IPA Kelas 8 | Ini Alasan Mengapa Kepala Kita Gatal Saat Makan Makanan Pedas

Kresnoadi

Nov 27, 2018 • 3 min read

konsep pelajaran SMP Kelas viii ipa viii


alasan mengapa kepala kita gatal saat makan makanan pedas

Artikel IPA Kelas VIII ini menjelaskan alasan mengapa kepala kita sering merasa gatal ketika makan makanan pedas dari sudut pandang sains.

--

Kamu pasti sepakat kalau musim hujan emang paling enak makan mie instan kuah, lengkap dengan cabe rawit potong yang ditabur di atasnya. Membayangkan asapnya mengepul ketika kamu mengangkat mie-nya dengan garpu. Kenyalnya mie. Kuahnya yang hangat dan gurih. Pedasnya yang ngebuat kepala kita gatal.

Tunggu.

Makanan pedas bikin kepala kita gatal?

Pernah nggak, sih, kamu merasa kayak gitu? Makan ayam geprek yang pedes, misalnya. Selain bikin mandi keringet, entah kenapa kepala kayak gatal. Lalu kita refleks garuk-garuk sendiri. Kenapa kita nggak pernah merasakan gatal ini kalau sedang makan makanan manis atau dingin?

apa itu rasa pedas

Sebelum jauh mengarah ke sana, kita teliti terlebih dahulu yuk. Sebenarnya, apa, sih, rasa pedas itu? Kenapa ketika makan makanan pedas, mulut kita terasa terbakar?

Nyatanya, berbeda dengan manis, pahit, asin, dan asam, “pedas” bukanlah sebuah rasa. Pedas sejatinya muncul karena di dalam makanan pedas terdapat “panas” yang mengaktifkan saraf sensorik bernama polymodal nociceptor di lidah kita. Saat saraf ini aktif, dia akan memberikan sinyal kepada otak kalau bagian itu sedang “terbakar”. Makanya, ketika makan makanan pedas, mulut kita terasa seperti ada sensasi terbakarnya. Soalnya, otak kita benaran ngira begitu.

saat makan pedas, lidah kita terasa terbakar

Ketika saraf polymodal nociceptor bertemu makanan pedas (Sumber: TED-Ed via Youtube)

 

Oke, sekarang kita udah tahu apa penyebab dari rasa pedas yang ada di makanan kita. Lalu, kita kembali ke pertanyaan awal: kenapa hal itu bisa membuat kepala kita gatal?

hubungan rasa pedas dan gatal

Kita semua pasti pernah merasakan gatal. Entah karena gigitan serangga, alergi, atau dikirim chat ‘Aku kangen kamu’ sama cowok… padahal dia ngirimnya ke banyak orang. Gatel banget emang tuh orang! Idih najis. Tapi, apakah gatal di kepala yang disebabkan oleh makanan pedas ini sama? Apakah di mie samyang yang kita makan ada kutu rambutnya?

O, tentu tidak.

Pada beberapa jenis makanan pedas, terdapat zat kimia aktif yang bernama microptaprotomerase. Zat ini gampang masuk ke aliran darah saat kita konsumsi. Apabila dia mengalir dan terbawa sampai area kepala, zat ini akan masuk ke kantung rambut dan berkumpul di kulit kepala.

Baca juga: Bagaimana Kita Bisa Mendengar Bunyi?

"Kumpulan" ini lah yang membuat terkesan seperti bengkak di kulit kepala. Enggak. Bengkaknya nggak gede kok. Kalo gede mah bukan gatal, tapi benjol. Paling hanya berkisar antara 1-4 mm di kulit kepala kita. Jadi, gatal kepala ini emang hanya akan terjadi kalau kita makan makanan pedas. Makanya, nggak pernah liat, kan, ada orang makan es krim terus kepalanya gatel? Kecuali emang ketombean aja sih…

kenapa kita gatal saat makan makanan pedas

Cholinergic urticarial atau bahasa simpelnya adalah... gatel bisa dipicu oleh berbagai hal yang berhubungan dengan peningkatan suhu tubuh. Seperti makan makanan pedas, olahraga, mandi air hangat, dan demam.

Tenang, rasa “gatal” ini nggak berbahaya bagi kesehatan kok. Gejala ini akan hilang saat suhu tubuh kita menurun. Makanya, saat makan makanan pedas, banyak orang yang langsung mandi keringat. Hal itu karena si tubuh merespon atas suhu panas yang muncul. Supaya badan kita nggak overheating aja.

Sekarang udah tahu, kan, kenapa sewaktu makan makanan pedas kulit kepala kita suka gatal? Kalau kamu ingin mempelajari materi pelajaran seperti ini dalam bentuk video animasi, cobain tonton lewat ruangbelajar!

 ruangbelajar

Beri Komentar

Recent Posts