5 Cara Terbaik untuk Mengkritik Anak

Andrea Lidwina Des 12, 2018 • 3 min read


Smart Parents, pernahkah Anda kecewa atau kurang suka dengan perilaku anak? Anda pasti ingin mengkritik mereka dan memberi tahu perilaku lebih baik yang bisa dilakukan. Namun, cara yang Smart Parents gunakan untuk mengkritik anak tidak boleh sembarangan, lho! Kritik yang Anda berikan harus bisa membantu anak agar berkembang dan berperilaku lebih baik lagi ke depannya. Yuk, cari tahu 5 cara terbaik untuk mengkritik anak.

1. Jangan marah atau meluapkan emosi saat perilaku anak kurang baik

mengkritik anak

Orang tua tidak boleh emosi saat mengkritik anak (Sumber: stepfamily.org)

Hal yang harus diingat orang tua adalah apa yang dilakukan anak hanyalah kesalahan. Sewaktu orang tua mau mengkritik anak, jangan melakukannya dengan emosi yang meluap, sebab anak bisa berpikir kalau orang tuanya tidak menyayanginya lagi. Oleh karena itu, orang tua hanya perlu bersikap tegas ketika mengkritik anak.

2. Berempati dan memberikan penjelasan pada anak

mengkritik anak

Turut berempati dan menjelaskan kesalahan anak (Sumber: psychologytoday.com)

Orang tua harus berempati pada anak ketika mereka melakukan perilaku yang kurang baik. Mulailah dengan bertanya bagaimana perasaan anak setelah melakukan kesalahan itu, kemudian jelaskan bahwa melakukan kesalahan tidak masalah, tetapi kesalahan itu perlu diperbaiki.

3. Fokus membahas kesalahan yang dilakukan anak

mengkritik anak

Orang tua harus fokus membahas kesalahan yang dilakukan anak saat itu (Sumber: theparentreport.com)

Kritik yang diberikan orang tua harus fokus pada kesalahan yang dilakukan anak saat itu. Jangan sampai orang tua mengungkit kesalahan-kesalahan anak di masa lalu sehingga anak bingung untuk mengetahui kesalahan yang dilakukannya saat ini dan memperbaiki kesalahan itu.

4. Menyebutkan perilaku baik yang sudah dilakukan anak

mengkritik anak

Menyebutkan perilaku baik yang sudah dilakukan anak (Sumber: kdnovelties.com)

Selain mengkritik perilaku anak yang kurang baik, orang tua juga perlu menyebutkan perilaku baik yang sudah dilakukan anak. Misalnya, anak lupa membawa PR ke sekolah. Orang tua sebaiknya mengatakan, “Kemarin kamu ingat bawa PR ke sekolah, kenapa hari ini bisa lupa?” ketimbang “'Kan sudah dikasih tahu untuk masukkan PR ke dalam tas dari kemarin malam!"

5. Bantu anak menyusun strategi yang perlu dilakukan

mengkritik anak

Membantu anak menyusun strategi dan perilaku untuk memperbaiki kesalahannya (Sumber: pbs.org)

Agar anak bisa memperbaiki kesalahannya, orang tua perlu membantu anak untuk memikirkan dan menyusun strategi apa yang sebaiknya dilakukan agar bisa berperilaku baik. Dengan bantuan ini, anak akan paham hal-hal yang tidak boleh dilakukan dan tidak mengulangi kesalahannya lagi.

Nah, dengan cara-cara ini, Smart Parents bisa membantu anak berkembang lebih baik lagi dan meningkatkan rasa percaya diri anak akan kemampuan yang mereka miliki. Smart Parents juga bisa lho membantu anak berkembang melalui ruangbelajar.  Anak bisa belajar dengan cara yang lebih seru dan menyenangkan menggunakan akan mendapatkan video pembelajaran beranimasi, latihan soal, rangkuman, dan infografis. Ayo daftar sekarang!

New Call-to-action

Beri Komentar