Jangan Sampai Jadi Korban Plagiarisme! Segera Daftarkan Hak Cipta Merek Dagang Anda

Jumroh

Apr 24, 2019 • 4 min read

sukses kerja tips & trick


Artikel ini membahas tentang beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum mendaftarkan Hak Cipta

--

Rekan Kerja, apakah Anda memiliki produk hasil karya sendiri yang belum didaftarkan Hak Cipta-nya? Jika iya, maka segera daftarkan  ya, agar merek dagang Anda memiliki Hak Cipta atas nama Anda sendiri. Hak Cipta ini penting untuk melindungi karya Anda agar tidak dijiplak oleh pihak lain. Apa saja yang termasuk ke dalam Hak Cipta atau yang lebih dikenal dengan Hak Kekayaan Intelektual (HKI)? Lalu, bagaimana sih alur pendaftaran HKI ini?

1. Kenali Jenis-jenis kepemilikan dalam HKI

Dua jenis Hak Kekayaan Intelektual (HKI) (Sumber: Aplikasi ruangkerja)

Sebelum melihat alurnya, yuk, kenali terlebih dahulu jenis-jenis kepemilikan dalam HKI agar tidak salah mengajukan permohonan. Terbagi menjadi dua, yaitu:

Kepemilikan Komunal

Kepemilikan komunal ini merupakan Hak Kekayaan Intelektual yang dimiliki sepenuhnya oleh suatu kelompok masyarakat yang hidup di suatu tempat secara menetap, yang termasuk dalam kategori ini diantaranya ekspresi budaya tradisional, pengetahuan tradisional, indikasi geografis/indikasi asal.

Kepemilikan Personal

Kepemilikan personal merupakan Hak Kekayaan Intelektual yang dimiliki sepenuhnya oleh individu atau kelompok, dengan atau tanpa mengajukan permohonan kepada Negara. Kepemilikan personal ini juga dibagi menjadi dua bagian, yakni Hak Cipta, dan Hak Kekayaan Industri, yang termasuk dalam kategori kepemilikan personal yakni seni, sastra,  dan ilmu pengetahuan. Kemudian, untuk Hak Kekayaan Industri yang termasuk di dalamnya adalah hak paten, merek, desain industri, desain tata letak sirkuit terpadu, dan rahasia dagang.

2. Pahami hukum perlindungan Hak Cipta

 

Cobalah pahami perlindungan hukum terkait Hak Cipta itu sendiri (Sumber: Huffpost.com)

Nah, Rekan Kerja, setelah Anda mengetahui jenis kepemilikan untuk karya Anda, selanjutnya adalah memahami hukum perlindungan Hak Ciptanya, terutama untuk jangka waktu untuk perlindungan karya Anda. Hukum perlindungan ini dibagi menjadi dua, yaitu:

Perlindungan 70 Tahun + 70 Tahun

Apa sih yang dimaksud dengan perlindungan 70 Tahun + 70 Tahun? Perlindungan ini maksudnya adalah perlindungan seumur hidup pencipta selama 70 Tahun, dan ditambah dengan 70 Tahun setelah pencipta meninggal. Lalu apa saja kira-kira yang termasuk dalam perlindungan 70 Tahun + 70 Tahun ini? Buku, pamflet, hasil karya tulis, drama, musikal, tari koreografi, seni rupa, seni batik, lagu/musik, arsitektur, ceramah, peta, alat peraga, terjemahan, tafsir merupakan karya yang bisa masuk ke dalam perlindungan 70 Tahun + 70 Tahun.

Perlindungan 50 Tahun

Selain perlindungan 70 Tahun + 70 Tahun, ada juga perlindungan 50 Tahun. Jangka waktunya lebih pendek karena biasanya ciptaan ini terus mengalami perkembangan yang cukup pesat dari waktu ke waktu, berikut ini yang termasuk dalam kategori perlindungan 50 Tahun, seperti program komputer, sinematografi, fotografi, database, karya pengalihwujudan, perwajahan karya tulis, dan lain sebagainya. Program komputer merupakan salah satu karya cipta yang bisa berubah dengan cepat seiring berkembangnya waktu, untuk itu perlindungannya pun tidak begitu lama, hanya 50 tahun.

Baca juga: Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Usaha Anda

3. Hal-hal yang perlu dipersiapkan untuk mendaftarkan merek dagang

Siapkan beberapa berkas sebelum mendaftarkan Hak Cipta (Sumber: Forafinancial.com)

Kedua kepemilikan tersebut masing-masing akan mendapatkan Hak Cipta atas nama, lembaga, atau organisasi yang dibuat oleh Anda. Jadi, kenali terlebih dahulu karya Anda masuk dalam kategori mana, kemudian langkah selanjutnya adalah mendaftarkannya ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan dan Hak Asasi Manusia RI.

Cara mendaftarkannya pun cukup mudah. Anda hanya perlu mempersiapkan beberapa hal ini, seperti:

  • Mengisi formulir pendaftaran
  • Lampiran contoh ciptaan dan uraian ciptaan Anda
  • Bukti kewarganegaraan pencipta atau pemegang hak cipta
  • Melampirkan  bukti badan hukum jika pemohon adalah  badan hukum
  • Melampirkan surat kuasa apabila permohonan dilakukan melalui kuasa
  • Membayar biaya permohonan

Setelah proses pendaftaran selesai, Anda perlu menunggu beberapa waktu untuk melihat hasil apakah permohonan Anda diterima atau ditolak. Jika dirasa ada beberapa berkas yang kurang, maka Anda akan diberikan waktu tiga bulan untuk melengkapinya, setelah dilengkapi maka Anda akan segera  mendapatkan surat bahwa karya Anda telah memiliki Hak Cipta atas nama Anda.

Nah, Rekan Kerja, kini Anda sudah mengetahui tahapan sebelum mendaftarkan karya Anda bukan? Yuk, daftarkan merek dagang Anda untuk mendapatkan Hak Cipta agar terhindar dari plagiarisme. Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang pentingnya HKI ini, Anda bisa mengikuti kelas IKM Digital Learning di aplikasi ruangkerja dan dapatkan materi menarik seputar HKI dan lainnya. Kini kelasnya dibagi menjadi empat kelas terpisah lho! Unduh aplikasinya sekarang, ikuti kelasnya, dan dapatkan sertifikatnya. Gratis!

New call-to-action

Beri Komentar

Recent Posts