Bingung Menggunakan Jatah Cuti Kerja Anda? Lakukan 5 Tips Ini dan Berliburlah!

Maya Martha

Feb 1, 2019 • 4 min read

sukses kerja


cuti kerjaArtikel ini mengenai catatan yang harus diperhatikan apabila Anda menggunakan jatah cuti kerja

--

Rata-rata perusahaan memberikan jatah cuti sekurangnya 12 hari setiap tahunnya yang sudah ditetapkan di dalam Undang-Undang No.13 tahun 2003 pasal 79 ayat 2. Jatah cuti kerja dapat digunakan bila Anda sakit, liburan, atau mengurusi hal-hal personal lain seperti pindah rumah atau urusan keluarga. Walaupun menggunakan jatah cuti merupakan hak Anda, namun terdapat lima catatan penting yang harus Anda perhatikan jika Anda menggunakan jatah cuti.

1. Komunikasikan kepada atasan

cuti kerja

Mengambil cuti sesuai izin dari atasan (Sumber: elearningindustry.com)

Atasan Anda perlu mengetahui kehadiran dan keberadaan Anda pada saat jam kerja. Apabila Anda ingin cuti berarti Anda akan tidak hadir di kantor. Untuk itu, Anda perlu meminta izin kepada atasan Anda. Komunikasi adalah hal yang paling penting. Jangan sampai ketidakhadiran Anda karena menggunakan jatah cuti menimbulkan masalah pada saat Anda masuk kembali ke kantor.

Baca juga: 9 Cara Lebih Produktif di Kantor

2. Pergunakan jatah cuti kerja secara efisien

cuti kerja

Membawa koper ke kantor karena ingin langsung berlibur (Sumber: donnykimball.com)

Banyak Rekan Kerja yang menggunakan jatah cuti pada “HARPITNAS” (Hari Kejepit Nasional) atau hari yang berdekatan dengan “tanggal merah”. Hal tersebut sangat menguntungkan Anda karena Anda dapat istirahat lebih panjang. Namun, cara lain untuk mempergunakan jatah cuti kerja secara efisien adalah dengan berangkat berlibur sore atau malam hari setelah bekerja. Anda dapat membawa koper atau barang bawaan Anda ke kantor. Dengan begitu, Anda tidak perlu menunggu dan Anda dapat berlibur lebih lama.

3. Jangan cuti hanya karena menghindari pekerjaan yang sulit

cuti kerja

Mendapatkan pekerjaan sulit pada saat menjelang cuti (Sumber: Monster.com)

Masuk ke dalam dunia pekerjaan adalah sesuatu yang menantang diri Anda untuk berkembang menjadi lebih baik. Namun, seiring berjalannya waktu Anda mungkin saja akan dihadapkan kepada pekerjaan yang sulit atau rapat yang membuat Anda cemas. Keinginan untuk lari dari tanggung jawab merupakan pilihan yang terbaik. Jika Anda pikirkan kembali, cepat atau lambat Anda akan kembali menghadapinya. Mengambil cuti karena ingin menghindari pekerjaan hanyalah membuat Anda semakin cemas.

4. Tetap bertanggung jawab apabila mengambil cuti pada saat tugas belum selesai dikerjakan

cuti kerja

Bekerja di tengah liburan kerja (Sumber: profitableadvisor.com)

Merencanakan liburan dari jauh-jauh hari dapat menguntungkan Anda karena Anda dapat mempergunakan promo akomodasi untuk pergi ke destinasi liburan dengan harga terjangkau. Berjalannya waktu mendekati liburan Anda, mungkin saja Anda akan dihadapkan kepada kuantitas pekerjaan yang besar. Sebagai karyawan yang bertanggung jawab, Anda dapat membantu tim untuk tetap keep in touch. Dengan cara ini, Anda akan dapat memperlihatkan kepada atasan bahwa Anda mampu untuk bekerja dengan baik di perusahaan tersebut.

5. Hilangkan rasa bersalah, Anda berhak untuk cuti

cuti kerja

Anda memiliki hak untuk menggunakan jatah cuti (Sumber: eliteworldhotels.com.tr)

Perasaan bersalah akan Anda rasakan karena Anda meninggalkan tim kerja untuk pergi liburan atau mengurusi hal-hal personal. Namun, Anda harus ingat bahwa menggunakan jatah cuti untuk beristirahat dapat meningkatkan performa Anda dan hal tersebut tentu berdampak kepada kinerja tim kerja Anda nantinya. Jangan merasa bersalah, nikmatilah hari libur Anda!

Manfaatkan jatah cuti dengan maksimal, Rekan Kerja! Jangan lupa untuk mengetahui prosedur dan peraturan untuk mengambil jatah cuti karena apabila Anda tidak memahaminya Anda akan mendapat sebuah masalah. Dengan memakai jatah cuti untuk beristirahat, Anda akan dijauhkan dari stres, membangkitkan semangat, dan menyegarkan jiwa. Selain itu, Anda dapat membaca artikel-artikel lain di aplikasi ruangkerja yang berkaitan dengan dunia pekerjaan. Membaca artikel dapat membantu Anda memahami dan menjalani karier dan kehidupan.

New call-to-action

Beri Komentar

Recent Posts