Pengertian dan Kurva Titrasi Asam Basa | Kimia Kelas 11

Fahri Abdillah Mei 21, 2018 • 3 min read


Kimia kelas 11 materi tentang titrasi asam dan basa

Squad, kamu sudah tahu apa itu titrasi asam basa? Pastinya di sekolah kamu pun belajar doong tentang titrasi? Nah, pada artikel kali ini kita akan mempelajari pengertian serta kurva titrasi asam basa. Dalam asam basa, besaran yang digunakan adalah kemolaran benda, dan kemolaran menyatakan jumlah mol zat terlarut dari setiap liter larutan.

1. Apa itu Titrasi Asam Basa

Titrasi asam basa merupakan suatu prosedur yang dilakukan saat kita ingin menentukan kemolaran atau kadar suatu asam atau basa berdasarkan reaksi netralisasi. Selain itu, dalam titrasi asam basa terdapat beberapa istilah yang harus kamu ketahui, beberapa istilah di antaranya:

  • Pentiter, merupakan zat yang mentitrasi suatu asam-basa yang ingin ditentukan kemolarannya.
  • Titik akhir titrasi, merupakan titik saat indikator asam-basa mengalami perubahan warna
  • Titik ekuivalen, merupakan titik saat asam-basa tepat habis bereaksi
  • Daerah perubahan pH drastis, merupakan daerah di mana saat terjadinya sedikit penambahan tetes pentiter, akan mengubah warna indikator asam-basa

Baca juga: Mengenal Sifat dan Klasifikasi Asam Basa

Titrasi asam basa bisa kamu lakukan ketika menggunakan sebuah indikator asam-basa serta zat pentiter. Nah, indikator asam-basa yang baik untuk titrasi itu ada dua macam, yaitu:

  • Yang mempunyai trayek perubahan pH yang berada di sekitar titik ekuivalen atau pada titik ekuivalen tersebut
  • Ketika perubahan warna terlihat jelas dan juga tajam.

 proses titrasi

Merupakan porses titrasi. Tidak selalunya basa sebagai pentitrasi, bisa juga sebaliknya,

asam yang menjadi pentitrasi

Kemudian, untuk menggunakan indikator asam-basa, kamu harus menggunakan beberapa prosedur titrasi, di antaranya adalah:

1. Asam yang akan dititrasi, mula-mula ditetesi indikator asam-basa secukupnya.

2. Kemudian masukkan pentiter yang berupa basa, setetes demi setetes sambil menghitung.

3. Ketika warna indikator berubah, hentikan titrasi (titik akhir titrasi).

Squad, kamu harus tahu nih bahwa pada titrasi asam-basa terdapat rumus titrasi yang berlaku, yaitu:

  • Asam-basa monovalen dan asam-basa divalen

                 Ma. Va = Mb. Vb

  • Asam divalen-basa monovalen

                2. Ma. Va = Mb. Vb

  • Basa divalen-asam monovalen

               Ma. Va = 2. Mb. Vb

2. Mengenal Kurva Titrasi

Sekarang, kita lihat yuk seperti apa kurva titrasi pada penjelasan tabel di bawah ini.

titrasi asam basa 1.1titrasi asam basa 1.2titrasi asam basa 1.3Kurva Titrasi Asam Basa (sumber: materi78.files.wordpress.com)

Kemudian, titrasi asam lemah menggunakan basa lemah dan sebaliknya tidak dilakukan karena:

1. Perubahan pH drastis terjadi sangat singkat.

2. Tidak ada indikator yang cukup teliti untuk mengamati perubahan.

3. Reaksi berlangsung lambat dan tidak tuntas.

Bagaimana? Sekarang kamu sudah mengerti dong apa itu titrasi asam-basa. Melalui proses titrasi, suatu kemolaran dapat kamu tentukan, begitu juga dengan suatu kadar asam-basa. Kamu juga harus perhatikan dan pahami kurva titrasinya ya Squad.

Nah, kalau kamu ingin tahu lebih banyak lagi tentang titrasi beserta rumusnya, kamu bisa belajar menggunakan video belajar animasi di ruangbelajar. Di sana kamu bisa belajar melalui video beranimasi, kemudian kuis latihan, dan juga penjelasan untuk mengerjakan soal. Yuk download aplikasinya.

ruangbelajar

Beri Komentar