Maksimalkan Curriculum Vitae dalam Satu Halaman dengan 10 Cara Ini! | Blog Ruangguru

Maksimalkan Curriculum Vitae dalam Satu Halaman dengan 10 Cara Ini!

Banyak job seeker yang qualified namun tidak kunjung dapat panggilan interview kerja. Salah satu penyebabnya bisa jadi karena Curriculum Vitae yang terlalu berbelit-belit dan panjang. Bagaimana agar CV-mu dilirik oleh perusahaan incaran? Kamu bisa coba buat CV dalam satu halaman saja lho. Berikut Ruangguru.com berikan 10 cara suksesnya untukmu.

#1. Buang “Curriculum Vitae

Curriculum Vitae

Foto: findspark.com

Pada umumnya, pelamar membubuhkan kata “Curriculum Vitae” di halaman CV. Namun, kalau kamu ingin membuat CV dalam satu halaman saja, sebaiknya tidak perlu lagi menuliskan hal tersebut. Perekrut biasanya sudah paham bahwa berkas yang kamu berikan adalah CV. Hal yang diperhatikan adalah siapa dirimu dan apa saja yang menarik. Jadikan namamu sebagai judul dengan font yang jelas, tapi tidak memakan banyak space.

#2. Perlukah?

Meskipun kamu punya banyak sekali pengalaman, tidak semua harus kamu paparkan dalam CV. Perhatikan job description-nya dan coba highlight apa saja kemampuan yang dicari perekrut. Kemudian, lihat kembali ke pengalamanmu dan masukkan yang hanya menonjolkan kemampuan-kemampuan yang sedang dicari si perekrut. 

Curriculum Vitae

Foto: dailyfreepress.com

Well, kalau kamu sering menjuarai kompetisi paduan suara atau tari tradisional, coba pikir ulang. Kira-kira, prestasi tersebut akan ‘menjual’mu untuk mengisi posisi yang kamu pilih atau tidak? Jika tidak, sebaiknya kamu hanya menuliskan prestasi dan pengalaman lain yang lebih relevan dengan posisi yang kamu lamar.

#3. Hindari ini!

Kalau kamu pernah menjalankan satu atau dua tanggung jawab yang sama di beberapa perusahaan berbeda, maka tidak perlu kamu tuliskan berulang kali. Jika demikian, sebutkan saja di mana kamu memberi hasil kerja terbaik.

#4. Objektif

Biarkan daftar pengalaman dalam CV-mu menunjukkan objektifmu. Jadi, kamu bisa menghemat setidaknya 1-2 baris dengan tidak menuliskan objektif. Kalau pengalamanmu kurang relevan dengan posisi yang tersedia, maka coba deskripsikan hal-hal yang pernah jadi tanggung jawabmu. Hal ini akan menunjukkan kemampuan terkait. Juga, cover letter-mu adalah tempat terbaik untuk menguraikan bagaimana pengalamanmu sesuai dengan yang dicari.

#5. Jenjang sekolah

Pendidikan di jenjang perguruan tinggi umumnya lebih relevan merepresentasikan dirimu. Selebihnya, seperti tingkat SMA/SMK ke belakang tidak perlu dicantumkan. Kecuali, kamu pernah sekolah di sekolah tertentu yang membuat CV-mu lebih outstanding. Pengalaman berorganisasi di SMA memang penting, namun hal ini bisa dibahas ketika sesi wawancara.

#6. Section

Batasi CV jadi 3-4 bagian saja. Caranya? Kombinasikan bagian seperti “Skill and Interests”. Jika prestasi dan ketertarikanmu sangat variatif, kamu bisa buat bagian “Additional Information”. Setiap bagian baru, berarti headings baru, dan headings ini memakan space. Ayo, maksimalkan setiap ruang yang ada!

#7. Setiap baris berharga

Nah, dalam menuliskan skill, kebanyakan pelamar menggunakan bullet point. Jika kamu berniat membuat CV satu halaman, maka setiap barisnya sangatlah berharga. Supaya penggunaan baris lebih efisien, coba tulis beberapa keahlian sekaligus dalam satu baris.

Curriculum Vitae

Foto: findspark.com

#8. Font dan Spacing

Ukuran standar untuk font jika membuat esai biasanya 12. Namun, ini mungkin tidak berlaku untuk CV. Mungkin kamu bisa mencoba 11 atau 11.5. Lebih menyisakan banyak space tanpa mengganggu pandangan. Gunakan font yang mudah dibaca ya. Well, tiap font akan berbeda ukurannya. Kamu hanya perlu menyesuaikannya saja. Asalkan tidak membuat mata sakit ketika membacanya. Spacing juga perlu diperhatikan lho. Kayaknya kalau marginnya kecil agak riskan ya? Namun, hal ini bisa membuat CV-mu terlihat lebih menarik. Coba buat marginmu 0,5” dan lihat berapa banyakkah space yang kamu punya.

#9. Format

Simpanlah CV-mu dalam format PDF. Perekrut lebih ingin melihat CV dalam bentuk PDF, kecuali memang yang diminta adalah format tertentu.

#10. Be creative!

Curriculum Vitae

Foto: hongkiat.com

Kalau CV sudah ringkas, saatnya mempercantik CV! Kalau kamu hendak bekerja di dunia desain, CV kreatif adalah sebuah keharusan. Namun, bukan berarti yang di luar desain tidak bisa mencobanya ya. Hal ini bisa jadi salah satu penarik perhatian perekrut lho. Tidak harus penuh desain kok, yang penting rapi dan terlihat beda dibanding CV lain.

Demikianlah 10 cara agar kamu bisa memaksimalkan isi CV dalam satu halaman saja. Semoga bermanfaat dan good luck, smart buddies! (TN)

Ruangguru

Situs Pencarian Guru Privat & Konten Pembelajaran #1 di Indonesia

You may also like...

2 Responses

  1. nesa says:

    Coba min, minta pict dari cv yg menurut artikel ini… Saya mau lihat, karana saya masih gak paham bentuknya seperti apa…. Mohon di bls ya min. Terimakasih 😊

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share This
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.