Wow! Anak Indonesia Raih Medali Emas Olimpiade Biologi Internasional | Blog Ruangguru

Wow! Anak Indonesia Raih Medali Emas Olimpiade Biologi Internasional

Kebanggaan untuk membawa merah putih ke panggung dunia adalah momen berharga yang pastinya diinginkan oleh banyak orang. Nah, pelajar Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Medali emas, perak, serta perunggu berhasil dibawa pulang oleh keempat siswa yang tergabung dalam Tim Olimpiade Biologi Indonesia (TOBI). Kompetisi International Biology Olympiad (IBO) ke 27 kali ini diadakan di Hanoi, Vietnam pada 17-23 Juli lalu.

Olimpiade Biologi Internasional

Foto: twitter.com/ichaltobi

International Biology Olympiad (IBO) adalah ajang kompetisi tahunan untuk para siswa tingkat SMA dari seluruh dunia. Kompetisi yang biasa diadakan di bulan Juli ini meliputi tes praktikum dan teori di bidang Biologi. Setiap negara diwakilkan oleh empat siswa yang melalui tahap penyeleksian secara nasional. Kali ini, IBO ini diikuti oleh 253 peserta dari 68 negara. Pelaksanaan tes praktik maupun tertulis berpusat di Hanoi National University of Education. Indonesia sudah mengikuti kompetisi ini sejak tahun 2000 di Antalya, Turki. Sejak saat itu, putra-putri Indonesia sudah memenangkan 10 medali emas. Cool! Tahun berikutnya, Inggris yang akan menjadi tuan rumah.

Menurut keterangan dari KBRI Hanoi, tim dari Indonesia berasal dari 4 sekolah berbeda. Siapa saja mereka?

  • Wilson Gomarga dari SMAK IPEKA Sunter Jakarta
  • Robin Chandra dari SMA BPK 3 Penabur Jakarta
  • Fatin Camilla Azhary dari SMAN 1 Kendal
  • Andrea Laurentius dari SMA 1 Sutomo Medan
Olimpiade Biologi Internasional

Foto: twitter.com/ichaltobi

Wilson meraih medali emas, Robin dan Fatin mendapat perak, sedangkan Andrea mendapat perunggu. Ibnu Hadi selaku duta besar RI untuk Vietnam menyampaikan rasa bangga dengan prestasi putra-putri ini. Pembimbing tim Indonesia, Agus Dana Permana merasa lega dengan hasil yang diraih anak didiknya.

Pada kesempatan kali ini, Ruangguru.com akan mengajak kamu berkenalan dengan Wilson. Wilson adalah salah satu lulusan SMAK IPEKA Sunter II. Keberhasilan ini sungguh tidak disangka oleh peraih medali emas tersebut. “Saya tidak menyangka dapat meraih emas karena merasa tes, terutama tes praktikum, di olimpiade kali ini jauh lebih sulit dibanding yang telah dilatih sebelumnya,” jelasnya. Siswa yang bercita-cita melanjutkan kuliah di Massachusetts Institute of Technology (MIT) itu berpesan agar para pelajar Indonesia tidak minder. Pada dasarnya, pelajar Indonesia memiliki kemampuan yang sama dengan pelajar di belahan bumi lain.

Wilson memulai kiprahnya di ajang internasional dari keikutsertaannya pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) ke-14 tahun 2015 di Jogja. Ia berhasil membawa pulang medali emas untuk bidang yang sama, serta meraih nilai praktik dan teori tertinggi lho, smart buddies!

Olimpiade Biologi Internasional

Foto: kompas

Setelahnya, Wilson dipanggil lagi untuk mengikuti seleksi pada Pelatnas IBO 2016. Pelatnas ini merupakan tahapan setelah OSN yang merupakan pintu gerbang menuju tahap internasional. TOBI adalah organisasi  yang bertugas melaksanakan seleksi sampai menyisakan empat siswa sebagai perwakilan Indonesia di IBO setiap tahunnya. Nah, waktu itu hanya tersisa 9 orang untuk mengikuti seleksi masuk IBO 2016. Akhirnya, usaha Wilson berbuah manis ketika ia terpilih masuk pelatnas empat besar mewakili Indonesia di IBO 2016.

Sampai sejauh ini, pihak sekolah memberi dukungan penuh untuk mengikuti kompetisi ini. Theo Kurniadi, kepala bidang pengembangan pendidikan IPEKA mengaku memang mendukung murid-muridnya. Juga, mengimbau agar para guru mendampingi serta membimbing siswa-siswi. Para guru turut membantu meminjamkan alat-alat peraga untuk berlatih di rumah. 

Olimpiade Biologi Internasional

Foto: twitter.com/ichaltobi

Pelajar kelahiran Jakarta 18 tahun silam ini mengaku sudah menyukai pelajaran Biologi sejak di bangku SMP. Apa sih formula suksesnya? Menurutnya, Biologi bukanlah pelajaran hafalan. Ia menganggap pelajaran ini sebagai novel yang harus dimengerti konsepnya agar mudah dipahami.

Ke depannya, ia berharap bisa mendapatkan kesempatan pendidikan yang lebih baik lagi. Penyuka olahraga tenis meja ini berencana melanjutkan studi yang berkaitan dengan Biologi dan kedokteran. Selain itu, mendalami penerapan yang terdapat dalam bidang ilmu tersebut.

Setelah ajang ini, ia memilih untuk menjalankan gap year. Pilihannya ini didukung penuh oleh orangtuanya. Dikutip dari laman ask.fm-nya, untuk mengisi waktu ia berencana menjadi volunteer, belajar mobil, tes TOEFL, dan hal positif lainnya. 

Good luck, Wilson!

Ruangguru

Situs Pencarian Guru Privat & Konten Pembelajaran #1 di Indonesia

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share This
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.