Kunci Sukses Mengajukan Lamaran Kerja di Era Digital

Oktaviani Satyaningtyas

Oct 10, 2018 • 5 min read

sukses kerja


Rekan Kerja, untuk dapat diterima dalam suatu perusahaan, Anda tentu perlu mengajukan lamaran terlebih dahulu. Tidak perlu mengantarkan lamaran satu persatu ke perusahaan yang Anda inginkan, kini sistem pencarian kerja telah beralih ke sistem elektronik.

Dengan berkembangnya teknologi yang ada, sebagai generasi milenial, Anda harus lebih aktif dan inisiatif mencari cara untuk bisa sukses mengajukan lamaran di era digital. Bagaimana caranya? Berikut kami telah rangkum poin-poinnya untuk Anda.

1. Pastikan isi CV jelas dan ringkas

lamaran kerja

Buat CV dengan isi yang jelas dan ringkas (Sumber: cvanonyme.fr)

Hal pertama yang harus Anda siapkan sebelum melamar pekerjaan adalah menyiapkan Curriculum Vitae (CV). Namun tidak sembarang membuat CV,  agar kemungkinan lamaran dilirik perusahaan semakin tinggi, buatlah isi CV Anda sejelas dan seringkas mungkin. Masukan informasi yang dapat menunjukan kemampuan Anda seperti pengalaman kerja dan prestasi. Tidak perlu semua informasi Anda cantumkan, cukup yang berhubungan dengan pekerjaan yang Anda lamar saja.

Perlu diingat, jangan hanya menyebutkan posisi/jabatan Anda di pekerjaan sebelumnya, namun jelaskan juga tugas dan pencapaian apa yang berhasil Anda lakukan. Sebagai contoh Anda bisa mencantumkan pencapaian seperti berhasil meningkatkan penjualan sebesar 80 persen. Sementara itu, sertakan juga satu alamat email serta akun LinkedIn Anda pada CV.

Baca juga: Suka Update? Intip Bahaya Media Sosial saat Melamar Kerja

2. Buat portofolio

lamaran kerja

Siapkan portofolio yang dapat menampilkan kemampuan Anda (Sumber: photojaanic.com)

Kebanyakan lowongan pekerjaan memang hanya menyebutkan CV sebagai syarat melamar. Namun pada kenyataannya jangan hanya berikan CV Anda saat melamar! Sebagai bukti atas karya/tugas yang sudah pernah Anda lakukan, buatlah portofolio khusus. Portofolio tersebut bisa berisikan desain yang pernah Anda buat untuk klien atau contoh tulisan. Agar semakin dilirik oleh perusahaan, buatlah portofolio tersebut semenarik mungkin dan benar-benar memperlihatkan kemampuan Anda dalam bidang yang dikuasai.

3. Rapikan akun LinkedIn

lamaran kerja

Maksimalkan akun LinkedIn Anda agar banyak perusahaan yang tertarik (Sumber: idownloadblog.com)

Tidak hanya digunakan untuk membangun relasi antar bisnis, platform profesional seperti LinkedIn saat ini telah menjadi tempat untuk merekrut dan mencari pekerjaan secara efektif. Dilansir dari Forbes, Dengan LinkedIn, Anda bisa meletakan CV pada profil dan melamar pekerjaan ke perusahaan yang diinginkan. Sementara itu pihak perusahaan juga dapat dengan bebas melihat berbagai profil LinkedIn calon karyawan yang dinilai memiliki potensi, tanpa perlu mengeluarkan banyak tenaga dan uang untuk proses seleksi.

Karena itu mulai sekarang, rapikanlah akun linkedin Anda! Jadikan profil linkedin Anda sebagai CV terbuka yang setiap saat siap dilihat oleh perusahaan. Jangan biarkan profil Anda kosong dan berantakan. Isilah dengan berbagai informasi penting seperti pengalaman pekerjaan dan kemampuan apa yang Anda kuasai. Tips lainnya, mintalah endorsement dan testimoni dari teman Anda sebagai bukti mereka telah mengakui kemampuan Anda. 

Baca juga: 5 Cara Memaksimalkan Fungsi LinkedIn untuk Kemajuan Karier Anda

4. Perhatikan akun media sosial 

lamaran kerja

Media sosial menjadi salah satu alat perekrut untuk melihat kepribadian calon karyawan (Sumber: mgacommunications.com)

Di era digital seperti saat ini, setiap orang tentu memiliki lebih dari satu akun media sosial. Meskipun ditujukan untuk berkomunikasi, namun sadar atau tidak media sosial saat ini juga menjadi alat pertimbangan yang digunakan banyak HRD perusahaan dalam merekrut karyawan baru. Melalui media sosial, pihak perusahaan dapat melihat kepribadian dari calon pelamar, dan hal itu akan jadi salah satu faktor penentu apakah Anda diterima atau tidak. Karena itu mulai saat ini perhatikan kembali konten media sosial Anda. Lihat lagi, apakah Anda sering menyebarkan hoax atau menuliskan semua perasaan termasuk umpatan pada perusahaan lama? hati-hati ya!

5. Gunakan keywords

lamaran kerja

Gunakan keywords yang banyak digunakan saat melamar kerja (Sumber: searchengineland.com)

Banyak perusahaan saat ini menggunakan mesin pencarian khusus pekerjaan seperti simplyhired yang telah menggunakan sistem pelacakan sehingga mampu menyeleksi lamaran dengan cepat. Agar surat lamaran Anda dapat terdeteksi dan tidak lewat begitu saja, gunakan kata kunci/keywords yang tepat. Misalnya, jika ingin melamar pekerjaan di bidang IT, maka pastikan Anda mencantumkan software/hardware yang paling sering dicari di mesin pencarian. Percayalah, kata kunci tersebut akan membantu agar CV Anda dapat dilirik oleh perusahaan.


Nah, Rekan Kerja itu tadi kunci sukses mengajukan lamaran pekerjaan di era digital yang bisa Anda coba. Sekarang, persiapkan semua dokumen yang dibutuhkan dengan baik agar CV Anda tidak terlewat begitu saja.

Sambil menyiapkan lamaran pekerjaan Anda, jangan lupa baca artikel menarik lainnya yang dapat membantu menunjang karier pada blog atau aplikasi ruangkerja yang dapat Anda unduh dengan mengklik gambar di bawah ini. Selamat mencoba, Rekan Kerja!

New call-to-action

Beri Komentar

Recent Posts