Menurut Kak Jazi Tentang Pentingnya Memahami Coronavirus dan Cara Kerja Virus

Fahri Abdillah Mar 25, 2020 • 7 min read


Memahami cara kerja virus

Mengenal coronavirus, serta cara kerja, dan juga struktur virus SARS-CoV-2, melalui penjelasan Master Teacher Biologi Ruangguru.

 

Penghujung tahun 2019, China mengabarkan bahwa negaranya, khususnya Kota Wuhan, diserang oleh virus jenis baru. Virus itu diketahui dan dikenal sebagai SARS-CoV-2. Kemudian ia terus menyebar dan mulai menular dari satu manusia, ke manusia lainnya. Hingga akhirnya, terdapat ratusan ribu orang terjangkit COVID-19.

Dua bulan setelah ratusan ribu masyarakat China terjangkit COVID-19, tepatnya bulan Februari pertengahan sampai akhir, virus ini mulai menyebar. Keluar dari Wuhan, dan mulai menyerang Jepang, Korea Selatan, dan Iran.

Memasuki bulan Maret, hal yang mengejutkan terjadi. Italia menjadi negara nomor 2 dengan tingkat penyebaran SARS-CoV-2 di dunia. Dengan angka kematian yang juga sangat tinggi, di bawah China. Kemudian diikuti Iran dan Korea Selatan.

Dunia mulai panik. Penyebaran yang begitu cepat, membuat banyak masyarakat bertanya-tanya, seperti apakah virus ini? Bagaimana cara kerja SARS-CoV-2? Seberapa mematikannya? Bagaimana cara kita terhindar? Dan banyak lagi pertanyaan yang tentunya, harus terjawab dengan cepat.

Indonesia, yang sebelumnya begitu santai menyikapi fenomena penyebaran virus ini, mulai ikut panik ketika 2 orang warga Depok dinyatakan positif COVID-19. Dalam waktu 2 minggu, angka orang yang positif terjangkit, berubah menjadi di atas 100, begitupun seterusnya meningkat pesat.

Merasa penasaran dengan kondisi yang sedang terjadi, saya pun ingat kalau Ruangguru punya Master Teacher Biologi, tentunya dengan kredibilitas yang sudah sangat teruji. Saya berinisiatif menghubunginya untuk berbincang-bincang.

Namanya Jazi. Saya membuat janji untuk bertemu. Tapi, karena ia sibuk dengan jadwal shooting video belajar, yang tentunya demi kamu semua yang ingin lebih paham konsep biologi, akhirnya kami memutuskan untuk berbincang-bincang via zoom.

Kamis, 18 Maret 2020.

Ketika coronavirus ini muncul dan mulai menyerang orang-orang di Wuhan China, gimana Mba melihatnya?

Pertama kali dengar berita ini, awal munculnya itu kan di salah satu pasar Wuhan yang banyak binatangnya ya, dari situ aku langsung kepikiran kalau ini ada kaitannya dengan SARS. Jadi, semacam evolusinya dari SARS gitu.

Soalnya dulu kan ada SARS di China, nah keduanya ini sama-sama menyerang respiratory juga. Tapi aku langsung coba cari perbedaannya. Karena ini kan sama-sama menyerang sistem pernapasan ya, tapi kok virus yang ini dibilang baru? Itu sih yang langsung aku pikirin saat itu, kemudian mulai riset untuk menemukan perbedaannya virus ini dengan SARS.

Organ apa yang paling rentan terserang virus ini dan seberapa cepat persebarannya?

Oke, jadi gini. Virus itu sebenarnya nggak bisa tuh sembarangan masuk ke sel tubuh manusia. Ada beberapa virus yang memang menempel di tubuh kita, tapi tetap nggak bisa menginfeksi kita. Karena, masing-masing viru itu baru bisa masuk ke sel tubuh kita, kalau di bagian tubuhnya virus itu cocok dengan reseptor yang ada di sel tubuh kita.

Jadi di sel tubuh kita itu kayak ada situs pengenalannya gitu lho. Makanya nggak bisa sembarangan masuk si virus ini. Kalau situs pengenalannya itu cocok, mereka baru bisa masuk, terus mereka akan berkembang biak di sel itu.

Nah masing-masing sel, jenisnya kan juga beda-beda ya. Artinya, ada beberapa sel yang mungkin punya situs pengenalannya untuk virus A, tapi sel B, walaupun di tubuh yang sama, dia nggak punya situs pengenalannya untuk virus itu. Jadi ya si virus A ini akan masuk ke sel A, karena adanya kecocokan itu.

Baca juga: Sistem Ekskresi Manusia: Paru-paru, Hati, dan Kulit

Terus Mba, bagaimana cara kerja si coronavirus ini?

Virus ini bisa masuk lewat mana aja, terutama dari cairan kita kan. Misalnya dari mulut, dari hidung, dari mata, kemudian masuk ke dalam.

Nah, cara kerja virus ini sama kayak SARS, dia itu punya situs pengenalan yang sama, SAC2 namanya. Nah itu tuh ada di sel-sel tubuh kita, di sepanjang jalur sistem pernapasan manusia. Makanya yang terserang langsung itu saluran pernapasan. Mulai dari trakea, terus bagian paru-paru.

Kalau dari penularannya, itu gimana?

Oke, banyak kan ya yang tanya, gimana bisa menyebar begitu cepat dari satu orang ke orang lainnya? Nah kalau perkembangan yang aku baca dari hasil riset akhir-akhir ini, itu kan penyebarannya masih dari droplet. Jadi droplet itu kan berasal dari lendir yang ada di saluran pernapasan kita nih. Artinya, semua cairan yang berasal dari tenggorokan, paru-paru, pasti mengandung virus itu.

Makanya kalau cairan itu keluar, misalnya lagi ngomong kan nih, itu ada droplet-droplet kecil gitu yang akan keluar. Atau misalnya pilek, bersin, batuk, itu semua cairannya kan berasal dari saluran pernapasan, nah itu bisa menular.

Atau gini, misalnya kita pilek dan mengelapnya dengan tisu. Artinya tisu ini kan mengandung virus ya, dan dia itu masih bisa bertahan. Kalau si virus ini bertemu dengan sel manusia lain, dia akan tetap menginfeksi dalam beberapa hari.

Jadi emang harus cepat-cepat tuh dibuang kalau abis pakai tisu, karena virusnya juga bisa menempel di meja tempat kamu menaruh tisu.

Terus ada nggak sih ciri-ciri orang yang paling mudah terinfeksi dan virus ini akan jadi sangat berbahaya ketika masuk ke tubuh orang tersebut?

Oke, jadi virus ini penyebarannya memang cepet banget ya. Terus, dia akan menjadi sangat berbahaya ketika menyerang orang-orang yang sedang dalam kondisi imunnya tidak bagus, lagi lemah, atau kayak orang tua yang sudah ada bawaan penyakit lain. Nah itu virusnya akan berkembang lebih baik di dalam tubuhnya, dan menimbulkan efek yang lebih berbahaya.

Beda kalau misalnya imun kita bagus. Misalnya gini, ada 10 virus yang mulai masuk ke tubuh manusia yang imunnya bagus, nah saat virus ini masuk dan mau memperbanyak diri, itu oleh sel darah putih kita langsung distop. Nah kalau udah distop gitu, efeknya nggak akan separah kayak orang yang imunnya lagi lemah.

Mba bilang kan virus ini sama kayak SARS. Tapi kok penyebarannya lebih banyak coronavirus ini dibanding SARS?

SARS itu kan lebih parah ya, kalau menyerang manusia itu lebih parah tingkat kematiannya. Terus, kenapa itu bisa cepat dikendalikan? Soalnya, si SARS ini baru akan menularkan ketika penderitanya itu badannya udah panas. Jadi bisa tuh segera dikarantina untuk meminimalisir penularannya. Terus, setelah dikarantina dan akhirnya sembuh, penderita ini akan kebal terhadap virus itu dan tidak akan menularkan kepada orang lain.

Bedanya sama COVID-19, ketika awal terinfeksi itu nggak begitu kelihatan, setelah beberapa hari barulah ia terlihat. Sementara, saat hari sebelum-sebelumnya si penderita belum dinyatakan terinfeksi, dia sudah berinteraksi dengan orang-orang, dan sangat mungkin menularkan. Maka dari itu, virus ini disebut pandemi, yaitu virus yang menyebar saat gejalanya belum tampak.

Sel darah putih ini kan yang akan membentengi tubuh dari virus, bagaimana kita bisa terus memproduksi sel darah putih?

Sebenernya, tubuh kita itu udah otomatis mengenali ketika adanya bakteri atau virus yang masuk. Saat adanya serangan dari luar, yang mana itu dari bakteri atau virus, otomatis sel darah putih akan memperbanyak diri.

Apakah kita harus minum suplemen-suplemen itu? Untuk preventif memang boleh kayak misalnya minum vitamin C. Karena itu bisa membuat metabolisme tubuh kita jadi lebih baik. Kalau metabolismenya baik, harapannya semua sel, termasuk sel darah putih jadi bisa bekerja lebih baik. Gitu aja sih sebenernya.

Suplemen yang kita makan tujuannya bukan untuk memperbanyak sel darah putih. Karena memperbanyak sendiri sel darah putih, malah bisa berbahaya buat sel-sel tubuh kita yang sehat.

Oke, adakah hal yang harus kita ketahui lagi tentang virus ini? Struktur virus misalnya?

Ada, di materi di kelas 10 SMA, di bagian-bagian awal itu kita akan belajar tentang virus. Mulai dari virus itu apa, jenis-jenis virus itu gimana, struktur virus itu seperti apa. Virus itu jenisnya kan banyak banget kan, jadi kita harus belajar untuk tahu bagaimana virus itu bereplikasi, memperbanyak diri di dalam sel, nah itu semua ada materinya di biologi kelas 10.

Nah di ruangbelajar itu juga udah ada. Dijelasin lengkap banget dijelasin konsep-konsepnya. Buat yang mau atau udah berlangganan ruangbelajar, langsung buka aja di SMA kelas 10, terus mata pelajaran Biologi, dan itu adanya di bab virus.

Kalau misalnya pengen tau langsung nih sama kasus yang terjadi sekarang, bisa belajar langsung ke materi tentang replika virus. Bagaimana virus memperbanyak diri di dalam sel. Pengetahuan ini penting banget supaya kita bisa tahu langkah-langkah mengantisipasinya, dan mengurangi kepanikan.

New Call-to-action

Beri Komentar