Guru Kamu Galak? Daripada Emosi, Yuk Pahami Dulu Alasannya!

Ruangguru Feb 17, 2016 • 5 min read


Di sekolah pasti ada saja deh guru galak yang hobinya ngomelin kamu. Apalagi kalau sampai kamu ngga ngerti pelajaran atau mendapat nilai jelek. Wah, sudah deh rasanya mau mati saja! Well, sebelum kamu berasumsi guru kamu itu merupakan orang yang tidak menyenangkan sebaiknya kamu cari tahu dulu nih kenapa sih guru kamu galak? Mungkin sulit kamu untuk melihat sisi lain dari guru kamu, karena dipikiran kamu ya udah keburu negatif duluan.

Padahal bisa saja lho guru kamu bersikap galak seperti Severus Snape di film Harry Potter, tapi pada akhirnya terungkap bukan bahwa selama ini ia memiliki maksud baik? Ya, begitu pula dengan guru kamu. Mau tahu apa alasan sesungguhnya?

So, here is the reasons…...

1. Guru galak karena perilaku kamu

joke-1.jpg
Kita dimarahi pasti ada sebabnya (Sumber: ecclezzia.com)

Bisa saja sebenarnya guru kamu tidak bermaksud untuk bersikap galak, tapi siapa tahu justru karena perilaku kamu yang sulit diatur membuat mereka mau tidak mau bersikap demikian. Seperti kata pepatah, “ada asap pasti ada apinya” begitu pula ketika guru galak atau bahkan marah biasanya karena perilaku murid yang ‘memancing’ emosi mereka.

Coba kamu introspeksi diri, biasanya guru kamu marahnya karena apa sih? Apakah karena kamu sering terlambat? Lalai mengumpulkan tugas? Atau bahkan tidak pernah mendengarkan di kelas? Nah, coba deh perbaiki sikap kamu di kelas yang sering bikin guru kamu geram. Kalau kamu berubah, pasti guru kamu akan berhenti marahin kamu kok!

 

2. Coba bedakan antara galak dengan tegas

Well, ngga semua guru galak itu sekedar meluapkan emosinya ke kamu lho. Kamu juga harus meluruskan persepsi kamu nih antara galak dan tegas. Guru yang galak itu mungkin kerjaannya marah-marah mulu dalam kondisi apapun dan tanpa alasan. Sedangkan, guru tegas itu biasanya marah memang karena ada yang berulah.

Sama saja dengan orang tua kamu, ketika kamu berbuat salah pasti dimarahi kan? Ya, tujuannya sama, yaitu mengingatkanmu untuk melakukan hal yang benar. Guru pun juga ingin kamu bisa lebih bijak, antara mana hal yang baik dilakukan mana yang tidak.

 

3. Memastikan kamu mengerti

how-to-build-a-strong-student-teacher-relationship.jpg
Guru ingin kita mengerti sepenuhnya (Sumber: valleyparentmagazine.com)

Guru ingin memastikan bahwa kamu mengerti sepenuhnya materi yang diberikan karena nantinya akan mempengaruhi nilai kamu di sekolah. Alasannya sederhana: mereka bertanggung jawab pada orang tua kamu yang sudah bersusah payah membiayai sekolah kamu. Maka dari itulah, kenapa guru seringkali bertanya terus sama kamu karena mereka ingin kamu mendapatkan nilai semaksimal mungkin di rapor nanti. Kan kalau kamu dapat nilai yang bagus, kamu juga yang senang dapat pujian dari orangtua? True!

 

4. Guru tidak pernah menyerah

Guru marah sama kamu, karena tidak mau melihat kamu gagal. Bukan karena kamu tidak bisa, justru karena tahu sebenarnya kamu memiliki potensi makanya mereka memarahi kamu setiap kali kamu menyerah. Mau kamu berkali-kali mendapat nilai jelek dan harus remedial terus, tapi guru kamu tetap berjuang dan tidak mau menyerah sama kamu. Jadi, maukah kamu berjuang bersama?

 

5. Luarnya saja yang galak, tapi aslinya baik hati

Angel-teacher.jpg

Coba lebih mengenal guru kita lebih baik (Sumber: gazette.teachers.net)

Mungkin tampilan guru kamu itu galak dan menyebalkan. Tapi apakah kamu sudah benar-benar mengenal dengan baik? Coba deh mengenal lebih dalam guru kamu satu ini diluar jam pelajaran. Kamu mungkin akan terkejut ketika melihat sisi lain dari gurumu yang tiba-tiba sangat friendly dan welcome sama kamu. Ini tidak jarang terjadi lho! Kalau kamu memiliki guru seperti ini, sudah dipastikan guru kamu galak se-simpel ingin kamu bisa berhasil.

 

6. Marah tanda perhatian

Guru kamu galak karena untuk kebaikan kamu juga. Beliau ingin kamu untuk tetap ingat akan kewajiban kamu sebagai murid meski kamu lagi senang-senangnya bermain dengan teman. Coba misalkan guru kamu cuek aja dan tidak pernah mengingatkan kamu untuk belajar dan mengerjakan tugas, apakah kamu tetap melaksanakannya? Mungkin kamu mau saja ngerjain, tapi godaan nongkrong sama teman selalu lebih menarik bukan?

 

7. Menganggap kamu seperti anaknya sendiri

noo8ul-b88412603z.120150520161821000gm09s6i8.10.jpg

Kita sudah dianggap anak sendiri oleh guru (Sumber: ocregister.com)

Tak bisa dipungkiri, semua bentuk kepedulian yang guru berikan pada kamu karena sudah menganggap kamu seperti anaknya sendiri. Apalagi di sekolah guru lah yang memiliki peran sebagai orang tua kedua kamu. Maka dari itu, mereka sangat concern dengan masa depan kamu.

Mereka rela menguras seluruh tenaga dan pikirannya untuk mengajar kamu, membimbing kamu, bahkan rela dicap galak demi kebaikan kamu. Dan ini semua tanpa pamrih ya! Cukup ‘dibayar’ dengan prestasi yang kamu raih sekecil apa pun itu merupakan hal yang membahagiakan guru. Make them proud of you!

Nah, seperti itulah alasan dibalik guru bersikap galak sama kamu. Jadi, sebelum ikutan marah-marah, mari kita hargai yuk usaha guru yang luar biasa sabarnya mengajar kamu supaya kelak menjadi seseorang yang berhasil. Be thankful! :)

Beri Komentar