5 Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Public Speaking

Fatin Dinni Inayah

Dec 12, 2018 • 5 min read

sukses kerja


Berbicara di depan umum mungkin adalah hal yang biasa Anda lakukan dalam dunia kerja. Kemampuan ini menjadi salah satu skill vital yang harus dimiliki agar karier Anda berjalan lancar. Namun, mungkin Anda sering tidak sadar ketika melakukan sebuah kesalahan selama public speaking. Hal kecil yang sebaiknya perlu Anda perhatikan agar kemampuan berbicara Anda semakin meningkat. 

Iman Usman, Co-founder dan CPO Ruangguru, telah menyebutkan 5 kesalahan yang sering dilakukan oleh komunikator saat melakukan public speaking. Bisa jadi Anda sering melakukannya, Rekan Kerja. Berikut ini lima kesalahan tersebut.


1. Mulai persiapan dari pembuatan PowerPoint terlebih dulu

 public speaking

Memulai persiapan dari pembuatan slide PowerPoint adalah cara yang salah (Sumber: Business.tutsplus.com)

Dalam mempersiapkan presentasi untuk tampil di depan umum, orang sering sekali memulai tahapan dari pembuatan visual. Padahal pembuatan PowerPoint adalah tahap keempat yang harus dilakukan dari rangkaian persiapan public speaking menurut Iman Usman. Sebaiknya persiapan dimulai dari tahap thinking, yaitu memikirkan apa saja poin-poin yang ingin Anda sampaikan, kemudian tahap berikutnya adalah sketching (membuat sketsa dari materi visual yang akan Anda buat), scripting (membuat script dari speech yang ingin disampaikan), baru building stories (membuat slide presentasi), dan terakhir adalah rehearsing (latihan).


2. Latihan di depan cermin hanya akan membuat Anda berfokus pada diri sendiri

public speaking

Latihan di depan cermin tidaklah efektif (Sumber: Thoughtco.com)

Banyak mitos beredar bahwa untuk melatih public speaking adalah dengan berlatih di depan cermin. Namun, menurut Iman Usman, cara ini justru sebenarnya tidak efektif karena alih-alih introspeksi, malah akan membuat Anda sibuk terhadap penampilan Anda. Bahkan bisa jadi Anda belum tiba pada tahap delivering the experience atau menyampaikan pesan, tetapi Anda sudah sibuk mengkritis tubuh Anda di depan cermin.


3. Latihan sendiri kurang aplikatif dibandingkan latihan di real stage

public speakingBerlatihlah di hadapan orang lain (Sumber: Tmitacoma.org)

Jangan besar kepala dulu jika Anda sudah melakukan latihan sendiri di kamar, karena reaksi tubuh Anda belum tentu sama ketika Anda praktik langsung di hadapan orang banyak. Untuk itu penting bagi Anda melakukan latihan di depan beberapa rekan atau keluarga Anda, selain untuk menguasai rasa takut, Anda juga dapat memeroleh masukan atas speech Anda bila masih ada kekurangan. Sering kali kita tidak sadar atas kesalahan ucap yang dikatakan saat sedang public speaking. Inilah alasan mengapa orang dengan jam terbang public speaking yang banyak, mereka akan lebih lancar saat tampil di depan umum.

Baca juga5 Tips Kuasai Public Speaking untuk Karier Anda

4. Jangan tiru orang lain, jadilah otentik

public speakingJadikan idola Anda sebagai inspirasi, bukan patokan yang harus sama persis (Sumber: Tanoto Foundation)

Mungkin Anda sangat senang dengan gaya seorang public speaker saat sedang berpidato di muka umum dan Anda sangat terinspirasi dengan itu, sebut saja Rosiana Silalahi dan Becky Tumewu. Namun, hati-hati karena Anda dapat dengan tidak sadar meniru orang tersebut sehingga gaya Anda menjadi tidak orisinil. Mulai dari meniru itu tidak apa-apa, asal tidak mencontek. Seiring dengan berjalannya waktu Anda pun akan menemukan ciri khas sendiri saat tampil di depan umum. Poin ini adalah poin paling penting saat presentasi.

 

5. Memaksakan untuk mengucap sesuatu saat pikiran blank

public speakingLebih baik diam daripada asal bicara (Sumber: Bbc.com)

Anda pernah lupa atau tiba-tiba blank saat sedang berbicara di depan umum? Hal tersebut sangat lumrah terjadi dan dikenal sebagai vocal filler atau verbal graffiti; yaitu kata-kata yang tidak perlu diucapkan saat public speaking, biasa diucapkan karena panik, seperti “uhh”, “hm”, “anu”. Kata-kata ini biasanya muncul di saat Anda akan menyebutkan dari satu poin ke poin selanjutnya. Cara terbaik untuk menghilangkan vocal filler adalah dengan latihan mengucapkan sebuah kalimat dengan bersih. Jika pada pelaksanaannya Anda malah blank, sebaiknya Anda diam atau ucapkan vocal filler dengan microphone yang menjauhi mulut agar tidak terdengar oleh audiens.

   

Itulah lima kesalahan yang sering dilakukan oleh komunikator saat berbicara di depan umum. Jangan sampai Anda melakukannya ya, Rekan Kerja! Masih banyak hal-hal lainnya dalam public speaking yang perlu Anda ingat dan waspadai di kelas Public Speaking di aplikasi ruangkerja. Bila Anda memiliki pertanyaan atau masalah dalam public speaking, Anda juga dapat mengajukan pertanyaan kepada Iman Usman melalui discussion board. Tunggu apa lagi, Rekan Kerja? Unduh ruangkerja sekarang dengan cara mengklik gambar di bawah ini. Baca juga artikel lainnya untuk meningkatkan wawasan Anda. Pastinya GRATIS!

 

New call-to-action
Beri Komentar

Recent Posts