Ketentuan Umum PPDB 2020 Terkait Kondisi Pandemi Virus Corona

Ketentuan PPDB 2020

Artikel ini memberikan informasi ketentuan umum PPDB 2020 terkait kondisi pandemi virus corona

--

Penyebaran pandemi COVID-19 di berbagai daerah di Indonesia terus bertambah setiap harinya. Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB pun masih terus diperpanjang. Akibat dari pandemi ini, pemerintah pun telah memutuskan untuk membatalkan Ujian Nasional 2020 dan menunda pelaksanaan UTBK 2020. Selain itu, kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020 untuk TK, SD, SMP, SMA, dan SMK juga turut mengalami perubahan serta penyesuaian terkait kondisi pandemi virus corona. Apa saja perubahan yang harus kamu ketahui? Yuk, perhatikan!

Ketentuan PPDB 2020

  1. Dinas Pendidikan dan sekolah diminta untuk menyiapkan mekanisme PPDB yang mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19, termasuk mencegah berkumpulnya siswa dan orang tua secara fisik di sekolah.
  2. PPDB dan Jalur Prestasi dilaksanakan berdasarkan:
  • Akumulasi nilai rapor ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir; dan/atau
  • Prestasi akademik dan non-akademik di luar rapor sekolah
  1. Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyediakan bantuan teknis bagi daerah yang memerlukan mekanisme PPDB daring.

Penggunaan Dana BOS

Dana BOS atau Bantuan Operasional Pendidikan dapat digunakan untuk pengadaan barang sesuai kebutuhan sekolah termasuk untuk membiayai keperluan dan pencegahan pandemi COVID-19. Beberapa contoh keperluannya seperti:

  • Penyediaan alat kebersihan
  • Hand sanitizer
  • Disinfektan
  • Masker bagi warga sekolah
  • Untuk membiayai pembelajaran daring/jarak jauh

Kuota PPDB 2020

Ketentuan PPDB 2020Kuota PPDB 2020 (Sumber: siap-ppdb.com)

1. Jalur Zonasi

Zonasi adalah jalur yang disediakan bagi peserta didik yang telah tinggal dalam satu zona selama minimal satu tahun. Bukti tinggal dibuktikan dengan kartu keluarga atau surat keterangan dari ketua RT/RW yang dilegalisir pejabat berwenang.

Untuk jalur zonasi tidak ada proses seleksi menggunakan tes/UN/Ujian Sekolah dan bentuk seleksi yang digunakan di jalur prestasi. Jalur ini juga berlaku bagi siswa penyandang disabilitas.

2. Jalur Afirmasi

Afirmasi adalah jalur yang disediakan bagi peserta didik yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu. Hal tersebut dibuktikan dengan keikutsertaan program penanganan keluarga tidak mampu dari pemerintah.

3. Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali

Perpindahan tugas orang tua/wali adalah jalur yang disediakan bagi peserta didik ketika lokasi pekerjaan orang tua/wali dipindah tugaskan. Hal tersebut dibuktikan dengan surat penugasan dari instansi, lembaga, kantor, atau perusahaan yang mempekerjakan.

4. Jalur Prestasi

Prestasi adalah jalur yang disediakan bagi peserta didik yang memiliki prestasi akademik dan non-akademik. Hal tersebut dibuktikan dengan prestasi yang diterbitkan paling singkat enam bulan dan paling lambat tiga tahun sejak tanggal pendaftaran PPDB. Jalur prestasi tidak berlaku untuk jalur pendaftaran calon peserta didik baru pada TK dan kelas 1 SD.

Ketentuan Jalur Prestasi:

  • Nilai Ujian Sekolah atau Ujian Nasional dan/atau
  • Perlombaan dan/atau penghargaan di bidang akademik ataupun non-akademik pada tingkat internasional, tingkat nasional, tingkat provinsi, dan/atau tingkat kabupaten/kota.
  • Bukti atas prestasi hasil perlombaan/penghargaan diterbitkan paling singkat enam bulan, dan paling lama tiga tahun sejak tanggal pendaftaran PPDB.

Sudah siap mendaftarkan diri pada PPDB 2020? Jangan ragu untuk bertanya kepada sekolah asal atau sekolah tujuan kamu mengenai sistem PPDB agar tidak ada informasi yang terlewat ya. Selain itu, kamu juga harus terus belajar untuk meningkatkan prestasi dengan bantuan video belajar beranimasi di ruangbelajar.

ruangbelajar

Beri Komentar