Alat Ukur Jangka Sorong

Created by : Rabia Edra
on Oct 11, 2017 6:08:30 PM
3 min read

Fisika_Header (6)-1.jpg

RG Squad, apa yang kamu tahu tentang alat ukur? Alat ini digunakan untuk mengukur besaran suatu benda. Besaran tersebut bisa berupa panjang, tinggi, atau massa dari benda. Misalnya, kita bisa menggunakan neraca untuk mengetahui massa suatu benda atau penggaris untuk mengetahui panjang suatu benda. Nah, bagaimana dengan alat ukur jangka sorong? Baca penjelasannya di bawah ya!

jangka sorong.jpgJangka sorong (sumber: kirchhoffxmia4.weebly.com)

Memiliki pengertian sebagai alat yang digunakan untuk mengukur ukuran panjang suatu benda. Kelebihan dari alat ukur ini ialah dapat mengukur panjang benda yang sulit ataupun tidak dapat terukur menggunakan penggaris. Kok bisa, sih? Tingkat ketelitian benda ini lebih tinggi dari penggaris. Namun, sebenarnya apakah tingkat ketelitian itu?

Tingkat ketelitian adalah nilai terkecil yang dapat diukur. Misalnya, pada penggaris biasa, jarak nilai terkecil yang dapat diukur adalah 0,1 cm atau 1 mm. Sedangkan, tingkat ketelitian pada alat ini adalah 0,01 cm atau 0,1 mm. Maka, alat ini dapat mengukur perbedaan panjang benda lebih teliti dari penggaris.

Lalu, bagaimana cara mengukur ketebalan benda? Tidak seperti penggaris yang hanya memiliki satu skala pembacaan, benda ini memiliki dua skala pembacaan, yaitu skala utama dan skala nonius.

http://idschool.net/wp-content/uploads/2018/01/Cara-Membaca-Jangka-Sorong-e1517351849791.png

(sumber: hidschool.net)

Skala utamanya memiliki tingkat ketelitian 1 mm (seperti penggaris, tiap angkanya merepresentasikan ukuran panjang 1 cm), dan skala nonius yang merepresentasikan ukuran panjang 0,1 mm. Cara membaca pengukurannya ialah dengan menambahkan pembacaan pada skala utama dengan pembacaan pada skala nonius yang berhimpit dengan skala utama. Untuk lebih jelasnya, simak gambar di bawah ini, kuy!

Hasil pengukuran diameter dalam suatu pipa menggunakan jangka sorong seperti yang diperlihatkan pada gambar di atas adalah …

a. 30,9 mm
b. 39,0 mm
c. 21,9 mm
d. 30,0 mm
e. 31,9 mm

Jawab:

Jika kita lihat, skala bawah (skala nonius) dimulai setelah skala atas (skala utama) terbaca pada angka 2,1. Maka, pembacaan pada skala utama ialah 2,1. Pada skala utama, tiap angka merepresentasikan ukuran panjang 1 cm. Pembacaan ukuran skala utama ialah 2,1 x 1 cm = 2,1 cm = 21 mm

Skala nonius berhimpit dengan skala utama pada angka 9. Maka, pembacaan skala nonius ialah 9. Pada skala nonius, tiap angka merepresentasikan ukuran panjang 1 mm. Pembacaan ukuran skala nonius ialah 9 x 0,1 mm = 0,9 mm

Hasil pengukuran diameter pipa ialah 21 mm + 0,9 mm = 21,9 mm.

Nah, jawaban yang tepat ialah a. 21,9 mm.

Okay, RG Squad sudah memahami cara mengukur benda dengan jangka sorong, kan? Masih penasaran dengan alat ukur lainnya? Diskusikan dengan tutor fisika dan pelajar se-Indonesia yuk, melalui Ruangguru Digital Bootcamp.

New Call-to-action

Tags: konsep pelajaran SMA Kelas X fisika x

Tulis Komentarmu

5 Akibat Revolusi Bumi Bagi Kehidupan

Oct 8, 2017 2:32:23 PM
6 min read

5 Soal UN Matematika SMA (IPA) 2017 dan Pembahasannya

Mar 22, 2017 11:35:26 AM
5 min read

Latihan dan Pembahasan Soal UN Bahasa Indonesia SMP 2017

Apr 25, 2017 5:30:44 PM
11 min read

Letak Geografis dan Letak Astronomis Indonesia

Sep 19, 2017 5:27:18 PM
3 min read

Anak IPA? Ini Latihan Soal UN Biologi SMA (2017) dan Pembahasannya

Mar 27, 2017 3:35:27 PM
5 min read