Anti Nervous! Ini Dia Tips Jitu Interview Kerja Agar Lolos Seleksi

Jumroh

Apr 26, 2019 • 4 min read

sukses kerja tips & trick


Artikel ini membahas tentang bagaimana tips dan trik ketika hendak melakukan interview kerja

--

Rekan Kerja, ketika Anda mendapatkan panggilan interview kerja dari sebuah perusahaan tentunya Anda harus mempersiapkan diri untuk interview tersebut bukan? Interview ini bisa dilakukan dalam dua cara, yaitu secara langsung atau via telepon atau video call. Namun, biasanya perusahaan cenderung akan melakukan interview secara langsung kepada calon kandidatnya agar si kandidat dapat merasakan langsung atmosfer pekerjaan, budaya perusahaan, dan tentunya agar Anda bisa menanyakan secara langsung hal-hal yang tidak enak dikatakan via telepon. Apa saja yang harus dipersiapkan agar lolos interview kerja?

1. Melakukan riset mengenai perusahaan terlebih dahulu

Lakukan riset tentang perusahaan sebelum interview (Sumber: info.imkc.edu)

Sebelum melakukan interview, pastikan Anda sudah melakukan riset terhadap perusahaan tersebut, cobalah untuk mencari informasi bagaimana visi dan misi perusahaan tersebut, keunggulan mereka, dan keunikan mereka. Lebih baik lagi jika Anda mengetahui bagaimana landscape industri atau perusahaan tersebut, siapa kompetitornya, dan apa yang membuat perusahaan tersebut berbeda dari yang lainnya. Selain itu, Anda juga bisa menghubungkan nilai-nilai dari perusahaan tersebut dengan ketertarikan personal Anda. Misalnya perusahaan tersebut memiliki visi dan misi mengembangkan pendidikan Indonesia, dan hal ini sama dengan ketertarikan Anda, yaitu ingin mencerdaskan anak bangsa. Nah, tentunya hal ini sejalan dengan apa yang Anda harapkan bukan? Maka, cobalah gali lebih dalam mengenai isu-isu terbaru tentang perusahaan tersebut, agar Anda memahaminya lebih dalam sehingga ketika melakukan interview, Anda sudah tidak gugup lagi.

2. Ketahui kekuatan dan kelemahan diri

Pahami yang menjadi keunggulan dan kelemahan Anda (Sumber: opaltreesolutions.com)

Selanjutnya, pastikan bahwa Anda tahu apa yang menjadi kekuatan dan kelemahan diri Anda, karena biasanya salah satu pertanyaan yang akan diajukan oleh perekrut adalah kekuatan dan kelemahan Anda. Ketika menghadapi pertanyaan ini, pastikan Anda bisa menjelaskannya dengan baik. Mulai dari keahlian Anda, misalnya Anda ahli dalam bidang komunikasi, analisis, marketing, dan lainnya. Jelaskan keahlian tersebut dengan lebih spesifik agar interviewer mengetahui bahwa skill tersebut memang terbukti. Misalnya, Anda menggunakan SEO dalam melakukan kegiatan marketing di tempat magang atau tempat bekerja sebelumnya. Cobalah untuk bercerita sedikit tentang pengalaman Anda, agar perekrut memahami dengan jelas tentang pengalaman dan skill Anda.

Untuk kelemahan diri, Anda mungkin takut salah menjawab, karena khawatir perusahaan justru malah memandang Anda sebelah mata dan batal untuk merekrut. Untuk pertanyaan ini, coba jawab kekurangan Anda yang tidak berkaitan dengan posisi yang Anda lamar. Misalnya, Anda ingin melamar di bidang Marketing yang menuntut Anda untuk banyak berbicara dan bertemu banyak orang, Anda bisa menyebutkan bahwa kekurangan Anda adalah bekerja di balik komputer dan minim komunikasi dengan orang lain. Selain itu, cobalah untuk menjelaskan kekurangan Anda secara perlahan tentang kelemahan tersebut dan berikan solusi langsung atas kelemahan diri Anda. Misalnya, kelemahan Anda tidak bisa fokus dengan beberapa pekerjaan sekaligus, namun Anda bisa mengatasinya dengan menyusun pekerjaan mana yang lebih penting dan membutuhkan prioritas terlebih dahulu.

Baca juga: 8 Tips Sukses Wawancara Kerja Sebagai Guru

3. Utarakan tujuan pencapaian saat bekerja

Sampaikan goals yang ingin Anda capai di perusahaan tersebut (Sumber: TED.com)

Rekan Kerja, ketika Anda melakukan interview, jangan lupa untuk mengutarakan apa yang ingin menjadi goals Anda ketika bekerja di perusahaan tersebut. Jelaskan tujuan ini dengan lebih spesifik, misalnya Anda bisa menjelaskan skill apa yang ingin Anda pelajari di perusahaan tersebut, atau Anda juga bisa mengutarakan bahwa Anda ingin mencoba hal baru di perusahaan tersebut. Pastikan Anda menjelaskan goals tersebut bersamaan dengan bagaimana cara Anda mencapainya sehingga perekrut mengetahui tujuan Anda dengan jelas.

4. Cara mempresentasikan diri kepada perusahaan

Presentasikan diri Anda dengan baik dihadapan rekruter (Sumber: blog.startupjobs.asia)

Selanjutnya adalah bagaimana cara Anda mempresentasikan diri Anda kepada  perusahaan. Misalnya dengan apa yang Anda kenakan ketika melakukan interview, sesuaikan pakaian ini dengan budaya perusahaan tersebut, misalnya jika perusahaan tersebut merupakan startup yang biasanya karyawannya mengenakan pakaian santai ketika bekerja, maka Anda bisa melakukan hal yang sama ketika melakukan interview di perusahaan tersebut, gunakan pakaian santai namun tetap sopan, misalnya memakai atasan polo shirt dipadu dengan celana bahan. Jangan sampai salah kostum ya, Rekan Kerja. Selain itu, Anda juga harus datang tepat waktu, atau lebih baik lagi jika Anda datang jauh sebelum waktu interview tersebut agar Anda dapat mengamati bagaimana suasana perusahaan sehingga Anda bisa menyesuaikan diri agar tidak terlalu gugup saat melakukan interview.

Nah, Rekan Kerja itu dia beberapa tips ketika hendak melakukan wawancara kerja. Selain beberapa tips tersebut, masih banyak lagi tips jitu lainnya yang bisa Anda lakukan, seperti mempelajari lebih dalam tentang posisi yang Anda lamar, dan sebagainya. Jika Anda ingin tahu lebih jelasnya, yuk, coba ikuti kelas Learn How to Get a Job, dan How to Win and Succeed in an Internship di aplikasi ruangkerja. Selain itu, di aplikasi ruangkerja Anda akan mendapatkan berbagai tips dan trik menarik seputar dunia kerja yang tentunya bermanfaat untuk Anda. Selain itu, tersedia juga berbagai kelas menarik yang bisa Anda ikuti untuk mengasah skill Anda. Penasaran? Unduh aplikasinya sekarang. Gratis!

New call-to-action

Beri Komentar

Recent Posts