5 Perencanaan Keuangan Sebelum Usia 25 Tahun

Oktaviani Satyaningtyas

Dec 13, 2018 • 4 min read

sukses kerja


Bicara mengenai perencanaan keuangan, banyak orang berpikir hal tersebut baru dapat dilakukan ketika seseorang telah memiliki gaji yang tinggi. Padahal sebaliknya, perencanaan keuangan seharusnya dilakukan sejak dini bahkan sebelum usia Anda mencapai 25 tahun.

Bagi Rekan Kerja yang saat ini baru mulai meniti karier dan belum mencapai 25 tahun, tim ruangkerja telah merangkum tips merencanakan keuangan berikut ini.

1. Membuat rincian pengeluaran

perencanaan keuangan

Catat rincian belanja tiap bulan agar tidak ada pengeluaran yang sia-sia  (Sumber: zahiraccounting.com)

Sering merasa gaji cepat habis sebelum akhir bulan? Jika iya, hal tersebut dapat terjadi karena Anda tidak membuat rincian pengeluaran setiap bulannya. Melansir CNN Money (2018), mencatat semua pengeluaran akan membuat Anda memiliki gambaran tentang berapa banyak uang yang dihabiskan untuk satu kegiatan (makanan, transportasi, dll). Namun, bila Anda bukan orang yang disiplin, disarankan siapkan budget untuk kebutuhan harian lalu masukan dalam ATM khusus agar semua pengeluaran yang dilakukan dapat dilacak. Gunakan aplikasi pencatat keuangan untuk mengetahui pengeluaran Anda dengan jelas. 

Baca juga: 7 Trik Penggunaan Kartu Kredit yang Baik dan Bijak

2. Simpan 20% pendapatan untuk ditabung

perencanaan keuangan

Saat menerima gaji, langsung sisihkan 20% untuk ditabung (Sumber: suneducationgroup.com)

Cara lain untuk memiliki keuangan yang stabil adalah menyisihkan 20% pendapatan Anda setiap bulannya untuk ditabung. Ketika mendapatkan gaji di awal bulan, langsung sisihkan 20% untuk ditabung agar Anda tidak tergoda untuk menggunakannya. Dengan rutin menyisihkan sebagian gaji untuk ditabung, di masa depan Anda akan memiliki uang tunai cadangan yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti biaya kuliah atau melakukan cicilan rumah.

3. Menyiapkan budget khusus untuk kesehatan

perencanaan keuangan

Siapkan budget khusus untuk perawatan kesehatan Anda (Sumber: kreditgogo.com)

Sekarang, Anda mungkin dalam kondisi terbaik dan sehat untuk bekerja keras. Namun ingat, pada satu titik tubuh dapat menjadi lemah dan akhirnya jatuh sakit. Agar Anda tidak merasa pusing membayar tagihan rumah sakit ketika mendadak sakit, sejak sekarang siapkan anggaran khusus untuk kesehatan. Jika tidak ingin mendaftar asuransi, Anda dapat mengikuti program kesehatan pemerintah seperti BPJS Kesehatan dengan premi yang lebih murah. BPJS juga sebaiknya didaftarkan sebelum Anda sakit karena baru akan aktif setelah tiga bulan. Jangan sampai Anda menyesal saat sakit dan ingin menggunakan BPJS, tetapi keanggotaan Anda belum terdaftar.

Baca juga: Strategi Investasi bagi Pemula dan Pilihan Instrumen Investasi Terbaik untuk Anda

4. Melakukan investasi

perencanaan keuangan

Selain menabung, cobalah melakukan investasi yang aman (Sumber: bbc.co.uk)

Selain mengatur keuangan dengan cara menyimpan uang di bank, Anda juga dapat mulai mencoba melakukan investasi. Di usia muda, banyak cara yang dapat dilakukan untuk berinvestasi seperti membeli emas batangan atau menabung saham. Tidak hanya itu, belajar atau menambah ilmu juga merupakan bentuk investasi bagi Anda lho. Anda dapat melanjutkan studi dengan kuliah atau belajar berbagai keterampilan secara online seperti melalui aplikasi ruangkerja.

5. Buat rencana dan goals keuangan Anda

perencanaan keuangan

Atur tujuan Anda dalam merencanakan keuangan agar semakin semangat dalam menabung (Sumber: cchoakville.ca)

Dalam melakukan perencanaan keuangan, Anda sebaiknya menetapkan tujuan/goals yang jelas. Sebagai contoh dalam 3 tahun ke depan, dari pendapatan yang sudah disisihkan, Anda sudah mampu untuk mencicil mobil atau rumah. Menetapkan tujuan dalam menabung sangat penting agar Anda semakin terpacu untuk mengumpulkan uang dan dapat membuat strategi yang tepat agar goals yang sudah ditulis dapat tercapai.


Nah, Rekan Kerja, meskipun saat ini Anda masih dalam usia muda, tidak ada salahnya untuk mulai melakukan perencanaan keuangan agar kelak Anda memiliki finansial yang stabil. Dalam mengatur keuangan, sebaiknya hindari penggunaan kartu kredit karena dapat memicu Anda untuk bersikap konsumtif dan boros jika Anda tidak dapat menggunakannya dengan baik dan bijak.

Sambil mulai memikirkan strategi perencanaan keuangan, Anda dapat membaca artikel menarik lain seputar karier di blog atau aplikasi ruangkerja dengan cara mengklik gambar di bawah ini. GRATIS!

New call-to-action

Beri Komentar

Recent Posts