Generasi Milenial, Hati-Hati Terkena Millennial Burnout!

Jumroh

Mar 11, 2019 • 3 min read

sukses kerja tips & trick


Generasi milenial

Artikel ini mengenai bagaimana generasi milenial mengalami gejala millennial burnout

--

Generasi milenial cenderung lebih aktif saat bekerja atau melakukan sesuatu, hobi menjelajahi ide-ide baru yang mereka dapat dari lingkungan sekitar maupun dari obrolan ringan bersama teman. Namun, tahukah Anda, bahwa milenial akan mengalami masa di mana mereka sudah merasa lelah akan segala hal terutama dalam dunia kerja yang menuntut mereka untuk melakukan sesuatu dengan standar tinggi? Bisa jadi Anda sedang mengalami millennial burnout lho! Kenali tanda-tanda berikut ya Rekan Kerja agar Anda tahu apakah Anda sedang mengalaminya atau tidak.

1. Sulit menempatkan prioritas

Generasi milenial

 Membuat daftar prioritas (Sumber: freepik.com)

Milenial biasanya cenderung senang melakukan banyak hal yang mereka sukai, namun banyak dari mereka yang tidak sadar bahwa apa yang mereka lakukan ternyata jauh dari tujuan awal mereka. Terkadang mungkin Anda merasa bingung apa yang harus Anda kerjakan terlebih dahulu dan mana yang harus Anda kerjakan di lain waktu. Jika Anda masih bingung dalam menentukan prioritas, maka Anda akan mengalami millennial burnout. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena Anda bisa melewati masalah ini dengan memulai kebiasaan baru. Mulailah dengan membuat daftar kegiatan dan tujuan yang ingin Anda capai! Setelah membuat daftar, Anda dapat menyeleksi apa yang menurut Anda penting dan kurang penting. Kemudian Anda bisa membuat list ulang berdasarkan hal terpenting yang harus Anda lakukan tersebut. Jangan lupa memberi tanda untuk hal-hal yang telah Anda lakukan. Dengan begitu Anda akan mudah mencapai tujuan awal Anda, Rekan Kerja.

Baca juga: 5 Kesalahan Fatal Generasi Milenial dalam Karier

2. Ketergantungan akan gadget

generasi milenial

Ketergantungan akan media sosial dan gadget (Sumber: freepik.com)

Sudah bukan rahasia umum lagi jika generasi milenial cenderung susah terlepas dari gadget. Hal tersebut bisa disebabkan karena berbagai alasan, salah satunya adalah sulit terlepas dari media sosial. Sebagian generasi milenial menganggap bahwa media sosial merupakan tempat bermain dan bersenang-senang mereka. Namun, tidak tahukah bahwa hal tersebut dapat membuat Anda mengalami millennial burnout. Untuk itu, bersiap-siaplah “puasa” dari handphone dan media sosial. Seberapa seringkah Anda membuka media sosial dalam sehari? Berapa banyak foto yang biasa Anda bagikan di media sosial Anda? Anda bisa memulainya dengan memfokuskan diri pada hal-hal lain yang lebih real, seperti hangout bersama teman, ngobrol bersama keluarga dan mengerjakan hobi lainnya yang bisa menambah wawasan Anda.

3. Mudah terbawa ajakan teman membuat Anda tidak istirahat

Generasi milenial

Menghabiskan waktu hangout bersama teman (Sumber: Freepik.com)

Untuk melepas lelah setelah melakukan rutinitas bekerja, tentunya Anda butuh waktu untuk mengistirahatkan diri Anda di akhir pekan. Jika di akhir pekan Anda mendapat ajakan seorang teman untuk hangout bersama tentunya akan sulit untuk Anda menolak ajakan tersebut. Di satu sisi Anda ingin bergabung bersama teman Anda, namun di sisi lain tubuh Anda juga butuh istirahat. Dari kedua pilihan tersebut jika Anda memilih untuk pergi bersama teman, maka Anda akan termasuk dalam kategori millennial burnout.

Untuk menghindari hal ini, Anda bisa memulai dengan mengatakan “tidak” pada ajakan yang tidak terlalu penting, terkadang mungkin Anda butuh waktu untuk me time atau hangout bersama teman untuk menghilangkan penat. Namun hal tersebut bisa Anda lakukan di rumah atau mungkin Anda bisa hangout bersama teman dua minggu sekali, di mana di minggu pertama Anda bisa menghabiskan waktu bersama keluarga atau mengistirahatkan diri sendiri di rumah.

Tak peduli sudah berapa tinggi karier Anda saat ini, karena bisa saja Anda mulai merasa lelah dengan semua yang Anda lakukan. Jika rasa lelah mulai menghampiri, cobalah untuk berpikir sejenak, kemudian renungkan apa yang telah Anda lakukan selama  ini. Dengan begitu Anda bisa merefleksikan diri dan memulai semuanya kembali.

Rekan Kerja, Anda juga bisa membaca artikel-artikel lain di aplikasi ruangkerja. Unduh sekarang aplikasinya dengan menekan gambar di bawah ini.

New call-to-action

Beri Komentar

Recent Posts