Mengapa Ada Perbedaan Lama Waktu Puasa di Berbagai Negara?

Created by : Kresnoadi
on May 18, 2018 3:30:00 PM

lama waktu puasa

Squad, di bulan puasa ini, kita selalu diingatkan dengan jadwal imsak dan berbuka yang disesuaikan dengan lokasi kita berada. Dengan begitu, lama berpuasa di setiap daerah menjadi berbeda-beda. Tapi, kira-kira kenapa ya alasannya? Well, seperti halnya siang dan malam, selalu ada perbedaan lama waktu di berbagai negara. Bagi kita orang Indonesia, mungkin terbiasa berpuasa sekitar 13 jam. Mulai dari pukul lima pagi, sampai enam sore. Tapi nyatanya, di negara-negara lain, ada perbedaan yang signifikan antara waktu berpuasa ini. Bahkan sampai 21 jam, lho

Berikut adalah daftar perbedaan lama waktu berpuasa di berbagai negara:

lama waktu puasa

Hayo, ada yang tahu kenapa bisa seperti itu?

Kalau melihat pada daftar di atas, negara-negara di Eropa cenderung punya waktu puasa yang lebih lama. Itu artinya, di negara tersebut, waktu siang lebih lama dibandingkan waktu malamnya. Hal ini, disebabkan oleh gerak rotasi dan gerak revolusi bumi.

Ada yang masih materi ini? Bentuk bumi yang bulat akan berputar pada porosnya (rotasi) serta bergerak mengelilingi matahari (revolusi). Ketika salah satu sisi bumi terkena paparan cahaya matahari, maka daerah tersebut akan mengalami masa siang hari. Sebaliknya, bagian yang tidak terkena akan mengalami “malam hari”.

Dalam berotasi, bumi ternyata berputar pada poros yang tidak tegak lurus. Melainkan, terdapat kemiringan sebesar 23,5o terhadap perpotongan bidang ekuator bumi dan bidang orbit bumi terhadap matahari.

lama waktu puasa

(Sumber: giphy.com)

Nah, gabungan antara revolusi bumi dan kemiringan sumbu rotasi inilah yang menyebabkan munculnya perbedaan siang dan malam. Otomatis membuat perbedaan lama waktu puasa di berbagai negara dunia. Nah, pada 22 Desember sampai 21 Juni, kemiringan sumbu membuat kutub utara lebih condong ke matahari. Hal itu menjadi alasan mengapa saat ini negara-negara di wilayah utara lebih lama puasanya. Di sisi lain, bergesernya matahari ke arah kutub selatan terjadi pada 22 Juni sampai 21 Desember.

Di Indonesia, kita beruntung karena dilalui oleh garis khatulistiwa, sehingga porsi siang dan malamnya seimbang. Karena dalam 24 jam sehari, kita bisa mendapatkan siang dan malam selama kurang lebih 12 jam.

Nah, sekarang sudah tahu 'kan, bagaimana perbedaan lama waktu puasa di berbagai negara dunia. Tertarik untuk mencoba pengalaman berpuasa di negara lain? Coba tulis di kolom komentar ya! Kayaknya, Chili jadi negara yang paling banyak peminatnya deh. Hehehe. Kalau kamu ingin memelajari materi seperti ini dalam bentuk video beranimasi, lengkap dengan rangkuman infografis dan latihan soal, langsung aja tonton di ruangbelajar!

ruangbelajar

Tags: konsep pelajaran SMA Kelas X Geografi X

Beri Komentar