Jurusan Desain Interior: Mengatur Estetika Ruang dengan Maksimalkan Fungsi

Shabrina Alfari

May 26, 2019 • 4 min read

Siap kuliah Kampus dan Jurusan


 

jurusan Desain Interior

Artikel ini membahas seluk-beluk jurusan desain interior, mulai dari gambaran perkuliahan hingga prospek kerja

--

Suka dengan furnitur dan tertarik untuk menata ruang dengan berbagai macam gaya? Atau kamu sering mengagumi keindahan bentuk interior pada sebuah bangunan? Kamu bisa lho mempelajari cara mengatur tata letak sebuah ruangan di jurusan Desain Interior.

Yap, untuk menata sebuah ruangan agar bisa berfungsi dengan maksimal dan enak dilihat, maka diperlukan sentuhan dari para desainer interior. Mereka adalah orang yang merencanakan, memilih bahan, melakukan riset hingga melakukan pengawasan saat pengerjaan sebuah ruangan. Tujuannya tentu saja agar space yang ada terlihat indah dan dapat berfungsi dengan baik.

Apa itu jurusan Desain Interior?

Desain Interior adalah sebuah ilmu yang mempelajari perencanaan tata letak dan perancangan ruang yang ada di sebuah bangunan. Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan manusia untuk perlindungan, desainer interior juga merancang ruang yang akan mempengaruhi pandangan, suasana hati dan kepribadian penghuninya.

jurusan Desain InteriorDesainer interior (Sumber: schraderandco.com)

Pernah merasa kamar kamu sumpek dan berantakan? Dengan bantuan ahli desain interior, sebuah kamar bisa dimaksimalkan fungsinya sehingga membuat kamu lebih nyaman dan betah berada di dalamnya. Tentu saja dengan mempertimbangkan aspek-aspek sosial psikologis manusia, serta budget yang dimiliki.

“Desain interior itu pada dasarnya ilmu perancangan berupa solusi dengan mengandalkan seni dan teknik. Misalnya, untuk desain sebuah ruangan itu harus tahu fungsi ruangannya apa, untuk siapa, pribadi atau komersial, dan sebagainya,” jelas kak Brenna, mahasiswa jurusan Desain Interior, Institut Seni Indonesia.

Baca juga: Mengulik Jurusan Desain Komunikasi Visual bagi Kamu si Jago Gambar

Keahlian dasar yang harus kamu miliki untuk masuk ke jurusan ini

Mengutip dari Youthmanual, bidang interior sangat erat kaitannya dengan seni dan estetika. Maka, untuk masuk ke jurusan ini kamu perlu untuk menjadi pribadi yang kreatif, percaya diri, bisa berkomunikasi dengan baik, mudah beradaptasi, dan juga mempunyai kemampuan organisasi yang baik.

Saat menjadi seorang desainer interior kamu akan banyak bekerja dengan client. Untuk itu kamu juga harus bisa menjadi negosiator yang andal, mampu menyelesaikan masalah, pintar mengatur budget, bisa bekerja bersama tim dan punya keinginan untuk terus belajar. Tentu aja Squad kamu harus terus memperkaya diri dengan ilmu dan inspirasi baru agar nggak stuck dengan ide yang itu-itu aja.

jurusan Desain InteriorHarus selalu mencari ide baru (Sumber: expertise.com)

“Tantangannya sih saat harus bekerja bareng klien. Kebanyakan dari mereka belum bisa membedakan antara keinginan dan kebutuhannya. Biasanya si desainer akan memproses sesuai dengan kebutuhan atau teknisnya. Nah si klien biasanya akan minta revisi yang banyak sesuai dengan keinginannya. Jadi di banyak kasus, desainer kerjanya seperti bukan mendesain, tetapi hanya memvisualisasikan kemauan klien. Padahal desain interior itu pada hakikatnya adalah perancangan berupa solusi,” ungkap kak Brenna.

Pada beberapa perguruan tinggi, Desain Interior masuk ke dalam Soshum, tetapi di perguruan tinggi lainnya Desain Interior juga ada yang masuk ke dalam rumpun Saintek.

Kurikulum yang akan kamu pelajari di jurusan Desain Interior biasanya mencakup:

  • Pengetahuan Seni: Estetika, Menggambar, Sejarah Desain
  • Pengetahuan Desain: Elemen dan Prinsip Ruang, Faktor Manusia dalam Sebuah Desain, Psikologi Persepsi, Psikologi Lingkungan
  • Praktik Desain Interior: Programming, Design Process, Presentasi dan Komunikasi
  • Pengetahuan Pendukung: Teknologi Bangunan, Material, Fisika Bangunan, Lingkungan Alam dan Binaan, Sosial, Budaya, Ekonomi

Jurusan ini juga memungkinkan kamu untuk eksplor ide seluas-luasnya lho Squad. “Serunya belajar di Desain Interior itu kita bisa eksplor ide sebebas-bebasnya, bikin eksperimen yang juga bisa menjawab masalah ruang,” tambah kak Brenna.

jurusan Desain InteriorProses merancang ruang (Sumber: amara.com)

Prospek Kerja Jurusan Desain Interior

Saat kamu lulus dari Desain Interior kamu akan memperoleh gelar S.Ars. Kamu bisa berkarier sebagai perancang desain interior, konsultan desain interior, desainer interior kendaraan bermotor, desainer interior untuk set panggung atau event, bekerja di perusahaan-perusahaan konstruksi interior, penyedia produk interior, dan masih banyak lagi.

Apa aja yang akan kamu lakukan jika bekerja di bidang interior?

Sebagai desainer interior biasanya kamu akan bertemu dengan klien untuk mengatur budget sebuah ruangan. Kemudian, kamu akan memulai project research untuk mencari material yang tepat mengisi ruangan tersebut. Setelah itu, kamu harus menggambar dan membuat mood board yang akan dipresentasikan ke klien. Nah, pengetahuan desainer interior akan sangat diuji karena kamu nggak hanya harus membuat desain yang bagus tetapi juga baik dari segala aspek.

jurusan Desain InteriorMahasiswa desain interior (Sumber: scad.edu)

Biasanya, jurusan Desain Interior masuk ke dalam Fakultas Seni Rupa dan Desain, tetapi pada beberapa universitas seperti Universitas Ciputra dan Universitas Indonesia, jurusan ini masuk ke dalam Fakultas Teknik.

Squad, jadi mahasiswa Desain Interior artinya kamu harus memiliki pengetahuan di bidang seni, psikologi, ekonomi, sosial, hingga politik. So, kamu harus menguasai multi disiplin ilmu yang pasti akan berguna di masa perkuliahanmu kelak. Yuk, terus perkaya dirimu dengan video beranimasi dari semua materi pelajaran di ruangbelajar.

ruangbelajar

Beri Komentar

Recent Posts