Ruangguru Blog

    5 Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang Mendikbud Baru, Muhadjir Effendy

    By Ruangguru · Aug 1, 2016

    Prof. Muhadjir Effendy belakangan ini banyak disorot sejak beliau disebut-sebut menggantikan Anies Baswedan sebagai Menteri Pendidikan Nasional. Sosok Pak Anies melekat dengan baik di benak masyarakat. Jelas perubahan ini memancing banyak reaksi dari berbagai pihak. Eits, sebelum berkomentar, kenalan dulu yuk dengan Mendikbud baru kita.

    Muhadjir Effendy

    Pak Muhadjir Effendi lahir di Madiun pada 29 Juli 1956. Beliau adalah anak dari Pak Soeroja dan Ibu Sri Soebita. Ayah Muhadjir dikenal sebagai seorang guru madrasah dan kepala sekolah yang aktif berorganisasi. Seorang aktivis Partai Masyumi yang Sukarnois. Selain itu, beliau menekuni dunia kesenian wayang, sebagai dalang dan pembuat wayang kulit.

    Muhadjir Effendy Foto: beritasatu

    Pak Muhadjir lalu memperistri Ibu Suryan Widati, salah satu dosen di Politeknik Negeri Malang. Keduanya dikaruniai tiga orang anak, Muktam Roya Azidan (11), Senoshaumi Hably (10), dan Harbyanto Ken Najjar (4).

    Muhadjir Effendy

    S-3: Program Doktor Ilmu-Ilmu Sosial, Pascasarjana Universitas Airlangga Surabaya, tamat 2008.
    S-2: Program Magister Adminsitrasi Publik (MAP), Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, tamat 1996.
    S-1: Sarjana Pendidikan Sosial IKIP MALANG, tamat 1982.
    Sarjana Muda, Fak. Tarbiyah IAIN MALANG, tamat 1978.
    PGAN 6 TAHUN, tamat 1974 di Madiun.
    PGAN 4 TAHUN, tamat 1972 di Madiun.
    SD AL-ISLAM, tamat 1968, di Madiun.

    Pendidikan Tambahan:

    • Visiting Program, Regional Security and Defense Policy, National Defense University, Washington D.C., USA, 1993.
    • Long term course, The Management for Higher Education, Victoria University, British Columbia, Canada, 1991.

    Muhadjir Effendy

    Semasa kuliah, Pak Muhadjir menekuni profesi sebagai wartawan di beberapa media cetak. Beliau adalah kolumnis yang menyoroti masalah agama, pendidikan, sosial politik, serta kemiliteran. Beberapa di antaranya yaitu:

    • Komunikasi (koran kampus IKIP Malang) (1982)
    • Koran Bestari UMM (1986)
    • Majalah Semesta Surabaya (1979-1980)
    • Koran Warta Mahasiswa (Dirjen Dikti) (1978-1982)
    • Koran Mimbar Univ. Brawijaya (1978-1980)
    • Mingguan Mahasiswa (Surabaya) (1978).

    Putra keenam dari sembilan bersaudara ini merupakan penulis yang produktif. Baik artikel di media massa, tulisan ilmiah di jurnal akademik, maupun buah pemikiran dalam bentuk buku. Beberapa buku yang dihasilkannya antara lain:

    • Dunia Perguruan Tinggi dan Kemahasiswaan
    • Bunga Rampai Pendidikan
    • Masyarakat Ekuilibrium:Meniti Perubahan dalam Bingkai Keseimbangan
    • Pedagogi Kemanusiaan: Sebuah Refleksi
    • Profesionalisme Militer: Profesionalisme TNI
    • Seperti Menyaksikan Dahlan Muda
    • Menata Kualitas Pendidikan Muhammadiyah
    • Muhammadiyah dan Pendidikan di Indonesia
    • Revitalisasi Pendidikan Muhammadiyah
    • Di Tengah Persaingan Nasional dan Global
    • Jati Diri dan Profesi TNI: Studi Fenomenologi

    Muhadjir Effendy

    Bidang Pendidikan :

    2004-2008
    Rektor Universitas Muhammadiyah Malang

    2000-2004
    Rektor Universitas Muhammadiyah Malang

    1996-2000
    Pembantu Rektor I/bidang akademik, Universitas Muhammadiyah Malang

    1984-1996
    Pembantu Rektor III/bidang kemahasiswaan, Universitas Muhammadiyah Malang

    1986-sekarang
    Dosen tetap IKIP Malang (sekarang Universitas Negeri Malang)

    Muhadjir Effendi Foto: detik.com

    Lainnya:

    2015-2012
    Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah (Bidang Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan)

    2014-sekarang
    Anggota Dewan Riset Daerah (DRD) Jawa Timur

    2014
    Anggota Tim Visi Indonesia Berkemajuan, Pimpinan Pusat Muhammadiyah

    2013-2017
    Wakil Ketua Pengurus Pusat Himpunan Indonesia untuk Pengembangan Ilmu-Ilmu Sosial (HIPIIS)

    2012-2016
    Ketua Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PKB-PII) Jawa Timur

    2011-2014
    Ketua Umum Pengurus Pusat Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Islam Swasta (BKS-PTIS)

    2011-2014
    Penasehat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Malang Raya

    2010-2015
    Anggota Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Jawa Timur

    2010-2015
    Penasehat Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Kabupaten Malang

    2010-2014
    Pembina Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI) Provinsi Jawa Timur

    2010-sekarang
    Anggota Dewan Pembina Ma’arif Institute for Culture and Humanity

    2010-sekarang
    Penasehat Ikatan Sarjana Administrasi Pendidikan Jawa Timur

    2009-2012
    Penasehat Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia, Malang Raya

    2008-2011
    Dewan Penasehat Persatuan Wartawan Indoensia (PWI) Malang Raya

    25 Januari 2007
    Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia. Penasihat Panitia Kegiatan Sosialisasi P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) dan Penyuluhan Sadar Narkoba Untuk 1000 Anggota Indonesia Lawyer Club, Surabaya

    2006-2011
    Anggota Badan Pelaksana Harian Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) PP. Muhammadiyah

    2006-2011
    Ketua Litbang Tapak Suci Putera Muhammadiyah

    2005-2010
    Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah

    2005-2010
    Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur

    2005-2009
    Ketua Bidang Kemahasiswaan Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Islam Swasta Se-Indonesia (BKS-PTIS)

    2000-2005
    Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur

    1997-2001
    Ketua Badan Pendidikan Kader/Pembina Angkatan Muda Muhammadiyah (BPK/P-AMM) Muhammadiyah Wilayah Jawa Timur

    1995-2000
    Wakil Ketua Badan Pendidikan Kader/Pembina Angkatan Muda Muhammadiyah (BPK/P-AMM), PP Muhammadiyah

    1986-1994
    Ketua Tim Pembinaan Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah, Majelis DIKTI-LITBANG PP Muhammadiyah

    1984-1989
    Ketua Bidang Cendekiawan DPD Golkar Malang

    1980
    Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Malang

    1978-1983
    Ketua Bidang Pendidikan KNPI Kodya Malang

    1978
    Ketua Pelajar Islam Indonesia (PII) Daerah Malang

    1975-1980
    Anggota Tapak Suci Putra Muhammadiyah

    Apa saja yang ditawarkan-163

    Nah, Pak Muhadjir sudah punya beberapa program nih, smart buddies. Bagi beliau, guru adalah kunci kesuksesan pendidikan untuk generasi penerus. Oleh sebab itu, tenaga pendidik harus benar-benar cakap, kompeten dan profesional dalam melaksanakan tugasnya. 

    Muhadjir Effendy

    Pemerintah memiliki kewajiban untuk mengembangkan iklim kerja pendidik yang kondusif serta inspiratif. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar guru semakin berkembang dan maju.

    Muhadjir Effendy

    Menurut pandangan beliau, iklim kerja seperti hal-hal di atas harus ditinggalkan. Selain hanya cocok untuk kuli tanam tebu di zaman cultuurstelsel, juga tidak mengundang putra-putri terbaik bangsa menjadi guru. Pria yang juga suka bermain wayang ini mengatakan bahwa beliau akan membangun pendidikan Indonesia baik dari segi sarana dan prasarana. Juga, sumber daya manusia pendidiknya yang menyesuaikan dengan kebutuhan di Indonesia. Kendala dalam hal ini sudah jadi masalah klasik. Dilihat dulu mana yang paling urgent karena anggaran terbatas.

    Beliau menilai, untuk meningkatkan kapabilitas SDM di bidang pendidikan, kementerian akan meningkatkan fungsi-fungsi di program yang sebelumnya sudah dijalankan. Ada program insentif untuk para guru, bagaimana bisa meningkatkan profesionalisme, dan sebagainya. Menteri akan mempelajari lebih lanjut perihal perekrutan tenaga pengajar kontrak maupun honorer. “Tentu saja itu tidak akan betul-betul selesai 100%, karena namanya tenaga didik itu di mana pun selalu mengalir,” jelas Pak Muhadjir. Sistem kurikulum pendidikan di Indonesia yang kerap berganti punya sifat yang berkesinambungan. Setiap semester dan pertahunnya ada evaluasi yang dilakukan oleh kementerian terkait implementasi kurikulum tersebut. 

    Dilihat dari sepak terjangnya di dunia budaya dan pendidikan, tidak heran beliau terpilih menjadi Mendikbud baru. Terbukti dari terpilihnya beliay selama dua periode berturut-turut menjadi Rektor Universitas Muhammadiyah Malang. Di saat itu juga pria yang mendapat tanda jasa Satayalencana Karya Satya XX Tahun 2010 ini berhasil membawa UMM menjadi kampus swasta terbaik Indonesia. Selain itu, beliau menjabat sebagai Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Pendidikan dan Kebudayaan. Semoga Pak Muhadjir dapat membenahi pendidikan dasar dan menengah di Indonesia. Pendidikan merupakan pondasi bagi pembentukan karakter bangsa. Yuk, turut serta mencerdaskan bangsa!

    Share this:

    Tags: Wow ternyata, Nasional, Tokoh

    Tulis Komentarmu

    Paling Banyak Dibaca

    Subscribe Blog Ruangguru