Biologi Kelas 10 | Mengenal Jenis-Jenis Protista Mirip Jamur

Hani Ammariah Jul 30, 2018 • 5 min read


Biologi_10
 
Pada artikel Biologi kelas X kali ini, kamu akan mempelajari tentang jenis-jenis protista mirip jamur serta ciri-ciri yang dimilikinya.
--

Halo Squad! Akhirnya sampai juga pada pembahasan terakhir kita nih tentang pengklasifikasian kingdom protista. Jika pada pembahasan sebelumnya kita telah membahas tentang jenis-jenis protista mirip hewan dan protista mirip tumbuhan, maka pada pembahasan kali ini, kita akan membahas tentang subkingdom protista yang terakhir Squad, yaitu protista mirip jamur. Hmm, kira-kira apa saja ya jenis-jenis dari subkingdom protista yang terakhir ini? Kalau begitu, langsung saja yuk kita scroll-scroll artikelnya!

protista mirip jamur-1

Protista mirip jamur merupakan protista heterotrof yang memperoleh makanan dari organisme lain dengan cara menguraikan atau menelan makanannya. Ingat ya, Squad! Protista mirip jamur bukan merupakan jamur sejati karena memiliki susunan sel, cara reproduksi, dan siklus hidup yang berbeda dari jamur. Akan tetapi, kelompok protista jenis ini memiliki bentuk seperti jamur sejati yang membentuk sporangia atau membentuk filamen yang menyerupai hifa. Nah, kalau hifa ini merupakan sel-sel yang memanjang membentuk benang sebagai penyusun tubuh jamur makroskopis. Beberapa dari protista mirip jamur berukuran kecil dan hidup di lingkungan yang lembab atau basah, lho.

Selanjutnya, macam-macam jamur protista dikelompokkan dalam 2 filum (kelas), yaitu jamur lendir (Myxomycota) dan jamur air (Oomycota).

a. Myxomycota (Jamur lendir)

Myxomycota disebut dengan jamur lendir karena memiliki protoplasma tanpa dinding sel. Myxomycota adalah kelompok jenis jamur lendir yang berwarna kuning karena memiliki pigmen berwarna kuning atau oranye. Myxomycota bersifat heterotrof, memiliki bentuk tubuh seperti lendir (plasmodium), dan dapat bergerak-gerak seperti amoeba.

  • Habitat

Myxomycota dapat hidup di tempat yang lembab dan basah seperti hutan basah atau sampah yang basah. Kelompok ini juga dapat ditemui di batang kayu yang busuk, lho.

  • Reproduksi

Reproduksi myxomycota dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu secara generatif dan vegetatif. Pada reproduksi secara generatif, akan melibatkan peleburan sel gamet dengan cara singami. Sedangkan, pada reproduksi secara vegetatif dilakukan dengan spora yang nantinya akan membentuk sel gamet. Spora sendiri adalah satu atau beberapa sel yang bisa berupa sel haploid atau diploid yang dibungkus oleh lapisan pelindung.

protista mirip jamur

Contoh myxomycota antara lain Physarum polycephalum dan Dictyostelium discoideum yang keduanya berfungsi sebagai pengurai sampah organik serta pemakan bakteri.

protista mirip jamur
Physarum polycephalum yang hidup di sebatang kayu yang busuk.

(sumber: en.wikipedia.org)

b. Oomycota (Jamur air)

Oomycota memiliki bentuk yang berbeda dari jamur lendir karena memiliki hifa yang tidak bersekat tetapi memiliki dinding sel yang terbuat dari selulosa.

  • Habitat

Habitat oomycota berada di dalam air, baik itu perairan tawar, kolam, danau, serta di tempat-tempat yang lembab.

  • Reproduksi

Reproduksi oomycota dapat dilakukan dengan dua cara Squad, yaitu secara aseksual atau seksual. Reproduksi aseksual dilakukan dengan cara membentuk spora yang disebut dengan zoospora. Sedangkan, reproduksi seksual dilakukan dengan cara pembentukan gamet yang kemudian akan berubah menjadi zigot. Nantinya, zigot ini akan membentuk oospora dan akan berkembang menjadi oomycota dewasa.

Contoh oomycota antara lain Saprolegnia yang bersifat saprofit atau menyerap makanan pada hewan yang sudah mati, Phytophthora infestans yang merupakan parasit pada tanaman kentang, dan Phytophthora nicotinae yaitu parasit pada tanaman tembakau.

protista mirip jamur
Saprolegnia (bercak yang berwarna putih) yang hidup pada ikan

(sumber: abdn.ac.uk) 

Bagaimana nih, Squad? Lengkap sudah pembahasan kita tentang pengklasifikasian pada kingdom protista, ya. Sekarang kamu jadi tahu deh tentang jenis-jenis dari masing-masing subkingdom protista. Ohiya, kalau kamu masih kurang paham dengan materi ini, kamu bisa gabung di ruangbelajarlho. Di sana kamu akan belajar melalui video animasi yang menarik dengan para Master Teacher yang asik. Ayo Squad, buruan gabung!

New Call-to-action

 

Beri Komentar