Ingin Ikut Membuat Bisnis Event Organizer (EO)? Ini Langkah-Langkahnya!

Maya Martha

Feb 28, 2019 • 5 min read

Sukses Kerja


event organizer

Artikel ini mengenai apa saja langkah yang diperlukan untuk membuat bisnis event organizer atau akrab dikenal dengan singkatan EO

--

Event Organizer atau akrab dengan sebutan EO merupakan bisnis yang semakin digemari.  Bagaimana tidak? Bisnis satu ini sangat cocok untuk Anda yang sangat aktif dan senang berinovasi. Selain itu, membuat bisnis sangat berpengaruh positif untuk menurunkan angka pengangguran di Indonesia (terbukti menurut BPS 2018, pengangguran di Indonesia menjadi 5,34%) karena melahirkan lapangan kerja baru. Apakah Anda juga tertarik untuk membuat EO? Berikut adalah langkah-langkah apa saja yang harus Anda lakukan.

1. Pilih lah jenis acara yang akan Anda organisir

event organizer

Berbagai macam jenis EO (Sumber: idsignindo.co.id)

EO juga memiliki beragam jenis. Oleh karena itu, Anda harus memilihnya dari awal EO jenis apa yang Anda inginkan karena jika tidak Anda akan kewalahan menentukan titik fokus bisnis Anda ini, terutama dalam hal bersaing dengan kompetitor nantinya. Caranya, Anda bisa meninjau kira-kira EO apa yang paling banyak dibutuhkan di sekitar Anda, apakah acara-acara di dalam perusahaan (training, outbound, dsb.), lembaga swadaya masyarakat yang disingkat LSM (berkaitan dengan donasi, penyebaran kepedulian), atau mungkin acara perayaan seperti pesta pernikahan, ulang tahun, dan lain sebagainya. Masing-masing jenis acara memiliki kelebihan dan kekurangan. Untuk itu sebaiknya Anda pilih sesuai dengan kemampuan dan target pasar.

Baca juga: Ingin Buka Toko Kelontong? Perhatikan Dulu Langkah-Langkah Berikut Ini

2. Penting untuk Anda mengerti cara kerja sebuah bisnis EO 

event organizer

Mempersiapkan apa yang harus dibutuhkan (Sumber:wildapricot.com)

Tidak hanya soal teknis, ilmu juga dibutuhkan untuk mengorganisir sebuah acara. Anda harus memahami bagaimana alur kerja sebelum acara dimulai, pada saat acara berlangsung, dan setelah acara selesai. Jika Anda tidak menguasai terkait apa saja yang dibutuhkan dan diperlukan maka hal tersebut dapat berdampak kepada kepuasan klien terhadap bisnis pengadaan jasa Anda. Dampak terburuknya adalah klien tidak akan menggunakan jasa EO Anda lagi untuk mengorganisir acaranya. Bagaimanapun juga, klien mengeluarkan sejumlah dana untuk Anda agar acaranya berjalan sesuai dengan keinginan dan rencananya ‘kan?

3. Adanya pengalaman mengorganisir acara 

event organizer

Ikut terjun langsung mengordinir acara (Sumber: acecrew.co.uk)

Sangat penting bagi Anda untuk memiliki pengalaman dalam mengorganisir suatu acara karena untuk mengerti bagaimana cara kerjanya Anda harus mengalami sendiri dengan terjun langsung ke lapangan. Pengalaman juga bisa Anda dapatkan tidak hanya sebagai panitia sebuah acara namun dengan menghadiri suatu acara pun Anda dapat mengerti bagaimana cara kerja sebagai seorang EO. Walaupun tentunya pasti berbeda antara ikut terjun langsung mengambil bagian dalam sebuah acara dan hanya menjadi pengamat saja. Dengan adanya pengalaman maka Anda dapat melatih diri untuk memiliki sikap sigap, cekatan, cepat, dan tegas. Selain itu, terdapat kemampuan-kemampuan yang penting untuk Anda miliki juga seperti mampu memecahkan masalah, berinteraksi dengan orang lain, percaya diri, dan lain sebagainya. Hal ini dapat memberikan nilai profesional kepada bisnis EO Anda.

4. Membangun relasi dengan pihak yang dapat turut menyukseskan bisnis EO Anda

event organizer

Memperbanyak relasi menguntungkan bisnis Anda (Sumber: talentegg.ca)

Sebuah EO tanpa adanya relasi akan menyulitkan berjalannya bisnis Anda karena tidak mungkin Anda menyiapkan semuanya sendiri. Daripada memakan waktu dengan mengurusi hal-hal kecil, lebih baik Anda memaksimalkan waktu Anda sebelum acara berlangsung dengan menyusun konsep acara yang matang. Tentunya adanya relasi dapat memudahkan Anda untuk mengurusi hal-hal kecil tersebut. Kelebihan lainnya adalah dengan memiliki relasi yang banyak juga dapat meminimalisir bujet yang Anda miliki. Keuntungan yang Anda dapatkan akan semakin tinggi lho! Seperti halnya bisnis EO sebuah pesta pernikahan. Akan sangat diuntungkan apabila Anda memiliki relasi dengan pihak-pihak yang memiliki sebuah gedung pernikahan, penyedia panggung, katering, music performance, dan lain sebagainya. Mereka akan membantu merealisasikan keinginan klien Anda.

5. Bangun portofolio untuk meningkatkan kepercayaan klien

event organizerMasukkan hasil dokumentasi ke dalam portofolio Anda (Sumber: eventbrite.com)

Semakin banyak acara yang telah diorganisir oleh EO Anda maka semakin banyak juga klien yang datang kepada Anda. Membangun portofolio berarti memperbanyak pengalaman, Rekan Kerja. Semua hal ini dapat meningkatkan kepercayaan orang lain terhadap keahlian yang EO Anda miliki. Tidak ada salahnya untuk memulai bisnis EO dari mengorganisir acara keluarga atau teman dekat sekitar Anda terlebih dahulu (pastinya sesuai dengan jenis EO yang Anda pilih di awal). Jangan lupa untuk memajang portofolio bisnis EO Anda di dalam media yang menjangkau masyarakat luas karena hal ini sangat membantu menumbuhkan awareness! Anda juga dapat memamerkan acara-acara yang sudah Anda organisir dalam bentuk foto dan video.

Lima langkah dasar ini dapat memberikan gambaran kepada Anda yang bingung harus memulai bisnis ini dari mana. Semoga membantu ya, Rekan Kerja! Anda juga dapat membaca artikel-artikel lainnya di aplikasi ruangkerja lho. Ada banyak tips dan trik menjadi wirausahawan yang baik dan menguntungkan! Unduh sekarang aplikasinya, gratis.

New call-to-action

Beri Komentar

Recent Posts