Learning Innovation Summit 2018 Dorong Solusi Belajar Berbasis Mobile untuk Sekolah dan Korporasi

Ruangguru

Mar 16, 2018 • 5 min read

press release


Untitled design (2)-15.png

Jakarta, 15 Maret 2018. Ruangguru dan Pertamina untuk pertama kalinya bekerjasama menyelenggarakan konferensi berskala internasional bertajuk “Learning Innovation Summit 2018” di The Kasablanka, Mal Kota Kasablanka, Jakarta. Konferensi ini diselenggarakan sebagai bentuk ajakan kepada seluruh pihak untuk berkolaborasi dalam memajukan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia melalui inovasi-inovasi di dunia pendidikan. Diharapkan konferensi ini dapat menjadi wadah dialog antara sektor publik dan sektor swasta untuk saling menyampaikan aspirasi, tantangan, pengalaman yang dapat menghasilkan solusi untuk mendorong peningkatan akses dan kualitas pendidikan di Indonesia.

Lebih dari 1000 peserta yang terdiri dari berbagai pihak, termasuk sejumlah Menteri Kabinet Kerja, Kepala Daerah, 400 Dewan Direktur Korporasi Swasta terbesar di Indonesia, 350 Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan Kota/Kabupaten seluruh Indonesia, 250 perwakilan organisasi non-pemerintah dan kemasyarakatan, social media influencers serta perwakilan dari negara sahabat hadir dalam perhelatan ini.

Acara ini dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang diwakili oleh Mohamad Nasir, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Dalam sambutannya beliau menyatakan dukungannya terhadap pengembangan, inovasi dan pemanfaatan teknologi untuk dunia pendidikan. “Dengan sistem pendidikan daring, kualitas harus diperhatikan dengan baik. Agar masyarakat di daerah terluar dan tertinggal bisa mendapat pendidikan secara merata”, jelasnya.

Untitled design (1)-11.png

Sebelumnya, para penyelenggara Learning Innovation Summit 2018 yaitu Co-founders Ruangguru, Adamas Belva Syah Devara, Iman Usman, serta Ibu Nicke Widyawati Direktur Sumber Daya Manusia PT. Pertamina (Persero) juga memberikan sambutan. “Acara ini kami selenggarakan sebagai bentuk perayaan atas berbagai capaian yang sudah kami raih dalam meningkatkan akses serta kualitas pendidikan di Indonesia. Selain itu juga sebagai bentuk ajakan untuk berkolaborasi yang dapat kita lakukan bersama mitra untuk memastikan bahwa pendidikan yang berkualitas tidak lagi menjadi sebuah mimpi namun menjadi kenyataan untuk setiap anak di Indonesia” ujar Belva Devara, Co-Founder dan CEO Ruangguru.

Konferensi ini mengundang lebih dari 43 pakar untuk menjadi pembicara, baik dari dalam dan luar negeri, termasuk sejumlah Menteri Kabinet Kerja, seperti Sri Mulyani Indrawati, Airlangga Hartarto, Hanif Dhakiri, dan Rudiantara. Sedangkan dari sektor swasta yang akan tampil menjadi pembicara antara lain Axton Salim, Direktur Indofood, William Tanuwijaya, Founder dan CEO Tokopedia, Aldi Haryopratomo, CEO Go-Pay, Sihol Aritonang, Head of Tanoto Foundation Indonesia dan Philia Wibowo, President Director of McKinsey & Company Indonesia.

Pembicara dari luar Indonesia yang akan turut mengisi di sesi pleno dan paralel, antara lain Martin Moehrle, Associate Director EMFD (Belgia), Pallavi Srivastava, Asia Pacific & GCG Talent Leader for IBM Global Technology (Singapura), Kenn Ross, Managing Director of Asia at Minerva Project (Cina), Meeyoung Hong Chang, Head of Child Education & Culture institute of PDM Inc. Affiliate of Sigong Group (Korea), Tsuyoshi Nakai, CEO of JCCP (Jepang),  Mathias G. Kothe, Managing Partner, Founder of Syntegra Solar AG (Jerman), Pontus Appleqvist, Vice President, Sales Asia, EON Reality Inc. (Singapura), Rachele Focardi, SVP of Talent Strategy APAC, Universum (Singapura), Pravan Malhotra, Head of Asia & Southeast Asia of International Finance Corporation (Singapura) dan Bob Audrey, Senior Advisor, Asia - EFMD (Belgia).

Di konferensi pers yang diselenggarakan di tengah acara, turut hadir Bapak Rudiantara yang mengungkapkan tugas Kominfo untuk mempersiapkan fasilitas dan hal-hal teknis untuk mendukung transformasi yang akan dilakukan. “Kami berharap para siswa nanti punya kemampuan untuk menganalisis sebuah masalah. Enggak hanya sebatas menghafal. Kita juga akan mendukung dengan memberikan internet dan membangun broadband di beberapa sekolah. Sebab, sekitar 20% atau Rp440 triliun dana anggaran APBN diberikan untuk pendidikan,” ungkapnya.

 Untitled design (8)-14.png

Dalam konferensi ini turut dibahas sejumlah topik penting dan aktual di dunia pendidikan, seperti penggunaan mobile learning di sekolah dan korporasi, pencapaian pendidikan di Indonesia, tantangan SDM di era revolusi industri ke-4, teknologi untuk guru, penggunaan media digital bagi generasi millenial, pendanaan pendidikan, kolaborasi dalam pembangunan SDM, dan lain-lain.  

Kembangkan Solusi Belajar Berbasis Mobile

Pada kesempatan ini, Ruangguru dan Pertamina Corporate University juga mengumumkan kerjasama strategis melalui penandatangan nota kesepahaman untuk pengembangan mobile based corporate learning. Hal ini berangkat dari keinginan Pertamina yang ingin menjangkau setiap karyawannya di seluruh Indonesia dan dunia untuk bisa mendapatkan akses materi pembelajaran yang sama. Nantinya, karyawan Pertamina akan menggunakan platform ruangkerja yang dikembangkan oleh Ruangguru dapat menjadi solusi belajar berbasis mobile bagi seluruh karyawan Pertamina.

Platform ruangkerja berisi modul pelatihan yang disusun menggunakan pendekatan journey based learning dan micro learning. Platform ini juga dilengkapi dengan fasilitas chat yang memungkinkan tutor dan pekerja melakukan interaksi secara langsung. Untuk setiap modul yang berhasil dikuasai dengan baik, peserta akan diapresiasi dengan Sertifikat Kompetensi yang diakui oleh perusahaan. Ruangguru juga menyepakati kerjasama dengan pemerintah daerah untuk mendorong pemerataan pendidikan berkualitas hingga ke pelosok. 

Di penghujung konferensi, Menteri Keuangan, Sri Mulyani menjadi pembicara kunci disertai dengan penampilan hiburan dari Bunga Citra Lestari dan pemberian penghargaan kepada pemerintah daerah atas capaian inovasi dan inisiatif yang dilakukan. Pemerintah daerah yang mendapatkan penghargaan The Most Innovative Province adalah Provinsi Sumatera Selatan, dan penghargaan The Most Innovative City/Regency on Education Technology diberikan kepada Kota Banyuwangi. Selain itu juga ada Ruangguru Influencers Award untuk para social media influencer yang menginspirasi dan menggunakan media sosial untuk mempromosikan pendidikan yaitu Iqbaal Ramadhan, Gita Savitri, Andovi dan Jovial da Lopez (Skinnyindonesian24) serta Surya Sahetapy.

Beri Komentar

Recent Posts