Fakta Kualitas Guru di Indonesia yang Perlu Anda Ketahui

Aisya Maura Jun 22, 2018 • 3 min read


Bapak/Ibu, tentunya kualitas sebuah sekolah menjadi pertimbangan Bapak/Ibu dalam memilih sekolah yang bagus dan baik untuk pendidikan sang buah hati. Kualitas pendidikan dapat terbentuk dari bagaimana kualitas para tenaga pengajar yang mengampu mata pelajaran di dalamnya. Akan tetapi, sampai saat ini, kualitas guru di Indonesia masih tergolong sangat rendah dibandingkan dengan negara-negara berkembang lainnya. Lantas, bagaimana mutu pendidikan Indonesia akan mengalami peningkatan bila guru yang tersedia masih berkualitas rendah? Mari simak  fakta mengenai kualitas guru di Indonesia di bawah ini! 

Berdasarkan data UNESCO dalam Global Education Monitoring (GEM) Report 2016, pendidikan di Indonesia menempati peringkat ke-10 dari 14 negara berkembang dan kualitas guru menempati ukuran ke-14 dari 14 negara berkembang di dunia, Pak/Bu. Jumlah guru mengalami peningkatan sebanyak 382% dari 1999/2000 menjadi sebanyak 3 juta orang lebih, sedangkan peningkatan jumlah peserta didik hanya 17%. Dari 3.9 juta guru yang ada, masih terdapat 25% guru yang belum memenuhi syarat kualifikasi akademik dan 52% di antaranya belum memiliki sertifikat profesi. Dengan jumlah guru yang banyak, diharapkan kegiatan belajar yang optimal dapat tercapai. Sayangnya, meningkatnya kuantitas guru tidak sejalan dengan kualitasnya. 

di-sumbar-2(Sumber:  presidenri.go.id)

Sampai saat ini, belum semua guru di sekolah mengajar mata pelajaran yang sesuai dengan kompetensinya masing-masing. Mewakili Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, R. Ella Yulaewati Rumindasari, menyatakan bahwa dari 600 ribu guru PAUD, baru 30% di antaranya yang sudah lulus S1, itu pun tidak semuanya menyandang sarjana Pendidikan Anak Usia Dini. Oleh karena itu, direncanakan pembentukan program melalui diklat berjenjang dan kursus untuk 250 ribu guru lulusan SMA. Dibuat berdasarkan Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (KKNI) peringkat tiga atau setara D2. 

Peningkatan kualitas guru merupakan hal yang penting, Pak/Bu, karena sebaik apapun kurikulum yang telah direncanakan, tidak akan bisa berjalan dengan baik tanpa didukung guru yang berkualitas. Terdapat empat penyebab umum yang menyebabkan rendahnya kualitas guru, di antaranya: 

Ketidaksesuaian disiplin ilmu dengan bidang ajar.

Seperti pada kasus PAUD di atas, Bapak/Ibu dapat lihat bahwa beberapa studi mengalami kekurangan jumlah tenaga pengajar sehingga banyak guru yang beralih mengisi studi tersebut. 

Kualifikasi guru yang belum setara sarjana.

Rendahnya kualifikasi guru berdampak pada menurunnya standar keilmuan yang berlaku. 

Program Peningkatan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) guru yang rendah.

Bukan hanya siswa saja ternyata yang dapat merasakan rasa malas, tetapi ternyata guru pun demikian. Masih banyak guru yang enggan untuk mengembangkan diri untuk menambah pengetahuan dan kompetensi dalam mengajar. Contohnya masih ada guru yang malas untuk melakukan penelitian ilmiah dan sebagainya. 

Rekrutmen guru yang tidak efektif.

Masih dapat ditemukan sistem perekrutan guru yang tidak dilakukan secara profesional, sehingga menjadi celah yang menjadikan kompetensi guru menjadi rendah. 

Itu dia, Bapak/Ibu, fakta mengenai kualitas guru di Indonesia. Mengejutkan, bukan? Meski terlihat baik-baik saja, ternyata masih banyak yang harus dibenahi pada sistem pendidikan di Indonesia beserta seluruh komponen di dalamnya. Yuk, Pak/Bu, turut membantu dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia dengan menggunakan aplikasi Ruangguru sebagai solusi kegiatan belajar mengajar. Oh iya, brand ambassador Ruangguru, Iqbaal Ramadhan, sedang melakukan Iqbaal’s Homecoming Tour dengan berkeliling ke 10 kota besar Indonesia sebagai rangkaian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat luas terhadap permasalahan pendidikan Indonesia. Karena semakin banyak yang sadar bahwa pendidikan kita bermasalah, maka kemungkinan permasalahan tersebut selesai akan semakin besar. Mari tingkatkan kualitas guru Indonesia agar Indonesia mampu menempati peringkat atas pada sistem pendidikan! Sampai berjumpa!

New Call-to-action

Beri Komentar