Anak Kecanduan Gadget? Orangtua Bisa Ambil 5 Dampak Positifnya! | Blog Ruangguru

Anak Kecanduan Gadget? Orangtua Bisa Ambil 5 Dampak Positifnya!

“Gimana ya, Karin tuh nggak bisa lepas dari gadget, ke mana-mana dia harus pegang HP.”

Begitu keluhan Ibu Tika mengenai anak sulungnya. Sebagai orangtua, ia sudah sering memberikan nasihat, namun Karin belum juga berubah. Padahal, anaknya kini sudah duduk di bangku kelas 9 SMP dan akan menghadapi Ujian Nasional (UN). Ibu Tika pun memutuskan untuk curhat dengan ibu-ibu seusianya, agar menemukan solusi terbaik. Ternyata, kebiasaan Karin ini mengundang komentar dari rekan-rekan Ibu Tika. Lantaran, mereka juga mengalami kekhawatiran yang sama terhadap anak-anaknya yang juga sebaya dengan Karin.

Nilai ulangan menurun, malas bersosialisasi, dan menjadi pendiam adalah hal-hal yang ditakutkan para orang tua tersebut, jika anak terus dibiarkan bermain gadget. Apakah benar ketergantungan pada ponsel akan berdampak seperti itu? Sebenarnya, tidak selalu begitu, lho. Justru, keaktifan anak remaja di dunia teknologi punya beragam pengaruh positif. Nah, bagi para orangtua yang juga kerap merasa cemas seperti Ibu Tika, mari kita simak dulu poin-poin berikut ini! Dijamin, ada winwin solution setelah membacanya.

1. Menambah teman

kecanduan gadget - Anak dan sosial media.

Anak dan sosial media. (sumber: biltmorecounseling.com)

Zaman sudah berubah, cara bersosialisasi pun berganti. Remaja seperti Karin senang mencari teman baru melalui platform media sosial seperti LINE dan Instagram. Bukan hanya sekadar menambah pertemanan, mereka juga pandai lho dalam menjaga hubungan dengan sahabatnya. Menurut riset dari JWT Intelligence, usia remaja yang termasuk dalam kategori Gen Z ini memang lebih menyukai bentuk sosialisasi secara digital. Alasannya, cara tersebut dianggap mudah dan menyenangkan. Oleh karena itu, wajar jika anak senang berlama-lama melihat layar ponsel sambil tersenyum-senyum sendiri.

2. Komunikasi lebih baik dengan orangtua

kecanduan gadget - Seroang ibu berbicara di telepon.

Seorang ibu berbicara di telepon. (sumber: huffingtonpost.com)

Di mana pun berada, anak dapat mudah dipantau keberadaannya sekaligus diketahui aktivitasnya oleh orangtua. Jarak mereka yang selalu dekat dengan ponsel juga membuat siapa pun menjadi mudah untuk menghubunginya. Mereka dianggap cepat dalam memberikan respon chat ataupun telepon. Bahkan, bisa jadi mereka yang menginformasikannya terlebih dahulu melalui status atau foto di sosial media. Hal ini pun membuat orangtua jadi tidak perlu khawatir lagi kan?

3. Anak lebih canggih

kecanduan gadget - Anak dan orangtua sama-sama canggih.

Anak dan orangtua sama-sama canggih. (sumber: appetiteforeducation.com)

Beragam feature yang ada pada ponsel, tablet, ataupun laptop memiliki fungsi yang berbeda-beda. Bagi orangtua, hal ini tampak membingungkan dan merepotkan. Terlalu banyaknya aplikasi pada gadget justru diabaikan begitu saja. Berbeda dengan generasi Z, tanpa perlu diajari pun mereka sudah bisa menguasai operasional gadget. Rasa penasarannya yang tinggi, memupuk mereka menjadi anak yang ….

Penasaran untuk membaca lebih lanjut? Simak di artikel selanjutnya, ya! (RE)

Ruangguru

Situs Pencarian Guru Privat & Konten Pembelajaran #1 di Indonesia

You may also like...

1 Response

  1. August 3, 2017

    […] artikel sebelumnya, sudah dibahas beberapa poin yang orangtua dapat lakukan agar kecanduan gadget pada anak remaja […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share This
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.