Inovasi Pendidikan: Penerapan Musik Dalam Kegiatan Belajar Mengajar

Ruangguru Jun 2, 2016 • 2 min read


Sudah rahasia umum kalau musik memiliki banyak sekali manfaat bagi kehidupan. Selain menghibur, terapi kesehatan, kepribadian, juga memberi pengaruh baik untuk kegiatan belajar. Menurut Hal A. Lingerman pada bukunya The Healing Energies of Music, dengarkanlah musik yang disuka ketika mengerjakan sesuatu. Beliau melakukan sebuah studi yang menunjukkan bahwa musik bisa menyentuh bagian otak yang mengatur konsentrasi. Tentu akan memacu cara kerja otak agar lebih cepat.

inovasi pendidikan Foto: bandt.com.au

Well, musik tidak harus selalu ada untuk menunjang proses belajar mengajar berlangsung. Tapi, musik bisa mendukung proses belajar agar lebih menyenangkan dan tidak membosankan. So, jika musik dimanfaatkan dengan cara yang tepat, maka akan mengaktifkan kemampuan totalmu. Pikiran kamu juga akan fokus dikerahkan untuk belajar.

Berdasarkan penelitian Lingerman, ada tiga jenis musik serta manfaatnya untuk belajar. Seperti apa ya? Berikut penjelasannya.

Musik klasik

Musik klasik adalah pilihan terbaik untuk mengiringi kegiatan belajar. Musik klasik era Barok dapat memaksimalkan fungsi dilihat dari Functional Magnetic Resonance Imaging (FMRI). Menurut pandangan Lingerman, musik klasik ampuh menyimpan berbagai informasi dalam memori agar menjadi lebih teratur dan rapi.

inovasi pendidikan Foto: greaterwaco.org

Berdasarkan yang diberitakan Daily Mail, musik klasik karya Mozart dapat memudahkan kamu untuk menambah pengetahuan serta meningkatkan kecerdasan. Ini merupakan penuturan dari seorang profesor dari Japan’s Kyoto University, Nobuo Masataka. Beliau juga mengatakan bahwa belajar maupun bekerja sambil menikmati musik Mozart akan lebih efektif dibandingkan melakukannya di tempat yang sepi. Wow! Kenapa bisa besar sekali pengaruhnya ya? Musik Mozart memiliki ketukan nada yang mampu meningkatkan daya serap dan kerja otak. Jadi, sangat tepat untuk menemanimu belajar, terutama pelajaran hapalan.

Musik elektronik instrumental

Tahukah kamu bahwa musik elektronik juga dapat mendukung terciptanya kondisi belajar yang kondusif? Musik yang sifatnya instrumental dan menenangkan sangat baik didengarkan saat mengerjakan sesuatu yang berkaitan dengan angka dan statistik. Contohnya, EDM, electro pop, dan shoe gaze. Mendengarkan musik ini, mengerjakan PR matematika dan fisika dijamin jauh lebih seru. Psst, asal jenis musik elektroniknya bukan yang EDM berat dan memusingkan kepala ya.

Musik pop

Nah, untuk genre yang sangat umum didengar semua orang ini juga memiliki pengaruh baik untuk belajar. Terutama saat mengerjakan sesuatu yang harus dikerjakan dengan cepat, misalnya dikejar deadline nih, teman-teman. Coba deh putar musik pop saat kamu sedang mengerjakan tugas kelompok yang harus dikumpulkan esok harinya. Selain menyenangkan, kamu juga akan mengerjakannya dengan lebih baik.

Mengapa musik baik diaplikasikan dalam proses belajar mengajar?

Agar proses belajar tersebut bisa berjalan dengan baik, maka otak kanan dan kiri harus seimbang. Apalagi untuk materi yang butuh konsentrasi tinggi. Nah, musik dapat menyeimbangkan keduanya. Oleh sebab itu, aspek intelektual dan emosional juga dapat berjalan seirama.

Beri Komentar