Ini, lho Sejarah Musik dan Perkembangannya

Anggraeni Puspitasari

Jun 21, 2018 • 4 min read

Wow ternyata


Squad, siapa di sini yang nggak suka dengar musik? Musik yang setiap hari kita dengarkan dan menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari ternyata punya sejarahnya sendiri, lho. Nah, berhubung hari ini bertepatan dengan Hari Musik Sedunia, kita bahas sejarah musik, yuk!

Hari Musik Sedunia diperingati setiap tanggal 21 Juni. Hari peringatan ini juga dikenal dengan Fete de la Musique yang menandai dimulainya musik festival di Prancis pada 1982 berdasarkan ide dari menteri budaya Prancis, Jack Lang. Namun, terdapat teori lain tentang asal muasal peringatan Hari Musik Sedunia bahwa musisi Amerika bernama Joel Cohen yang ternyata memiliki ide tentang perayaan musik semalaman di Prancis untuk menandai dimulainya titik balik matahari di musim panas pada 1976.

Gimana sih sejarah awal musik hingga perkembangannya sekarang? Langsung saja kita bahas, yuk!

Medieval (400-1400an)

medieval
Medieval (abad pertengahan) (Sumber: Youtube WikiWikiup)

Pada masa ini, di abad pertengahan, musik sangat dipengaruhi oleh kekuasaan gereja pada masa itu dan kemudian notasinya berkembang menjadi musical repertoire. Apa sih musical repertoire itu? Musical repertoire ialah kumpulan dari lembaran musik yang dimainkan secara individual, ensambel atau dimainkan dengan instrumen dan choir. Sayangnya, musik-musik dari masa ini rusak dan hanya tersisa bagian kecil saja, Squad. The Gregorian Chant merupakan salah satu dari lembaran musik terkenal di masa itu.

Renaissance (1400-1600an)

renaissance

Musisi-musisi Renaissance (Sumber: pianistmusings.com)

 Pada masa ini, instrumen musik seperti piano atau organ sudah dikenal hingga muncul musik instrumen. Di kota Florence, Italia berkembang seni opera atau pembawaan musik dengan vokal diiringi instrumen musik. Pada masa ini juga, chords musik lebih fleksibel dan mudah untuk disesuaikan dengan gaya musisi itu sendiri.

Barok (1600-1700an)

baroque

Musisi-musisi era Barok (Sumber: Youtube Classical Music & Videos)

Pada periode ini, jenis musik instrumen lebih dikenal secara umum. Para komposer musik memberikan improvisasi ke dalam hasil karyanya. Gaya bermusik para musisi lebih beragam. Terdapat aliran musik Rokoko pada periode ini. Perbedaan musik Barok dan Rokoko ialah musik Barok memakai Ornamentik yang membolehkan komposer memberikan improvisasi spontan pada karyanya, sedangkan musik Rokoko memiliki komposisi musik yang dekoratif, tapi tidak terlalu kompleks.

Klasik (1700-1910an)

classical pieces

Musisi-musisi era Klasik (Sumber: Youtube HALIDONMUSIC )

Klasik era (era klasik Barat) berhubungan erat dengan harmoni. Beberapa hasil karya dari masa ini merupakan hasil karya yang tidak dapat dibandingkan dengan karya apa pun pada masa sebelumnya, seperti karya Beethoven berjudul Fifth Symphony.

Romantik (1810-1900an)

romantic music
Menikmati musik Romantik (Sumber: etkinlix.co)

Pada era ini, karya-karya pada era romantik memiliki komposisi perasaan emosi yang kuat dan makna yang dalam. Dari karya Schumann sampai Wagner, komposisi menjadi lebih kompleks sebagai simbol dari beberapa karya yang dramatis seperti Siegfried karya milik Wagner.

Modern/Kontemporer (1900-2000an)

BCEVocal Ensemble (Sumber: music.northwestern.edu)

Setelah penemuan radio, musik menjadi lebih sering terdengar oleh kita, begitu juga dengan televisi yang turut memengaruhi era ini, membawa musik menjadi produk dari budaya massa. Musik juga berevolusi hingga menciptakan berbagai jenis atau aliran musik, tempo atau bahkan temponya.

Nah! Segitu saja dulu ya, Squad info tentang sejarah musik. Ngomongin tentang musik saja bisa tambah pengetahuan kamu, ya. Kamu mau 'kan punya banyak pengetahuan dan ilmu? Belajar privat dengan guru terbaik di ruangles pasti bisa bikin kamu makin berilmu! Jadi juara di sekolah bukan lagi mimpi kamu!

New Call-to-action

Beri Komentar

Recent Posts