Yuk, Belajar Etika Berbisnis dari Negeri Bunga Sakura! | Blog Ruangguru

Yuk, Belajar Etika Berbisnis dari Negeri Bunga Sakura!

Jepang merupakan salah satu negara dengan perekonomian terbesar di dunia. Tak heran, orang Jepang terkenal punya etos dan etika kerja yang baik. Baik unsur modern maupun tradisional dipadu menjadi satu dalam menjalankan bisnis. Di bagian sarana dan prasarana diterapkan secara modern, sedangkan etika tetap yang tradisional. Bagi kamu yang ingin mencoba belajar bisnis, yuk belajar etika berbisnis mereka!

1. Tepat waktu

Etika Berbisnis

Tepat waktu. (Sumber: pexels.com)

Orang Jepang terkenal dengan penghargaan mereka akan waktu. Beda dengan Indonesia, telat beberapa menit masih dapat dimaklumi. Namun di Jepang, hal itu tidak dibiarkan terjadi agar semua warganya disiplin. Mereka dituntut untuk datang 5 menit lebih awal sebelumnya. Jika terlambat, maka kamu akan dicap orang yang pemalas, tidak disiplin, dan tidak kompeten.

2. Menghormati orang lain

Etika Berbisnis

Membungkukkan badan pada yang lebih tua. (Sumber: weebly.com)

Di Jepang, orang yang lebih tua atau memiliki jabatan lebih tinggi dibiarkan untuk lebih dulu menyuarakan pendapat dibanding yang lain. Nasihat dari para tetua tersebut sangat diperhatikan dan dijunjung tinggi. Dalam tradisi mereka, pada orang yang lebih tua harus membungkuk lebih.

3. Berpakaian

Etika Berbisnis

Cara warga Jepang berpakaian. (Sumber: news.com.au)

Urusan pakaian, warga Jepang dikenal konservatif. Motto “dress to impress” sangat berlaku di kalangan Jepang. Mereka sangat menghargai orang yang berpakaian sesuai dengan status dan posisinya. Sebaiknya, jangan menggunakan pakaian yang terlalu terbuka, make up dan aksesoris yang berlebihan.

4. Menghormati kartu nama orang lain

Etika Berbisnis

Bertukar kartu nama. (Sumber: gaijinpost.com)

Di Jepang, sebuah meeting atau pertemuan bisnis selalu dimulai dengan pertukaran kartu nama. Ketika sedang bertukar, orang menerima dengan kedua tangan, membacanya dengan teliti, kemudian meletakkan kartu nama tersebut pada tempat kartu nama, atau di atas meja di depannya. Dengan begitu, bisa langsung dibaca ketika diperlukan. Tips unik nih, jangan terburu-buru memasukkan ke dompet atau saku, karena akan dianggap tidak sopan. Ketika di pertemuan pertama kamu sudah terlihat respect, maka kamu akan meninggalkan kesan yang baik bagi mereka.

5. Serius dan tetap ada liburan

Etika Berbisnis

Warga Jepang mengisi waktu luang. (Sumber: shiraanthony.com)

Warga Jepang terkenal konsisten dalam urusan bisnis. Ketika waktunya bekerja, mereka akan sangat serius. Setelah usai, mereka akan menikmati waktu senggangnya semaksimal mungkin. Salah satu tempat melepas penat favorit mereka adalah karaoke, agar bisa bernyanyi bersama. Hal ini ditujukan bukan hanya untuk menyeimbangkan antara bekerja dan libur, tapi juga jadi sarana bertukar informasi serta mempererat kekompakan antar anggota.

Itulah kelima tips yang bisa kamu terapkan dalam berbisnis. Coba diterapkan perlahan yuk agar menjadi kebiasaan yang baik. Semoga sukses! (TN)

Ruangguru

Situs Pencarian Guru Privat & Konten Pembelajaran #1 di Indonesia

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share This
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.