Salsa, Intern Pembuat Program Marketing Campaign Tiga Negara ASEAN di Ruangguru.com

Ruangguru Agu 29, 2016 • 4 min read


Educating the mind without educating the heart is no education at all”

 -Aristotle-

Sedari dulu, saya selalu merasa pendidikan yang ada di Indonesia hanya melatih otak tetapi bukan melatih mental dan hati. Tetapi, sebagai generasi muda, saya juga merasa tidak punya kekuatan apa pun untuk mengubah sistem pendidikan.

Awal mula saya mendengar Ruangguru.com, yang saya tahu hanyalah perusahaan ini didirikan oleh salah satu kakak senior saya di Universitas Indonesia dulu, yaitu Iman Usman. Melalui akun Instagram-nya, saya ‘diajak’ untuk mengikuti update perkembangan pendidikan di Indonesia, dan sudut pandang Iman Usman terhadap pendidikan di Indonesia.

Tertarik untuk berbuat sesuatu, saya pun melihat Instagram Ruangguru.com (@ruangguru), kebetulan ada program internship yang akhirnya membawa saya pada interview dengan salah satu manajer di Ruangguru.com, yaitu Maulana Muhammad. Interview kami berjalan dengan sangat menarik karena saya diberi wawasan mengenai Ruangguru.com, serta produk-produknya yang sudah ada dan akan diluncurkan. Saya pun berhasil diterima sebagai intern, dan kemudian mengikuti acara Interns Inauguration Day.

Intern

Intern Inauguration Day adalah hari yang sangat menyenangkan. Saya bisa bertemu langsung dengan mentor saya di Divisi Market Expansion, yaitu Stephanie Hardjo. Tentu saja bertemu dengan sesama intern lainnya.  Selama internship, yaitu 3 bulan, Stephanie adalah mentor yang sangat baik, sabar, dan juga berwawasan luas. Saya diberi kesempatan untuk mengembangkan diri dan belajar hal-hal yang baru bagi saya, seperti market sizing, market research, dan banyak hal lainnya. Saya pun diberi tanggung jawab dan dipercaya untuk membuat program Marketing Campaign untuk tiga negara ASEAN, yakni Singapura, Malaysia, dan Filipina.

Intern

Salah satu hal yang membuat saya senang bekerja dengan Stephanie adalah bahwa ia sangat menghargai hasil kerja saya. Bahkan menggunakan program saya sebagai salah satu ujung tombak untuk Divisi Market Expansion. Selain itu, saya juga berkesempatan untuk bertemu dan berinteraksi langsung dengan Belva Devara (CEO Ruangguru.com) dan Iman Usman (CPO Ruangguru.com). Mereka sangat supportive dan bersedia membimbing kami, para intern, secara langsung dengan terarah. Sempat saya berikan presentasi mengenai marketing campaign yang saya buat kepada mereka.

intern

Selain mendapatkan wawasan baru, saya juga mendapatkan banyak teman baru dengan latar belakang yang berbeda-beda. Di sini, saya belajar untuk berinteraksi secara profesional. Semua intern sangat bersahabat dan asyik untuk diajak ngobrol. Bertemu dengan teman baru yang berbeda-beda, membuat saya semakin kagum. Ruangguru.com benar-benar menyeleksi intern satu per satu, dilihat dari keunikan yang dimiliki mereka masing-masing. Di samping itu, ada pula beberapa intern yang dari segi usia terpaut jauh sekali di bawah saya—baru selesai SMA, bahkan ada yang masih SMA.

Ketika internship saya selesai, saya cukup terpukul. Sebenarnya, saya ingin sekali memperpanjang internship di Ruangguru.com. Tetapi, karena harus membenahi urusan keluarga dan menyelesaikan tesis saya, saya pun menyudahi masa internship. Saya merasa sedih harus berpisah dengan teman-teman saya, serta para mentor yang selama ini sudah membantu saya. Namun, saya tahu bahwa kami akan bertemu dan saling berhubungan baik satu sama lain.

Intern

Menjadi intern di Ruangguru.com membuat saya memandang diri saya sendiri dan Indonesia menjadi lebih baik. Bahwa ternyata, saya sebagai generasi muda bisa berbuat sesuatu untuk Indonesia dan bangsa. Tidak hanya bisa memberikan protes, kritik, dan sindiran, tetapi juga memberikan solusi dan alternatif untuk mengembangkan bangsa Indonesia.

Setelah saya selesai—atau kami menyebutnya, lulus—internship di Ruangguru.com, saya merasa bahwa sebagai generasi muda, kita justru punya kekuatan besar untuk memperbaiki sistem pendidikan di tanah Ibu Pertiwi. Semua orang ingin Indonesia yang lebih baik. Mulailah dari diri kamu sendiri dan percaya bahwa langkah kecil bisa membuat perubahan besar yang bermanfaat untuk diri kamu, orang lain, dan juga negara kita, Indonesia. (AZS/KA)

 

----------

TENTANG PENULIS

SALSA suka menari dan suka saus sambal. Selama 23 tahun hidup, Salsa mengisi waktu luangnya dengan berenang, membaca buku, membuat resensi film dan buku, kadang menulis, dan membuat ilustrasi. Lulus dari Komunikasi Universitas Indonesia, Salsa ingin merubah paradigma pendidikan di Indonesia, bahwa untuk menghasilkan bangsa yang pintar, harus juga mendidik hati dan mental bangsa tersebut. Salsa kemudian masuk ke salah satu perusahaan otomotif terbesar di Indonesia, dan mendedikasikan dirinya untuk memperkuat program CSR (Corporate Social Responsibility) dalam bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan kewirausahaan. Saat ini, Salsa sedang mengejar gelar MBA profesional di SBM ITB Jakarta. Di Ruangguru.com, Salsa berkesempatan magang untuk Divisi Market Expansion.

Beri Komentar