Apa Saja Gangguan Sistem Pertahanan Tubuh?

Apa Saja Gangguan Sistem Pertahanan Tubuh?

Squad, ternyata nggak hanya sepakbola aja lho yang punya sistem pertahanan. Ternyata tubuh kita juga punya sistem pertahanan sendiri yang hebat banget, lho! Meskipun hebat banget, sistem pertahanan tubuh kita juga tetap berpotensi mengalami gangguan. Kira-kira, apa saja ya gangguan sistem pertahanan tubuh? Yuk, dibahas bareng-bareng! 

Ada 4 jenis gangguan sistem pertahanan tubuh yang berpotensi menyerang sistem pertahanan tubuh kita. Keempat gangguan tersebut adalah hipersensitivitas (alergi), autoimun, imunodefisiensi, isoimunitas. Simak satu persatu, yuk! 

Hipersensitivitas (Alergi)

Yang dimaksud dengan hipersensitivitas adalah peningkatan sensitivitas atau reaktivitas terhadap antigen yang pernah dikenal sebelumnya. Dengan kata lain, tubuhmu akan menjadi lebih sensitif terhadap antigen-antigen tertentu. Respon imunitas menjadi terlalu berlebihan dan dapat menyebabkan ketidaknyamanan. Biasanya setiap orang mengalami gejala alergi yang berbeda-beda, tetapi ada beberapa gejala yang umum dialami penderita alergi. Gejala tersebut antara lain gatal-gatal, ruam, mata merah, kram berlebih, dan kesulitan bernapas. Oh iya, antigen yang menyebabkan alergi disebut alergen. Diingat-ingat, ya! 

Autoimun

Apa Saja Gangguan Sistem Pertahanan Tubuh?

Perangnya bukan yang seperti ini ya, Squad (Sumber: Shutter Stock)

Squad, yang dimaksud dengan autoimun adalah kegagalan sistem imunitas untuk membedakan sel tubuh dengan sel asing sehingga sistem imunitas menyerang sel tubuh sendiri. Wah, serem banget ya, rasanya seperti berperang dengan diri sendiri. Contohnya artritis rematoid, penyakit Grave, anemia pernisiosa, penyakit Addison, dan DM tipe I.

Imunodefisiensi

Imunodefisiensi adalah kondisi menurunnya keefektifan sistem imunitas atau ketidakmampuan sistem imunitas untuk merespons antigen. Ada 2 jenis imunodefisiensi, yaitu defisiensi imun kongenital dan AIDS. Penderita defisiensi imun kongenital harus hidup dalam lingkungan steril karena tidak memiliki sel B dan sel T sejak lahir. Sedangkan jumlah sel T helper pada penderita AIDS terus berkurang sehingga sistem imunitasnya melemah. Penyakit AIDS disebabkan oleh virus HIV. Jangan tertukar nama virus dan penyakitnya ya, Squad! 

Isoimunitas (Alloimunitas)

Kalian pernah mendengar istilah Isoimunitas? Isoimunitas adalah keadaan ketika tubuh mendapatkan kekebalan dari individu lain yang melawan sel tubuhnya sendiri. Biasanya muncul akibat transfusi darah atau cangkok organ. Oleh karena itu, sebelum mendonorkan darah atau organ, ada serangkaian tes yang harus dijalani untuk mengetahui tingkat kecocokan antara organ dan penerima. 

Squad, sudah lebih mengerti kan tentang gangguan pada sistem pertahanan tubuh? Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan dan tetap semangat belajar, ya! Supaya makin semangat, yuk belajar dengan menggunakan Ruangguru On-The-Go! Kamu tinggal colok USB-nya ke HP-mu, dan kamu bisa tonton video belajar bebas kuota! Kapan lagi, kan? Kuy, dapatkan sekarang! 

New Call-to-action

Beri Komentar