Hari Kesehatan: Serunya Belajar di Jurusan Kedokteran Hewan untuk Kamu Pencinta Hewan!

Shabrina Alfari

Apr 7, 2019 • 4 min read

Siap kuliah Kampus dan Jurusan


jurusan kedokteran hewan

Artikel ini membahas tuntas mengenai jurusan Kedokteran Hewan, mulai dari mata kuliah hingga prospek kerja

--

Squad, apakah kamu pencinta hewan? Salah satu profesi yang paling diminati oleh para pencinta hewan adalah menjadi dokter hewan. Bayangkan saja, saat menjadi dokter hewan pasienmu akan terdiri dari berbagai macam hewan, baik yang hidup di darat maupun di laut. Eits tapi jangan disangka dokter hewan hanya akan mengobati hewan peliharaan saja ya. Selain hewan peliharaan, kamu juga akan menangani permasalahan kesehatan mulai dari hewan ternak hingga hewan liar. Pastinya seru dan menantang ‘kan Squad? Lalu apa ya kira-kira yang akan dipelajari dan dibutuhkan untuk menjadi dokter hewan?

Apa saja yang dipelajari di Fakultas Kedokteran Hewan?

Untuk kamu yang menyukai hewan, jurusan ini akan menjadi surga tersendiri, Squad. Kamu berkesempatan untuk belajar tentang berbagai macam hewan, mulai dari hewan domestik (anjing, kucing, kuda), hewan eksotik (ular, iguana, kadal), hewan ternak (sapi, kambing, domba, unggas), bahkan hingga hewan liar.

Jurusan Kedokteran Hewan juga akan banyak belajar tentang biologi secara mendalam Squad, terutama biologi kesehatan. Selain itu, mata kuliah lain yang akan kamu pelajari seperti Anatomi Veteriner (struktur yang menopang tubuh hewan seperti tulang-tulang), Fisiologi Veteriner (ilmu fungsi dan sistem tubuh hewan secara normal), Farmakologi (ilmu tentang obat-obatan), Virologi, Bakteriologi, ilmu penyakit dalam, Bakteriologi, Virologi, Patologi, Endoparasit, dan lainnya.

jurusan kedokteran hewan

Baca juga: Ingin Kuliah Kedokteran? Yuk, Nonton 5 Film tentang Kedokteran Ini!

Kalau takut sama hewan tertentu, kira-kira tetap bisa masuk kedokteran hewan nggak ya?

Kamu takut dengan hewan tertentu? Nggak perlu khawatir Squad. Kamu lama-kelamaan akan terbiasa kok berinteraksi dengan hewan, karena mau nggak mau kamu harus bisa menangani semua jenis hewan tanpa pilih-pilih. “Tenang aja kamu tetap bisa kok. Aku sendiri takut anjing, tapi lama kelamaan jadi nggak takut lagi. Perlahan-lahan rasa takutnya akan hilang karena kalian akan terbiasa ketemu beragam hewan,” ungkap kak Aldi, lulusan Fakultas Kedokteran Hewan IPB.

Setelah lulus dari kedokteran hewan, apakah langsung bisa jadi dokter hewan?

Squad, setiap jurusan Kedokteran, baik itu Kedokteran Umum, Gigi, dan Hewan, harus mengikuti co-assistant untuk kamu mendapatkan gelar Dokter. Cooperative assistant atau co-ass adalah suatu jenjang pendidikan profesi yang dijalani oleh seorang lulusan sarjana kedokteran untuk dapat memperoleh gelar Dokternya.

“Sejauh ini nggak ada bedanya prosedur co-ass Kedokteran Hewan atau Kedokteran Umum dan Gigi. Hanya terdapat perbedaan setelah kamu dapat gelar dokter. Kalau dokter hewan (drh) setelah dapat gelar dokter, nggak perlu internship lagi 1 tahun. Kamu bisa langsung ikut ujian kompetensi dan mengurus izin praktik,” jelas kak Aldi.

jurusan kedokteran hewanDokter hewan (Sumber: ccvets.com)

Apa tantangan menjadi dokter hewan yang biasanya orang awam belum tahu?

“Tantangan terbesar bagi kami dokter hewan ialah awareness masyarakat Indonesia yang masih rendah terkait pentingnya kesehatan hewan, mau itu kesehatan hewan peliharaan, hewan ternak, dan hewan liar,” sebut kak Aldi. Tidak hanya itu, dokter hewan juga punya tantangan lain yang mungkin sering tidak kamu sadari, Squad. “Karena dokter hewan itu pasiennya nggak bisa ngomong untuk ngasih tahu sakitnya apa. Jadinya kami dokter hewan benar-benar depend on ourselves banget dalam mendiagnosa hewan,” tambah kak Aldi.

Gimana prospek kerja dari Fakultas Kedokteran Hewan?

Lulusan prodi Kedokteran Hewan pastinya akan menjadi dokter hewan. Namun nggak hanya itu saja Squad, lulusannya juga dapat berkarir di berbagai lembaga penelitian, pusat karantina hewan, kebun binatang, LSM, dan indutsri makanan. “Lulusan Kedokteran Hewan juga bisa lho jadi PNS. Misalnya di Kementerian Pertanian dan Direktorat Jenderal Peternakan. Selain itu, kamu juga bisa jadi polisi, contohnya polisi satwa,” jelas kak Aldi.

Nah, untuk menjadi dokter hewan kamu sendiri masih harus melalui tahap yang cukup panjang, sama seperti pendidikan dokter pada umumnya. Setelah lulus dari Kedokteran Hewan dan memperoleh gelar S.KH, kamu bisa langsung kerja. Hanya saja untuk menjadi dokter hewan kamu perlu mengikuti tahap co-ass dan mengikuti ujian kompetensi untuk mendapatkan gelar dokter hewan (drh).

jurusan kedokteran hewan

Seru ‘kan Squad? Pasti bahagia banget bisa bekerja dan menolong hewan. Apalagi untuk kamu yang sangat menyukai dan ingin melestarikan keberagaman satwa, jurusan ini sangat tepat untuk kamu. Yuk, persiapkan diri agar bisa diterima di jurusan impian bersama ruangbelajar.

ruangbelajar

Beri Komentar

Recent Posts