Kamu Harus Tahu, 3 Fakta Tentang HIV/AIDS

Embun Bening Diniari Nov 30, 2017 • 3 min read


Halo RG Squad! Bagaimana kabar kalian? Semoga selalu sehat dan semangat menjalani hari-hari, ya. Waah, sekarang sudah memasuki bulan Desember, lho. Biasanya, bulan Desember identik dengan liburan, ya. Eits, selain identik dengan liburan akhir tahun, di awal bulan Desember, tepatnya tanggal 1 Desember, diperingati sebagai hari AIDS sedunia, lho! Tapi, sudah tahukah kamu fakta-fakta terkait penyakit AIDS? Kuy, simak penjelasannya di bawah ini! 

1. Negara dengan pengidap AIDS terbanyak di dunia adalah Afrika Selatan

Fakta HIV/AIDSNegara dengan pengidap HIV/AIDS terbanyak adalah Afrika Selatan (Sumber: boombastis.com)

Squad, ternyata negara dengan pengidap AIDS terbanyak di dunia adalah Afrika Selatan. Di Afrika Selatan, 20% penduduk dewasanya merupakan pengidap AIDS dan sekitar 2,7 juta pengidap AIDS tersebut sedang mengalami pengobatan. Selain itu, di Afrika Selatan, HIV/AIDS sering dianggap sebagai penyakit yang sangat berbahaya, sehingga pengidapnya bisa dijatuhi hukuman mati. Banyak sekali ODHA di negara tersebut yang tidak mau mengakui di hadapan publik bahwa mereka terserang penyakit tersebut. Tahukah kamu, mengapa Afrika Selatan memiliki ODHA terbanyak di dunia? Hal tersebut dikarenakan tingkat kemiskinan di Afrika Selatan yang masih tinggi. Tingkat kemiskinan tersebut juga berbanding lurus dengan tingkat edukasi HIV/AIDS mereka yang masih minim. Namun seiring dengan berjalannya waktu, pandangan masyarakat terhadap HIV/AIDS di Afrika Selatan mulai berubah menjadi penyakit yang bisa disembuhkan, karena sudah tersedianya pengobatan antiretroviral yang bisa memperpanjang hidup pengidap HIV/AIDS.

2. Pengobatan Antiretroviral untuk pengidap HIV/AIDS

Fakta HIV/AIDS

Pengobatan Antiretroviral dapat membantu penderita HIV/AIDS (Sumber: hiv.autoimuncare.com)

Squad, tahukah kamu, sekarang sudah ada obat yang bisa membantu pengidap HIV/AIDS. Pengobatan tersebut disebut dengan Pengobatan Antiretroviral. Menurut Permenkes no. 87 tahun 2014, Pengobatan antiretroviral merupakan bagian dari pengobatan HIV dan AIDS untuk mengurangi risiko penularan HIV, menghambat perburukan infeksi oportunistik, meningkatkan kualitas hidup penderita HIV, dan menurunkan jumlah virus (viral load) dalam darah sampai tidak terdeteksi. Dengan melambatnya pertumbuhan virus, maka otomatis perkembangan penyakit HIV/AIDS tersebut juga bisa diilambatkan. Pada tahun 2015 lalu, sebanyak 15 juta orang sudah melakukan Pengobatan Antiretroviral ini lho, Squad. Meskipun belum bisa menyembuhkan penyakit HIV/AIDS secara seutuhnya, tetapi pengobatan ini sudah cukup membantu. Semoga pengobatannya akan terus berkembang ya, Squad!

3. Dengan Tes HIV, lakukan deteksi dini terhadap virus HIV/AIDS

Fakta HIV/AIDS

Dengan melakukan Tes HIV, kita bisa mendeteksi penyakit tersebut sejak awal (Sumber: medicalogy.com)

Banyak sekali penderita HIV yang terlambat mengetahui bahwa ia terserang penyakit ini. Sekarang, setiap orang bisa melakukan deteksi dini terhadap tubuh untuk mengetahui apakah ia terserang virus HIV/AIDS. Mayoritas dari tes ini melacak antibodi tubuh kita terhadap virus HIV/AIDS. Tahapan tes HIV antara lain tes darah dan tes air seni. Sekarang, jenis tes HIV yang paling sering digunakan disebut juga tes cepat atau rapid test, yang memungkinkan peserta test untuk mendapatkan hasil dalam waktu 2 jam. Wow, cepat juga, ya!

Squad, semoga setelah mengetahui fakta-fakta tentang HIV/AIDS di atas, bisa membantu Squad untuk lebih memahami tentang HIV/AIDS, ya. Perlu diingat Squad, pengidap HIV/AIDS, atau yang biasa disebut dengan ODHA bukan orang yang harus kita jauhi, tetapi harus kita dukung agar bisa sembuh. Yuk, bersama kita jaga kesehatan supaya bisa terus beraktivitas dan berkarya. Jangan lupa Squad, tetap semangat belajar, yuk agar bisa terus membantu sesama! Temukan guru les terbaik untuk membantumu belajar di ruanglesYuk, bersama buat #BelajarJadiHebat! 

Selamat hari HIV/AIDS sedunia, Squad!

ruangles

Beri Komentar