Kenali Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan di Fitur Hidup Sehat, Yuk!

Bulan Tamara Horo

Nov 2, 2018 • 6 min read

Wow ternyata


1000 Hari Pertama Kehidupan

Periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (Sumber: Fitur Hidup Sehat, Yuk! di ruangbelajar)

Squad, apakah ada temanmu yang cepat paham pelajaran saat dijelaskan oleh guru di kelas? Sementara kamu, main tebak-tebakan sama teman aja selalu gagal paham, apalagi pelajaran di sekolah. Susah banget untuk dipahami pokoknya! Padahal gurunya sama, pelajarannya sama, waktu dan tempatnya juga sama, kok bisa begitu ya?

Ternyata selain karena pengaruh usaha belajar kamu, ada satu faktor lagi yang nggak kamu sadari dan bisa mempengaruhi kecerdasan dan kognisi kamu, yaitu asupan gizi selama periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Yuk, simak lebih lengkapnya!

Mengapa 1000 HPK Penting? 

1000 Hari Pertama Kehidupan

Dampak masalah gizi dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (Sumber: Fitur Hidup Sehat, Yuk! di ruangbelajar)

1000 HPK adalah periode tumbuh kembang yang dimulai sejak terbentuknya janin dalam kandungan hingga anak berusia 2 tahun. Di periode ini, otak dan tubuh bayi sedang berkembang pesat, sehingga jika terjadi masalah gizi akan berpengaruh juga pada perkembangan otak dan tubuh bayi. So, pemenuhan gizi di 1000 HPK sangat penting, sebab jika tidak dipenuhi asupan nutrisinya, maka dampaknya pada perkembangan anak akan bersifat permanen.

Perubahan permanen inilah yang menimbulkan masalah jangka panjang. Anak yang mengalami kekurangan gizi pada 1000 HPK, mempunyai risiko terkena stunting, kurang cerdas, dan terjadinya penyakit tidak menular/ kronis, seperti jantung, diabetes, gagal ginjal, dan sebagainya. Keadaan ini ternyata tidak hanya bersifat antar-generasi (dari ibu ke anak) tetapi bersifat trans-generasi (dari nenek ke cucunya). Selain itu, diperkirakan dampaknya mempunyai kurun waktu 100 tahun, artinya risiko tersebut berasal dari masalah yang terjadi sekitar 100 tahun yang lalu, dan dampaknya akan berkelanjutan pada 100 tahun berikutnya. Wah, serem banget!

Lalu, gimana caranya agar asupan gizi dapat optimal selama periode 1000 HPK? Nah, berikut ini 5 hal yang bisa di lakukan agar asupan gizi anak tercukupi 

1. Tingkatkan porsi makan Ibu hamil dan menyusui dalam sehari

1000 Hari Pertama Kehidupan (Sumber: Fitur Hidup Sehat, Yuk! di ruangbelajar)

Namun bukan makan dua kali lebih banyak, lho! Tambahan porsi makan ini penting untuk menjaga kesehatan ibu dan janin, serta menambah berat janin. Jika biasanya makan 3 piring, ketika hamil wajib menambah 1 piring. Jadi total 4 piring dalam sehari dan makanannya juga harus memenuhi 4 sehat 5 sempurna. Lalu kalau saat hamil, ibu makan 4 piring nasi, saat menyusui tambah 1 piring lagi, jadi total 5 piring. Air putih juga harus diperbanyak, yang biasanya 8 gelas per hari, ketika hamil 10 gelas per hari.

2. Beri ASI eksklusif

1000 Hari Pertama Kehidupan

Ibu yang memberi ASI ekslusif harus mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. (Sumber: Fitur Hidup Sehat, Yuk! di ruangbelajar)

Air susu yang diproduksi secara alami oleh tubuh Ibu memiliki kandungan nutrisi yang penting bagi tumbuh kembang bayi. Komposisinya pun lebih mudah dicerna ketimbang susu formula. Ketika bayi sudah lahir, berikan ASI eksklusif hingga bayi berusia 6 bulan. Maksud ASI eksklusif adalah hanya memberikan ASI kepada bayi tanpa memberikan makanan atau minuman lainnya sampai bayi berusia 6 bulan. Hal ini sangat berpengaruh pada pertumbuhan, perkembangan, pembentukan daya tahan tubuh, dan kecerdasan pada anak tersebut.

3. Berikan makanan pendamping ASI (MPASI)

1000 Hari Pertama Kehidupan

Masalah gizi saat periode 1000 HPK bisa menyebabkan stunting. Stunting berbeda dengan kerdil. (Sumber: Fitur Hidup Sehat, Yuk! di ruangbelajar)

Pada 6 bulan pertama hidupnya, sebaiknya bayi hanya mengonsumsi ASI. Setelah 6 bulan, bayi dapat mengonsumsi Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang bergizi seimbang dan diteruskan memberi ASI hingga usia 2 tahun. Sesuaikan juga tekstur makanan dengan umur anak. Kalau masih bayi, berikan bubur bayi yang lembut, atau bisa juga sayur dan buah yang dihaluskan, seperti kentang, apel, pisang, avokad, atau melon.

4. Hidup bersih dan sehat

1000 Hari Pertama Kehidupan

Makan makanan yang seimbang dan bergizi. (Sumber: Fitur Hidup Sehat, Yuk! di ruangbelajar)

Kalian semua pasti sering mendengar kata hidup bersih dan sehat. Beberapa cara hidup bersih dan sehat di antaranya adalah imunisasi lengkap ketika bayi hingga balita agar memiliki daya tahan tubuh yang kuat,  selalu menggunakan alas kaki ketika keluar rumah, dan membiasakan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah melakukan suatu aktivitas atau sebelum melakukan aktivitas terutama sebelum makan.

5. Mengonsumsi tablet tambah darah

1000 Hari Pertama Kehidupan

Tablet Tambah Darah mengandung zat besi. (Sumber: Fitur Hidup Sehat, Yuk! di ruangbelajar)

Bagi ibu hamil dan selama masa nifas atau 6 minggu setelah melahirkan, minum 1 tablet tambah darah (TTD) setiap hari untuk mencegah anemia pada ibu dan anak. Tapi apa hubungannya Anemia dan TTD?

Well, penyebab anemia adalah karena kekurangan zat besi. Sehingga untuk mencegah anemia bisa dilakukan dengan mengonsumsi TTD secara rutin setiap minggu, soalnya TTD kaya akan zat besi dan asam folat. 

Squad, ternyata mencegah masalah gizi dalam 1000 HPK bisa dimulai sejak remaja belum menjadi Ibu dan Ayah, lho! Penasaran? Yuk, tonton video animasi lebih lengkapnya di fitur Hidup Sehat, Yuk! di ruangbelajar agar kamu bisa semakin peduli dengan kesehatan dan dapatkan bonus hadiahnya dengan ikutan lomba.

Tingkatkan kesadaranmu terhadap kesehatan dengan mengikuti Lomba Blog “Hidup Sehat, Yuk!”. Lomba blog ini berlangsung dari 9 Oktober - 3 November 2018. TINGGAL 1 HARI LAGI! Raih total hadiah 7.5 juta rupiah. Jangan lupa baca ketentuan penulisan di blog.ruangguru.com/lomba-blog ya, Squad! 

Informasi lebih lanjut hubungi (Bulan - 0821 1435 0939) 

ruangbelajar

 

Beri Komentar

Recent Posts