9 Hewan Ini Ternyata Pintar Fisika, Lho!

Ruangguru Okt 14, 2016 • 4 min read


Kamu tahu nggak sih kalau hewan di sekitar kita itu banyak yang mengaplikasikan ilmu fisika? Nggak percaya? Berikut ini buktinya:

1. Burung

Didesain dengan sayap yang sempurna cocok untuk terbang. Bentuk sayap yang melengkung bersifat aerodinamis membuat udara bisa mengalir lebih cepat di permukaan atas. Dengan demikian, terjadi perbedaan tekanan udara antara sayap atas dan bawah. Nah, adanya perbedaan tekanan udara ini mampu mengatasi gaya tarik gravitasi sehingga burung dapat terbang dengan indahnya.

 

Burung Foto: petfinder.com 

Kemudian, bagaimana cara burung yang bertengger di atas kawat listrik tidak tersetrum? Jadi, ternyata kedua kaki burung menginjak kawat yang bertegangan hampir sama. Dengan begitu, hampir tidak ada beda potensial yang melewati burung. Hal ini mengakibatkan arus yang mengalir ke tubuh burung kecil sekali. Hasilnya, burung tidak menderita apa-apa.

2. Bebek

Cara bebek lepas landas dengan mendorong kaki untuk menghasilkan tenaga jet memungkinkannya melesat ke udara.

3. Lumba-lumba

Untuk belajar sistem navigasi, kamu bisa memperhatikan lumba-lumba. Ia menggunakan alat navigasi dengan sistem ultrasound, sehingga bisa melihat janin tanpa menggunakan sinar X dan alat USG. 

Lumba-lumba Foto: wikimedia.com

 

4. Kelelawar

Mengajarkan tentang metode penggunaan radar.

5. Ikan

Apa yang kamu pikirkan saat melihat seekor ikan? Mengapa ikan memiliki tubuh yang ramping? Hal ini memudahkannya untuk bergerak melewati hambatan air. Oleh karena itu, kapal laut dan kapal selam punya bagian depan yang ramping dan kemudian melebar, disesuaikan pada kebutuhan. 

Ikan Foto: h-cdn.com

 

6. Jackrabbit

Kelinci bertelinga panjang, sehari-harinya mempunyai ‘daerah kekuasaan’ dengan temperatur permukaan tanah pada musim panas mencapai 70 derajat celcius. Untuk mampu bertahan hidup, Jackrabbit menerapkan hukum Fisika tentang proses radiasi termal di sarangnya.

7. Kerang

Dari kulit kerang, kita bisa belajar tentang material komposit. Kulit kerang ternyata ada batu bata dan adukan semennya, persis sekali dengan tembok rumah. Bedanya, “batu bata” pada kulit kerang sangat tipis, sedangkan “semennya” setebal 10 nm atau 1 per 10 milyar meter. Namun jangan ragukan kekuatannya karena bisa dua kali kekuatan keramik sintetis lho, smart buddies. Ini pernah menginspirasi peneliti dari Universitas Princeton untuk membuat bahan pelapis tank. 

Kerang Foto: pixabay.com

 

8. Kumbang

Selain kulit kerang, kulit sejenis kumbang tertentu juga berteknologi canggih. Saat dilihat dengan mikroskop elektron, kulit kumbang menunjukkan banyak kemiripan dengan komposit yang biasanya digunakan pesawat tempur. Bedanya, pada komposit sintetis, penyusun lapisan-lapisan serat dilakukan secara simetris. Sedangkan, susunan serat pada kulit kumbang tidak simetris namun teratur. Ada yang beranggapan bahwa struktur yang tidak simetris bersifat labil dan mudah berubah. Namun ternyata kulit kumbang terbukti dapat menahan beban lebih besar dan tahan banting. Wow!

9.  Hiu

Hiu mampu mendeteksi perubahan kecil gelombang listrik dan elektromagnet yang disebabkan organisme lain. Air laut yang mengandung garam (elektrolit) bisa menghantarkan sinyal-sinyal listrik ke electroreceptor. Wah, apa tuh? Alat di sekitar mulut hiu yang fungsinya mendeteksi gelombang listrik. Inilah yang menyebabkan hiu dapat mendeteksi keberadaan mangsanya termasuk manusia.

Gimana, sudah percaya belum? Ada hewan apa lagi yang kamu tahu diam-diam pintar Fisika? Share di kolom komentar yuk! (TN)

Beri Komentar