinya, anak-anak Indonesia menjadi kurang produktif. Waktu yang digunakan untuk memantau media sosial seharusnya dapat digunakan untuk kegiatan-kegiatan lain yang lebih bermanfaat.

Ingin dianggap gaul

Apakah kamu pernah mendengar istilah fear of missing out atau FOMO? Istilah tersebut memiliki arti bahwa kamu takut ketinggalan suatu berita atau suatu acara. Anak-anak Indonesia masa kini seringkali merasakan hal tersebut. Mereka ingin selalu up to date akan hal-hal yang sifatnya kekinian. Gaul tentu boleh-boleh saja, yang penting positif dan tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Pintar

Siapa bilang anak Indonesia tidak pintar? Jangan pernah percaya jika ada yang berkata demikian. Pasalnya, anak-anak Indonesia adalah anak-anak yang cerdas. Beberapa anak Indonesia pernah menjuarai kompetisi yang bertaraf internasional, lho.

Suka diskon atau promo

anak indonesia

Anak Indonesia berbelanja saat diskon. (Sumber: beritasatu.com)

Siapa yang tidak suka jika mendapatkan potongan saat berbelanja? Bahkan saat menggunakan transportasi ojek online saja, orang-orang pasti senang kalau dikenakan biaya yang murah. Tidak terkecuali anak-anak Indonesia. Mereka ingin mendapatkan banyak hal dengan pengeluaran yang seminimum mungkin. Perlu diingat, kamu tetap harus bijak dalam mengelola keuangan, ya.

Ingin terkenal

Anak-anak Indonesia memiliki rasa ingin terkenal. Banyak di antara mereka yang mengimpikan banyak followers pada akun media sosial yang mereka miliki. Tidak mengherankan juga jika saat mengunggah foto di Instagram, mereka ingin mendapatkan jumlah like yang banyak. Selama kamu terkenal secara positif, tentu tidak apa-apa. Bahkan, kamu jadi bisa menginspirasi banyak orang.

Mandiri

Anak-anak Indonesia cukup dikenal mandiri, lho. Lihat saja anak-anak yang berangkat ke sekolah tanpa diantar orang dewasa. Bahkan ada yang medan perjalanannya berat. Selain itu, anak-anak Indonesia juga sudah banyak yang mampu mencari uang sendiri. Ada yang dari berjualan, menjadi vlogger, dan lain-lain.

Cepat belajar

anak indonesia

Anak SD mengendarai kendaraan bermotor. (Sumber: jawapos.com)

Tidak akan sulit mengajarkan anak-anak Indonesia menguasai suatu hal. Mulai dari menggunakan suatu aplikasi atau software, mengendarai kendaraan, sampai menguasai suatu bahasa. Tentu kamu sering melihat anak-anak kecil yang berkendara menggunakan motor, kan? Itu adalah salah satu bukti bahwa anak Indonesia cepat belajar. Namun, jangan ditiru ya. Kamu harus memiliki SIM terlebih dahulu sebelum bisa mengendarai kendaraan di jalan raya.

Relasinya luas

Berkat media sosial, kini generasi muda Indonesia memiliki relasi yang sangat luas. Melalui media sosial, seseorang bisa berkenalan dengan banyak orang. Hal ini tentunya akan sangat bermanfaat untuk hidupmu. Sebagai makhluk sosial, berinteraksi dengan orang lain merupakan suatu kebutuhan. Coba, siapa saja di antara kamu yang teman di Facebook-nya lebih dari seribu?

Memiliki tantangan berat

Zaman sekarang, anak-anak Indonesia memiliki tantangan yang berat dalam hidupnya. Mereka harus belajar dengan rajin dan mengembangkan kemampuan agar bisa bersaing. Ke depannya, persaingan sudah tidak lagi bertaraf nasional, melainkan internasional. Selain itu, dengan bebasnya penyebaran informasi, anak-anak Indonesia ditantang untuk mampu membedakan hal baik dan hal buruk.

Kreatif

Kreativitas anak Indonesia tidak perlu diragukan lagi. Coba buka YouTube dan tonton video-video karya anak bangsa. Ada banyak yang kreatif dan bermanfaat, lho. Kamu juga bisa melihat berbagai startup milik anak muda Indonesia yang solutif, kreatif, dan inovatif. Kreativitas yang digunakan untuk hal-hal baik dapat mengubah dunia, lho, smart buddies.

Lebih cepat dewasa

Konon, akibat banyaknya sinetron di televisi dan sedikitnya lagu-lagu anak, anak Indonesia cenderung menjadi lebih cepat dewasa. Mereka mendengar lagu-lagu orang dewasa. Selain itu, mereka juga meniru tingkah laku orang dewasa yang mereka lihat di televisi. Gaya berpakaian dan pergaulannya pun sering kali tidak sesuai dengan umur mereka. Semoga hal ini tidak terus menerus terjadi, ya, smart buddies.

Memiliki semangat untuk menjadi entrepreneur

anak indonesia

Entrepreneur cilik asal Indonesia. (Sumber: tribunnews.com)

Nampaknya, menjadi entrepreneur belakangan ini adalah impian banyak orang. Sebetulnya, hal ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Tren dunia memang menunjukkan pertumbuhan jumlah pengusaha. Semangat anak Indonesia untuk mandiri secara finansial patut diacungi jempol. Ada yang menjual pulsa, menjual makanan hasil masakannya sendiri, baju bola, aksesoris, dan lain-lain. Apakah kamu termasuk salah satu anak Indonesia yang berjiwa entrepreneur?

Lima belas hal di atas adalah persepsi orang-orang mengenai anak Indonesia. Bagaimana, smart buddies, apakah kalian setuju? Jika kalian memiliki pendapat lain, coba ungkapkan di kolom komentar. Jangan lupa untuk share artikel ini ke anak-anak Indonesia lainnya, ya! Selamat Hari Anak Sedunia! (AZN/TN)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share This
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.