3 Kartini Masa Kini yang Berjuang di Bidang Pendidikan

Chairunnisya Tisa Apr 21, 2018 • 3 min read


RG Squad, kamu pasti tahu 'kan hari ini adalah Hari Kartini? Yap, hari ini adalah hari kelahiran salah satu tokoh Pahlawan Kemerdekaan Nasional yaitu Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat. R.A. Kartini dikenal dengan bukunya yang berjudul “Habis Gelap Terbitlah Terang” atau “Door Duisternis tot Licht”. Buku tersebut adalah kumpulan surat-surat yang dikirim R.A. Kartini pada teman-temannya di Belanda. R.A. Kartini dikenal dengan perjuangannya atas emansipasi wanita dan kepeduliannya pada pendidikan. Pada zaman dahulu wanita sama sekali tidak diperbolehkan mengenyam pendidikan. Perjuangan Kartini untuk pendidikan terus dilanjutkan oleh 3 sosok Kartini masa depan ini.

1. Butet Manurung

Kartini Masa Kini

Butet Manurung. (Sumber: cozer.id)

Buter Manurung memiliki nama asli Saur Marlina Manurung, merupakan lulusan Sastra Indonesia dan Antropologi UNPAD. Butet dikenal sebagai salah satu pendiri “Sokola Rimba”, sekolah yang mengajarkan baca tulis kepada anak-anak Suku Anak Dalam di pedalaman Jambi. Tujuannya agar orang rimba bisa melindungi diri mereka dari ketertindasan pihak luar. Seperti perusahaan yang mengubah lahan hutan menjadi lahan bisnis dan merugikan orang Rimba. Awalnya Butet sering mendapat penolakan karena orang rimba menganggap pendidikan adalah budaya luar. Namun, Butet tidak menyerah dan terus mengajar hingga akhirnya pada tahun 2004 dianugerahi "Heroes of Asia Award 2004" oleh majalah Times.  

Kartini Masa Kini

 (Sumber: kampuskita.upnyk.ac.id)

Tahukah kamu Squad, Butet menjadi guru bagi Suku Anak Dalam Jambi setelah sebelumnya bekerja menjadi pemandu wisata di Taman Nasional Ujung Kulon, lho. Kini, Butet tinggal di Australia namun tetap mengembangkan Sokola Rimba beserta tiga pendiri lainnya. Pada tahun 2007, Butet menulis buku yang berjudul  ‘Sokola Rimba: Pengalaman Belajar Bersama Orang Rimba’, buku ini menceritakan pengalaman Butet selama mengajar di Sokola Rimba. Pengalaman Butet juga telah diangkat menjadi film, lho. Film tersebut disutradai oleh Riri Reza pada tahun 2013.

 2. Veronica Colondam (Socio Preneur)

Veronica Colondam adalah Founder & CEO YCAB Foundation, sebuah yayasan yang berfokus pada  pengembangan generasi muda di bidang promosi kesehatan gaya hidup, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi. YCAB Foundation menggabungkan pendidikan dan ekonomi, salah satunya adalah memberikan pinjaman modal kepada orang tua untuk mendirikan usaha. Dengan harapan, orang tua tersebut mampu memberikan kesempatan kepada anak untuk menempuh pendidikan. Hal ini dilatar belakangi oleh banyaknya anak muda Indonesia yang putus sekolah akibat kekurangan biaya.

Kartini Masa Kini

Veronica saat ulang tahun YCAB Foundation. (Sumber: ycabfoundation.org)

Program lain yang dilakukan Veronica bersama YCAB Foundation adalah memberikan pelatihan kepada generasi muda. Sampai sekarang, sudah ada 3.303.237 anak muda yang dibantu. Salah satu contoh anak muda yang dibantu adalah Agung, anak muda yang dulunya dikeluarkan dari sekolah. Setelah mendapatkan pelatihan membatik, Agung kini menjadi seorang entrepreneur dan mampu memperkerjakan banyak orang. 

 3. Karina Nadila

Kartini Masa Kini

Karina bersama anak-anak di Oeki, Kolbano, NTT. (Sumber: instagram.com)

Karina Nadila adalah seorang Putri Indonesia Pariwisata 2017. Karina aktif menjadi relawan di 1000 Guru, yaitu sebuah program untuk mengajar anak-anak yang berada di pelosok Indonesia. Pada tahun 2017 lalu, Karina bersama 1000 Guru mengunjungi pedalaman Oeki, Kolbano, NTT. Ditengah kesibukannya, Karina menyisihkan waktu untuk mengajar anak-anak Sekolah Dasar, mengajak anak-anak bermain, dan saling berbagi inspirasi.

Tiga sosok di atas adalah sedikit dari banyak sosok perempuan yang peduli pada pendidikan. Kamu juga tertarik untuk memperjuangkan pendidikan? Ayo dimulai dengan menjadi pelajar yang baik, Squad. Kamu bisa bergabung dengan Ruangguru digitalbootcamp, yaitu group chat belajar dengan tutor standby, modul bimbel lengkap, latihan soal dan tryout, serta akses video belajar lengkap di ruangbelajar!

New Call-to-action

Beri Komentar