Ekonomi Kelas 7 | Mengenal Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia

IPS_7

Artikel IPS kelas VII ini akan membahas tentang konsep kelangkaan dan kebutuhan manusia.

--

Squad, kalian pernah nggak sih ingin beli suatu mainan tapi akhirnya nggak kesampaian? Rasanya gimana tuh? Sedih kan? Pasti di antara kamu ada yang ngambek ke ayah dan ibu deh. Padahal, kalau kamu mau tahu, ada alasan kenapa ayah dan ibu kamu nggak mau membelikan mainan tersebut. Ya, mungkin saja karena harganya mahal alias tidak gratis. Mahalnya suatu barang itu bisa jadi karena produksinya sedikit, atau jarang yang bisa memproduksinya. Bahasa kerennya itu limited edition. Kamu tahu nggak kalau itu tadi contoh dari sebuah konsep kelangkaan?

Kok bisa?

Yups, kelangkaan itu merupakan suatu masalah dalam ekonomi. Kelangkaan itu timbul karena barang yang kita inginkan jumlahnya terbatas, sedangkan keinginan manusia tidak terbatas. Berbanding terbalik kan?

Sama kayak bensin yang sering langka. Itu karena produksinya yang terkendala, tapi kita yang butuh pasti banyak. Maka timbul kelangkaan dengan tandanya antrian yang panjang banget.

kelangkaan dan kebutuhan manusia

Antrian kelangkaan bensin

sumber: kompas.com

Balik lagi ya ke pembahasan kita nih. Adanya ilmu ekonomi itu merupakan salah satu cara untuk mengatasi kelangkaan untuk memenuhi kebutuan manusia. Eh, ngomong-ngomong tentang kebutuhan manusia, kamu tahu nggak sih apa yang dimaksud dengan kebutuhan manusia itu?

Konsep kebutuhan manusia ialah keinginan dari manusia yang harus dipenuhi. Kalau kebutuhan ini nggak dipenuhi bisa mengganggu kehidupan manusia. Masalahnya, nggak semua kebutuhan manusia bisa dipenuhi.

Sekarang kita pelajari yuk macam-macam kebutuhan manusia. Kebutuhan manusia itu bisa dibedakan menjadi 3 macam. Pertama menurut intensitas atau tingkatannya, kedua menurut sifatnya, ketiga menurut waktu penggunaannya.

 

Baca Juga: Peran Wirausaha dalam Membangun Ekonomi Indonesia

 

A. Kebutuhan menurut intensitas atau tingkatan

Menurut intensitas atau tingkatannya, kebutuhan manusia terbagi menjadi 3, yakni kebutuha primer, kebutuhan sekunder, dan kebutuhan tersier.

 

1. Kebutuhan primer

Pasti kamu sering mendengar kata-kata sandang, pangan, dan papan. Kalau zaman now ditambah dengan charger-an. Nah, kebutuhan primer itu merupakan kebutuhan yang paling penting untuk dipenuhi. Kalau tidak terpenuhi, maka akan mengancam hidup dari manusia.

Contoh kebutuhan primer yakni, makan, minum, pakaian, dan tempat tinggal.

 

kelangkaan dan kebutuhan manusia

 

2. Kebutuhan sekunder

Kalau primer sudah terpenuhi, maka kebutuhan manusia akan meningkat nih, Squad. Yups, kebutuhan sekunder itu merupakan kebutuhan yang kepentingannya berada di tengah-tengah. Kalau kebutuhan ini nggak terpenuhi, nggak bikin hidup manusia terancam kok.

Contoh kebutuhan sekunder yakni meja, kursi, handphone, dan koneksi internet.

 

3. Kebutuhan tersier

Kamu pernah lihat nggak mobil sport yang mewah banget? Harganya yang bisa milyaran rupiah itu lho, Squad. Nah, itu termasuk kebutuhan tersier. Kebutuhan ini sama sekali tidak mengancam kehidupan manusia, hanya mengancam gengsi saja. Yups. kebutuhan ini lebih mengedepankan gengsi.

Contoh kebutuhan tersier yakni, mobil mewah, kapal pesiar, motor sport yang mahal.

 

B. Kebutuhan menurut sifat dan waktu penggunaannya

Kebutuhan menurut sifatnya ini terbagi menjadi dua yakni kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani. Kebutuhan jasmani ini merupakan kebutuhan yang diperlukan oleh fisik tubuh manusia seperti makan, minum, olahraga, dan obat jika kamu sakit. Kalau kebutuhan rohani ini diperlukan batin atau jiwa manusia, seperti ketenangan, keamanan, dan kesehatan mental.

Jika berdasarkan waktu penggunaannya maka terbagi menjadi dua, yakni sekarang dan yang akan datang. Kebutuhan yang harus dipenuhi sekarang ini artinya tidak dapat ditunda. Misalnya nih kamu lagi lapar, maka saat itu kamu harus makan. Beda dengan kebutuhan yang akan datang. Kebutuhan ini dapat ditunda atau ditangguhkan karena dibutuhkannya di masa yang akan datang, seperti menabung atau ikut jaminan kesehatan kalau kamu tiba-tiba sakit.

kelangkaan dan kebutuhan manusia

 C. Kebutuhan menurut subjeknya

Kalau kebutuhan menurut subjeknya itu terbagi menjadi kebutuhan individual dan kebutuhan kelompok. Kebutuhan individual itu contohnya kalau kamu udah pakai pasta gigi buat gosok gigi nih, nah pasta gigi tadi nggak bisa dikembalikan dalam isi yang full lagi kan? Sama kayak kamu beli air mineral dalam botol. Sudah kamu minum satu kali tegukan, nggak bisa full lagi kan isinya? Seperti itulah kebutuhan individual yang mana jika sudah digunakan, maka tidak dapat digunakan kembali lagi.

Nah, kalau kebutuhan kelompok itu kebutuhan yang ada kaitannya dengan orang banyak. Artinya, kebutuhan itu bisa digunakan bersama-sama. Contohnya ya seperti jembatan dan jalan raya.

kelangkaan dan kebutuhan manusia

 

Masih mau belajar lagi tentang konsep kelangkaan dan kebutuhan manusia? Yuk diskusi bareng dengan kakak tutor dan teman-teman di seluruh Indonesia? Ya, semua bisa kamu dapetin di ruangguru digitalbootcamp. Belajar sambil berdiskusi lewat grup chat lho. Daftar sekarang ya.

New Call-to-action

Beri Komentar