7 Perempuan Tanah Air Penakluk Industri Teknologi

Maya Martha

Feb 18, 2019 • 6 min read

sukses kerja


industri teknologi

Artikel ini mengenai siapa sajakah perempuan-perempuan Indonesia yang sukses masuk dan memimpin industri teknologi

--

Riset iPrice Group menyatakan bahwa 21% perempuan saat ini telah menduduki jabatan pemimpin di dalam industri teknologi. Banyaknya laki-laki yang berkecimpung di industri teknologi menciptakan gender gap seolah perempuan tidak mampu untuk terjun di bidang yang sama. Namun ketujuh perempuan Indonesia  ini mampu mendobrak anggapan tersebut. Mereka mendirikan sebuah perusahaan di sektor industri teknologi lho!

1. Hanifa Ambadar, founder Female Daily

industri teknologi

Hanifa membuat bisnis kecantikan bernama Female Daily Network (Sumber: theitgirl.id)

Berawal dari ketertarikannya terhadap dunia kecantikan dan fashion membuat Hanifa menuliskannya ke dalam sebuah blog. Hobi yang berujung kepada keputusan untuk membuka forum dan memperkaya konten-konten menariknya melalui media online mengantar Hanifa dan rekan kerjanya, Affi Assegaf, membuat akun resmi Female Daily Network (femaledaily.com).

Baca juga: Cara Mudah Kembangkan Strategi Bisnis Secara Digital

2. Diajeng Lestari, founder HijUp

industri teknologi

Mendirikan HijUp dibantu oleh sang suami (Sumber: moneysmart.com)

Pada mulanya, Diajeng Lestari adalah seorang karyawan di perusahaan swasta ternama. Ia tertarik untuk membuka suatu bisnis fesyen karena pada saat bekerja, ia dituntut untuk berpenampilan bersih dan rapi walaupun mengenakan hijab. Diajeng merasa kesulitan untuk mendapatkan busana muslim yang fashionable. Berangkat dari permasalahan itu, dibantu oleh suaminya Achmad Zaky (pendiri bukalapak.com), ia membuka bisnis fashion online shopping bernama Hijup. Sekarang ini, Hijup menjadi e-commerce pertama di Indonesia yang bergerak di bidang fasyen muslim.

3. Aulia Halimatussadiah, penulis buku Girls & Tech, founder Kutukutubuku.com, Zetta Media, dan NulisBuku

industri teknologi

Menurut Aulia, perempuan harus melek teknologi (Sumber: fakta.news)

Aulia yang akrab dipanggil Ollie memiliki banyak jejak karier di dalam bisnis e-commerce. Berjalannya waktu, Ollie pun membuat buku yang berjudul Girls & Tech. Buku yang menyampaikan pesan kepada para perempuan di luar sana untuk melek teknologi. Hal ini pun memotivasi dirinya bergabung dengan Anantya Van Bronckhorst ke dalam Girl In Tech (GIT).

GIT Indonesia adalah sebuah komunitas non-profit yang mewadahi perempuan di Indonesia untuk menguasai bidang teknologi. Program-program yang diberikan bertujuan untuk meningkatkan bisnis online perempuan di Indonesia. Segala macam pembelajarannya pun tidak dipungut biaya. Bergabungnya Aulia bertujuan untuk menyebarluaskan cerita sukses perempuan Indonesia di bidang teknologi.

4. Cynthia Tenggara, founder Berrykitchen

industri teknologi

Melihat permasalahan yang terjadi, Cynthia membuat Berrykitchen (Sumber: kumparan.com)

Pada awalnya, Cynthia bekerja di sebuah perusahaan yang menyediakan makan siang untuk para karyawannya. Namun, ia merasa tidak puas dengan menu makan siang yang diberikan. Ternyata banyak juga teman-temannya yang merasakan hal yang sama sebagai seorang yang picky eater. Melihat adanya peluang, Cynthia membuat Berrykitchen yaitu bisnis katering online makan siang yang berlokasi di Jakarta. Konsep yang ditawarkan oleh Berrykitchen sangatlah sederhana dan sesuai dengan budaya masyarakat Jakarta (makan makanan berkualitas, harga yang terjangkau, dan dikirim langsung di depan pintu lokasi Anda).

5. Christina Suriadjaja, co-founder Travelio

industri teknologi

Cinta dunia perjalan dan perhotelan membuat Christina membuka e-commerce travelio (Sumber: thehumanasia.com)

Anda pernah menyewa kamar hotel melalui Travelio? App tersebut didirikan oleh seorang perempuan bernama Christina Suriadjaja bersama rekannya. Ia mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang penyewaan properti online dengan alasan karena ia memiliki minat tinggi terhadap dunia perjalanan dan perhotelan. Pada saat itu, teman-temannya mengajak untuk bergabung bersama Travelio yang baru saja menerima dana investasi awal. Christina yang kini menjabat sebagai Chief Strategy Officer Travelio merasa menjalankan bisnis sesuai dengan minatnya dapat membuahkan hasil dan semangat yang tinggi. Berkembang pesatnya Travelio sukses meraih US $2juta dan menarik perhatian di ranah internasional.

6. Veronika Linardi, co-founder & CEO Qerja

industri teknologi

Veronika membuka bisnis properti berbasis teknologi (Sumber: cerpen.co.id)

Pada awalnya, Veronika senang untuk membantu temannya mencarikan kandidat karyawan yang tepat. Ia tidak berniat untuk menjadikan kesenangannya menjadi sebuah bisnis. Namun berjalannya waktu, pengalaman Veronika pun semakin banyak dan hobinya dipandang sebagai hal yang menguntungkan. Untuk itu, ia membuat situs Qerja.com yang berisikan artikel-artikel terkait karier, gaji, dan pengalaman para profesional. Kehadiran Qerja menjawab permasalahan orang-orang terkait dengan karier dan pengembangan diri.

Baca juga: 5 Strategi Bisnis untuk Mengekspansi Usaha Anda

7. Leonika Sari, founder Reblood

industri teknologi

Leo membuat Reblood untuk menggapai mimpinya menolong orang banyak (Sumber: krjogja.com)

Leonika Sari merupakan lulusan sistem informasi yang gagal masuk jurusan kedokteran. Nilai yang diperoleh juga tidak tinggi namun ia memiliki keinginan dan kegigihan dalam meraih cita-cita yaitu menolong orang banyak. Dengan bekal terpilihnya mengikuti Global Entrepreneurship Bootcamp, ia mendirikan Reblood (aplikasi donor darah). Dukungan pemerintah daerah kampung halamannya, Surabaya, memberikan Leonika penghargaan Forbes 30 Under 30 tahun dalam bidang healthcare & science tahun 2016.

Ada lebih dari tujuan perempuan yang berhasil menjadi pemimpin sebuah perusahaan yang bergerak di bidang industri teknologi. Tujuh perempuan ini memberikan gambaran bahwa apa yang didasari oleh keniatan dan kegigihan dapat memberikan hasil yang memuaskan. Tidak perlu takut dan merasa kecil hati masuk ke dalam industri teknologi yang didominasi oleh laki-laki karena perempuan juga pasti bisa berhasil, perempuan juga bisa menjadi pemimpin yang baik!

Agar Anda dapat mengembangkan karier yang lebih lagi, Anda bisa mengunduh aplikasi ruangkerja. Terdapat artikel-artikel lain yang bisa Anda baca, Rekan Kerja. Unduh sekarang, gratis!

New call-to-action
Beri Komentar

Recent Posts