Ingin Pascasarjana di Luar Negeri? Kenali Dulu Perbedaan GRE dan GMAT

Ruangguru Agu 17, 2016 • 8 min read


Kamu berencana untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri, terutama Amerika Serikat (AS)? Sistem pendidikan tinggi di AS bergantung pada tes atau standar khusus, yang harus diikuti calon mahasiswa jika ingin mendaftar ke perguruan tinggi atau program tertentu. Pernah menemukan salah satu persyaratannya adalah memiliki skor GRE atau GMAT?  Apa sih perbedaan GRE dan GMAT? Kita bahas di sini yuk!


Perbedaan GRE dan GMAT
Foto: keyword-suggestions.com

 

GRE (Graduate Record Examination)

GRE atau Ujian Penilaian Pascasarjana adalah tes yang harus dilalui jika hendak mendaftar ke program-program pascasarjana. Tes ini mengukur tingkat kemampuan siswa dalam memahami bacaan rumit dan menganalisis informasi kuantitatif. Program apa saja? Ilmu alam, teknik mesin, ilmu sosial, bisnis, kemanusiaan dan seni, pendidikan, atau bidang-bidang lain. GRE ini berlaku juga bagi mereka yang mendaftar ke program-program MBA. Tes ini dirancang untuk membantu sekolah pascasarjana, sekolah bisnis dan sponsor beasiswa di seluruh dunia untuk menilai kualifikasi pendaftar ke program-program mereka. Total waktu pengerjaan tes ini adalah 3 jam 45 menit. GRE terdiri dari beberapa tes, di antaranya:

1. Analytical Writing

Di bagian ini terdapat dua set tes. Di dalam dua set tersebut kamu akan menuliskan dua buah essay. Essay yang pertama bertujuan untuk mengetahui bagaimana perspektif kamu terhadap suatu isu. Sedangkan essay yang kedua untuk mengetahui kemampuan menganalisis kamu terhadap suatu argumen. Jadi, secara keseluruhan, kedua set tersebut bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan kamu dalam memberikan suatu ide serta memberikan supporting evidence dari ide tersebut. Pastinya, dengan menggunakan bahasa Inggris yang benar ya. Tes ini tidak menilai pengetahuan spesifik, dan tidak ada cara cepat terbaik untuk menjawabnya. Total durasi tes analytical writing ini 60 menit. Jadi untuk mengerjakan satu set tes kamu akan diberikan waktu 30 menit.

 

2. Verbal Reasoning

Bentuk dari tes ini biasanya adalah multiple choice. Tujuannya untuk mengetahui kemampuanmu dalam menganalisis dan mengevaluasi written material. Dari written material itu, kamu bertugas untuk menyatukan semua informasi, menganalisis hubungan antara komponen dari kalimatnya, dan menghubungkan kata dan konsep dari kalimat tersebut. Tes ini juga terdiri dari dua set. Setiap set berisi 20 soal. Durasi mengerjakan satu set adalah 30 menit. Jadi kamu memiliki total durasi 60 menit untuk mengerjakan tes ini.

 

3. Quantitative Reasoning

Nah kalau di bagian ini, kamu akan mengerjakan soal matematika seperti yang sudah dipelajari waktu SMA. Soal matematika ini berupa konsep dasar dari aritmatika, aljabar, geometri, dan analisis data. Tipe soalnya merupakan pilihan ganda.  Tes quantitative reasoning ini terdiri dari dua set, dimana setiap setnya berisi 20 soal dan durasi mengerjakannya adalah 35 menit.

 

4. Unscored Test/Research Question 

Tes ini merupakan tes tambahan yang digunakan oleh pelenggara tes untuk membuat soal tes baru atau kepentingan penelitian lain. Jawabanmu dalam tes ini tidak mempengaruhi nilaimu secara keseluruhan.

GRE memiliki skala nilai 260-340. Nilai tersebut bisa berlaku selama lima tahun. Untuk mengikuti tes ini kamu memerlukan biaya sebesar $185 atau sekitar 2,4 juta rupiah.

 

Ide dari buku Foto: learn.eazycoach.com

 

GMAT  (Graduate Management Admission Test)

GMAT atau Tes Masuk Pascasarjana Manajemen adalah tes yang digunakan sebagai syarat masuk ke business school dengan sistem komputer. Beda dengan GRE, bagian verbal GMAT lebih berfokus pada logika, grammar, dan kemampuan penalaran. Ada 78 pertanyaan pilihan ganda dan dua esai analitis yang harus kamu selesaikan dalam tes ini. Kamu akan diberikan waktu sekitar 3 jam 30 menit untuk mengerjakan GMAT. Sama seperti GRE, GMAT juga terdiri dari beberapa tes, diantaranya:

1. Analytical Writting Assesment

Tes ini bertujuan untuk mengetahui kemampuanmu dalam berargumentasi. Dalam tes ini, kamu akan diberikan waktu 30 menit untuk menuliskan satu buah essay.

2. Integrated Reasoning

Tes dengan jawaban pilihan ganda ini bertujuan untuk mengukur kemampuan kamu dalam memahami dan mengevaluasi informasi yang diberikan dengan format yang berbeda dan dari sumber yang beragam. Kamu akan diberikan waktu 30 menit untuk mengerjakan 12 soal.

3. Verbal Reasoning

Verbal reasoning bertujuan untuk mengukur kemampuan dalam mengerti written material, mengevaluasi suatu argumen, dan membetulkan written material. Jika pada verbal reasoning di GRE kemampuan vocabulary-mu akan diuji, di GMAT kemampuan grammar-mu lah yang akan lebih diuji. Tes ini terdiri 41 soal pilihan ganda yang harus kamu selesaikan dalam waktu 75 menit. Banyak yang bilang bagian verbal GMAT relatif lebih mudah bagi yang tidak berada dalam lingkungan akademis berbahasa Inggris.

4. Quantitative Reasoning 

Sama seperti GRE, di dalam tes ini kamu akan berhadapan dengan matematika. Tapi kabarnya, soal matematika GMAT jauh lebih rumit dibandingkan soal matematika GRE lho. Tipe soal ini adalah pilihan ganda. Dalam tes ini kamu harus mengerjakan 37 soal dalam waktu 75 menit.

 

mengerjakan soal Foto: niutoday.info

 

GMAT memiliki skala nilai 200-800. Sama seperti GRE, nilai GMAT juga berlaku untuk lima tahun. Untuk mengikuti tes ini, kamu memerlukan biaya sebesar $250 atau sekitar 3,2 juta rupiah.

 

Harus Pilih GRE atau GMAT?

Ilustrasi menentukan pilihan Foto: oneoaklandunited.org

 

Setelah membahas GRE dan GMAT satu persatu, kamu pasti bertanya-tanya manakah yang harus kamu pilih. Kalau kamu tertarik melanjutkan pendidikan ke jurusan selain jurusan bisnis dan manajemen, kamu harus pilih GRE. Tetapi jika kamu akan melanjutkan pendidikan ke business school kamu bisa pilih GRE atau GMAT.

Tipsnya:

Jika kamu mau masuk business school, tapi tidak terlalu jago matematika, kamu bisa pilih GRE. Namun bahasa Inggris yang digunakan dalam GRE lebih rumit dibanding GMAT. Kamu harus memiliki vocabulary yang banyak jika ingin memilih GRE.

Kalau kamu tertarik untuk masuk business school tapi tidak terlalu jago bahasa Inggris, kamu bisa pilih GMAT. Konon katanya bahasa Inggris yang digunakan di GMAT tidak serumit GRE. Tapi jika memilih GMAT kamu harus jago grammar. Ingat, kemampuan matematikanya harus kuat juga.

Intinya baik GRE maupun GMAT memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kamu bisa memilih keduanya sesuai dengan kebutuhan dan kemampuanmu. Sekian penjelasan tentang GRE dan GMAT. Semoga membantu! ☺

Beri Komentar