7 Pertanyaan untuk Guru yang Sering Ditanyakan Orang Tua

Shabrina Alfari Nov 26, 2018 • 5 min read


Bapak/Ibu Guru pernah mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dengan orang tua siswa? Ya, komunikasi antara guru dan orang tua perlu dibangun dengan baik agar perkembangan belajar siswa dapat dipantau secara lebih efektif. Bapak/Ibu Guru harus memberikan kesan yang kuat pada orang tua agar mereka bisa lebih nyaman dan terbuka untuk menanyakan berbagai pertanyaan yang perlu mereka ketahui. Terkadang, banyak guru yang bingung dan cenderung kurang komunikatif dalam menjawab pertanyaan orang tua. Untuk membantu Bapak/Ibu, mari kita ketahui beberapa pertanyaan untuk guru yang kerap ditanyakan oleh orang tua berikut.

1. Kenapa Bapak/Ibu memberikan banyak/sedikit pekerjaan rumah?

pertanyaan untuk guruPertanyaan orang tua mengenai pekerjaan rumah anak (Sumber: thoughtco.com)

Orang tua akan memiliki pendapat tersendiri mengenai pekerjaan rumah yang harus dikerjakan oleh anaknya setiap hari. Tetaplah bersikap terbuka terhadap semua masukan yang diberikan orang tua, tetapi ingat bahwa Bapak/Ibu adalah guru atau orang tua siswa di sekolah. Pada akhirnya, berapa banyak pekerjaan rumah yang diberikan merupakan kebijakan Bapak/Ibu masing-masing untuk memutuskan apa yang terbaik bagi siswa.

Jika orang tua bertanya mengapa Bapak/Ibu memberikan begitu banyak pekerjaan rumah, jelaskan kepada mereka apa yang sedang dikerjakan anak mereka di sekolah dan mengapa penting untuk mereka mengulang pelajaran di rumah dengan mengerjakan PR.

2. Apakah anak saya memiliki teman?

pertanyaan untuk guruPertanyaan orang tua mengenai sosialiasi anak (Sumber: oxfordlearning.com)

Sekolah bukan hanya tentang pelajaran di kelas, melainkan juga tentang belajar bersosialisasi. Berbaur dan mengenal orang-orang baru adalah keterampilan berharga yang harus dikembangkan pada anak. Setiap orang tua pastinya ingin memastikan anak mereka dapat bersosialisasi dengan baik di sekolah dan tidak dikucilkan.

Katakan pada orang tua secara jujur berdasarkan pengamatan Bapak/Ibu di kelas. Bapak/Ibu Guru juga bisa meminta waktu untuk mengamati anak dan akan menentukan waktu yang tepat untuk berbicara kepada orang tua, jika memang anak mereka memiliki masalah. Setelah itu, Bapak/Ibu dapat berbicara dengan siswa bersama orang tua untuk menemukan solusinya.

3. Apakah anak saya pernah membuat masalah di sekolah?

pertanyaan untuk guruPertanyaan orang tua mengenai masalah yang anak hadapi (Sumber: carergateway.gov.au)

Jika orang tua menanyakan pertanyaan ini, Bapak/Ibu mungkin dapat berasumsi bahwa anak tersebut memang memiliki masalah perilaku juga di rumah. Orang tua pastinya ingin tahu, apakah perilaku anak mereka di rumah akan sama dengan perilaku mereka di sekolah. Bisa saja anak berperilaku nakal di sekolah, tetapi berperilaku baik di rumah ataupun sebaliknya.

Beritahu orang tua mengenai apa yang Bapak/Ibu lihat di sekolah. Jika anak memang membuat masalah di sekolah, cobalah cari tahu apa yang terjadi di rumah (perceraian, masalah keluarga, keluarga yang sakit, dan lainnya). Jika memang anak tidak membuat masalah di sekolah, yakinkan orang tua dan beritahu mereka bahwa anak mereka adalah siswa yang baik di sekolah.

4. Keluarga kami akan berlibur, apakah saya bisa meminta semua pekerjaan rumah anak saya untuk seminggu ke depan?

pertanyaan untuk guruPertanyaan mengenai tugas anak (Sumber: thoughtco.com)

Izin untuk berlibur pada waktu sekolah dapat membuat Bapak/Ibu sulit karena siswa akan melewatkan banyak waktu di kelas dan sedikit tertinggal dibandingkan teman lainnya. Hal ini juga berarti Bapak/Ibu harus menyiapkan rencana pembelajaran dari jauh sebelumnya agar orang tua siswa dapat mempersiapkan materi apa saja yang harus anak pelajari sebelum masuk kembali setelah berlibur. Bantulah orang tua sebisa Anda dan beritahu mereka bahwa anak harus mengejar ketertinggalan setelah mereka kembali.

5. Apa yang bisa saya lakukan agar anak saya bisa sukses di sekolah?

pertanyaan untuk guruBeritahu orang tua apa yang bisa dilakukan di rumah untuk membantu anak (Sumber: independentschoolparent.com)

Orang tua tentunya ingin berperan aktif dalam proses belajar anak. Maka dari itu, mereka perlu tahu apa yang bisa mereka lakukan di rumah untuk membantu anak mereka bisa sukses di sekolah. Orang tua bisa saja meminta rincian mengenai bagaimana cara Bapak/Ibu menilai dan apa yang bisa mereka lakukan untuk memastikan anak mereka mendapatkan nilai sempurna.

Bapak/Ibu bisa menjelaskan secara jujur mengenai bagaimana cara Anda menilai, dan beritahu juga apa harapan Anda untuk siswa Bapak/Ibu Guru. Ingatkan orang tua bahwa ini bukan tentang nilai, melainkan mengenai proses belajar anak.

6. Apakah ada kegiatan tambahan yang bisa anak saya ikuti?

pertanyaan untuk guruBeritahu kegiatan tambahan yang bisa anak ikuti (Sumber: fvi.edu)

Setelah orang tua bertanya mengenai perkembangan anak, tentunya orang tua akan mencari tahu mengenai kegiatan apa saja yang disediakan oleh pihak sekolah untuk menunjang kemajuan belajar anak. Nah, Bapak/Ibu dapat menginfokan kepada orang tua secara lengkap dan jelas mengenai kegiatan apa saja yang disediakan oleh sekolah. Apakah itu berupa kegiatan belajar tambahan, kelas bahasa Inggris, atau bahkan kegiatan untuk mengasah kreativitas anak. Dengan begitu, orang tua dapat menyesuaikan kemampuan serta kesukaan anak dengan kegiatan tambahan di sekolah.

7. Apa yang harus ditingkatkan pada semester selanjutnya?

pertanyaan untuk guruBeritahu orang tua apa yang bisa ditingkatkan pada semester selanjutnya (Sumber: jjlawfl.com)

Setelah semua pertanyaan selesai diajukan, biasanya orang tua akan menanyakan pertanyaan terakhir yaitu tindakan apa yang harus dilakukan pada semester selanjutnya agar prestasi anak bisa lebih baik lagi. Bapak/Ibu Guru dapat memberi tahu rencana pembelajaran untuk semester selanjutnya dan apa ekspektasi dari Bapak/Ibu pada anak-anak didiknya. Beritahu apa hambatan yang biasanya dialami oleh siswa dalam belajar dan berikan masukan mengenai solusi apa yang dapat dilakukan. Beritahu pula apa saja hal yang sudah Bapak/Ibu anggap baik dan harus dipertahankan oleh siswa.

Komunikasi yang baik antara guru dan orang tua sangat penting untuk mendukung proses pendidikan anak. Bapak/Ibu Guru ingin membantu lebih banyak siswa di bidang pendidikan? Yuk, jadi guru privat di ruangles!

New Call-to-action

Beri Komentar