5 Fakta Menjadi Lebih Kreatif ala Yoris Sebastian

Salsabela Liani

Aug 23, 2018 • 5 min read

sukses kerja


Rekan Kerja, apakah Anda mengetahui sosok Yoris Sebastian? Pria yang identik dengan Hard Rock Café Indonesia ini berhasil menjadi General Manager termuda se-Asia. Tidak hanya itu, dengan memiliki pemikiran-pemikirannya yang kreatif, beliau juga telah berhasil meraih berbagai penghargaan selama karier-nya.

kreatifSosok Yoris Sebastian (Sumber : kinciakincia.com)

Menurut laporan yang dirilis The World Economic Forum, kreativitas menduduki posisi tiga besar keterampilan yang harus dimiliki para pekerja pada 2020. Oleh karena itu, tentunya Rekan Kerja juga ingin mengasah kreativitas Anda bukan? Pada artikel ini, ruangkerja akan mengulas beberapa fakta menjadi kreatif menurut Yoris Sebastian. Berikut adalah beberapa fakta menjadi kreatif ala Yoris Sebastian : 

1. Pemikiran kreatif dapat diciptakan 

Yoris menjelaskan jika keterampilan berpikir kreatif bukanlah keterampilan yang menjadi bawaan dari lahir. Berbeda dengan bakat yang diwariskan oleh orangtua, sejak kecil kita telah memiliki benih-benih kreativitas yang dapat dikembangkan dan diciptakan. Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan jika pemikiran kreatif juga dipengaruhi oleh gen.

kreatifTingkat Intelligence Quotient (IQ) tidak menentukan tingkat kreativitas seseorang (Sumber : verywellmind.com)

Memiliki tingkat kreativitas yang tinggi juga tidak berarti harus memiliki Intelligence Quotient (IQ) yang tinggi. Walaupun IQ Yoris hanya berada dalam tingkatan rata-rata, Yoris tidak takut untuk mengembangkan kreativitasnya di luar pelajaran sekolah pada umumnya. Pria yang mendirikan Oh My Goodness Creative Consulting ini sadar jika kreativitas masih dapat dilatih.

2. Ketidaksadaran akan kreativitas kita telah "ditumpulkan"  

Rekan Kerja, sadarkah Anda jika kemampuan berpikir kreatif kita telah perlahan “ditumpulkan” seiring dengan proses pendidikan di saat dini? Masih ingatkah Anda ketika masih duduk di bangku taman kanak-kanak, kita terbiasa diluruskan apabila memiliki pandangan warna yang berbeda akan suatu objek. Contohnya adalah warna gajah. Ketika kita mewarnai gajah dengan warna merah muda, kita akan cenderung disalahkan dan diberitahu jika warna gajah yang benar adalah abu-abu.

kreatifSejak kecil kreativitas kita cenderung dibatasi oleh para pengajar di sekolah (Sumber : istock.com)

Pola pikir tersebut juga berlaku di dunia kerja. Dengan pola pikir tidak boleh melakukan kesalahan, kita akan cenderung untuk bermain aman dan menghindari cara-cara yang belum pasti. Kita akan memilih untuk tidak melakukan cara-cara yang berbeda.

3. Bukan berarti memiliki otak kanan yang lebih dominan 

kreatifPenting untuk menyeimbangkan penggunaan otak kanan dan otak kiri (Sumber : thepoweroftherightbrain.com)

Berpikir kreatif tidak berarti Rekan Kerja harus memiliki otak kanan yang lebih dominan dibandingkan otak kiri. Perlu diketahui kembali, otak kanan maupun otak kiri memiliki perannya masing-masing yang harus dimanfaatkan secara seimbang. Yoris menjelaskan, ketika ia masih berkuliah di jurusan ekonomi akuntansi yang sangat menekankan pada penggunaan otak kiri, ia juga berusaha menyeimbangkannya dengan bekerja di Hard Rock Cafe yang penuh dengan nuansa musik dan penggambaran visual. Oleh karena itu, pria kelahiran Ujung Pandang ini tidak setuju apabila untuk menjadi kreatif berarti harus mengorbankan otak kiri.

4. Prosesnya ibarat sedang naik sepeda 

Pasti Rekan Kerja sedang membayangkan kesulitan yang dihadapi saat melatih kreativitas bukan? Menariknya, melatih kreativitas itu ternyata tidak sulit dan bahkan dapat diibaratkan seperti proses kita menaiki sepeda saat kecil. Ketika Rekan Kerja ingin memulai menaiki sepeda, pasti dimulai dari sepeda yang mudah terlebih dahulu. Seiring dengan jatuh bangun saat menaiki sepeda, diri kita akan terus termotivasi untuk mencoba. Lama-kelamaan, kita akan dapat menaiki sepeda tersebut dengan baik.

kreatifJatuh dari sepeda bukan berarti gagal naik sepeda, melainkan harus tetap mencoba (Sumber : CNN.com)

Ketika kita jatuh saat naik sepeda, kita akan merasa itu bukanlah kegagalan yang besar. Sama halnya dengan berpikir kreatif, gagal sekali tidak akan menjadi masalah yang besar juga dan tidak boleh menyurutkan semangat Rekan Kerja dalam mengembangkan kreativitas.

5. Dapat diasah dengan mewarnai dan bermain games 

kreatifMewarnai dapat menjadi salah satu aktivitas untuk melatih kreativitas (Sumber : thestar.com)

Tahukah Anda, Rekan Kerja jika ternyata melatih kreativitas dapat dilatih dengan mewarnai? Aktivitas mewarnai akan membantu Anda memperkuat kembali fungsi otak kanan. Tidak hanya dengan mewarnai, Anda juga dapat melatih kreativitas dengan bermain games. Menurut Yoris, dengan bermain games kita akan dapat melatih banyak hal termasuk meningkatkan fungsi otak kanan sehingga dapat lebih kreatif.

Itulah 5 fakta tentang menjadi kreatif ala Yoris Sebastian. Perlu diingat ya, Rekan Kerja jika kunci kreativitas itu kita harus suka dulu dan harus mau melakukan. Jadi, apakah sekarang Rekan Kerja sudah merasa termotivasi untuk menjadi kreatif? 

Untuk penjelasan yang lebih lengkap, Rekan Kerja dapat mengakses podcast tentang materi melatih kreativitas ini dalam aplikasi ruangkerja. Jika Rekan Kerja belum memiliki aplikasi ruangkerja, Anda dapat mengunduhnya dengan mengklik gambar di bawah ini. Selamat mengembangkan diri, Rekan Kerja!

New call-to-action 

 
Beri Komentar

Recent Posts