Lebih Perih dari Kenangan, Ini Fakta Kandungan dan Efek Gas Air Mata

Putri Amalia Ramadhani

Sep 27, 2019 • 3 min read

Wow ternyata


Find me on:

Fakta Kandungan dan Efek Gas Air Mata

Artikel ini akan mengungkap fakta mengenai kandungan dan efek dari gas air mata

--

Aksi para demonstran pada 24 September 2019 lalu sangat menyorot perhatian publik bahkan warganet seluruh Indonesia. Para demonstran yang terdiri dari banyak aktivis mahasiswa ini memulai aksinya di depan kantor DPR se-Indonesia dengan gegap gempita menyuarakan aspirasi mereka. Selain itu, publik juga menyoroti para aparat keamanan yang membubarkan aksi massa dengan menggunakan gas air mata.

Baca juga: Mitos Baju Hijau dan RIP Current di Pantai Selatan Pulau Jawa

Banyak dari para netizen yang merespon aksi tersebut dengan guyonan yang menyebut kandungan gas air mata berasal dari kenangan, tagihan kartu kredit, bon hutang, bahkan perasaan yang tak tersampaikan. Nah, sebenernya apa sih kandungan yang terdapat dalam gas air mata itu sendiri, yuk simak penjelasan nya berikut ini.

1. Gas Air Mata Terbuat dari Serbuk Kimiawi Halus

Menurut Sven-Eric Jordt, istilah gas air mata sebenarnya tidak tepat. Ahli anestesi di Universitas Duke ini menjelaskan bahwa gas air mata sendiri sebenarnya bukan merupakan gas. Itu adalah bubuk yang mengembang ke udara sebagai kabut halus.

gas air mata

(Sumber: jawapos.com)

Melansir dari Scientific American, gas air mata memiliki senyawa kimia untuk mengaktifkan TRPA1 dan TRPV1 berbeda. Dengan kata lain, gas air mata bisa dibagi menjadi dua kelompok sesuai komponen senyawa kimia penyusunnya.

2. Gas Air Mata Membuat Mata Terasa Terbakar

Kamu tau nggak? Salah satu agen yang mampu mengaktifkan reseptor TRPA1 adalah 2-chlorobenzalmalonitrile atau gas CS. Agen ini adalah senyawa kimia yang mengandung klor dan bertiup ke udara sebagai partikel halus. "Mereka sebenarnya tersebar dengan membakar dan menempel pada kulit atau pakaian dan dapat bertahan untuk sementara waktu," kata Jordt. Dengan kata lain, zat tersebut bereaksi secara kimia dengan biomolekul dan protein pada tubuh manusia yang dapat menyebabkan sensasi terbakar parah, lho.

gas air mata

(Sumber: indozone.id)

Sensasi terbakar inilah yang menimbulkan rasa perih dan membuat keluarnya air mata. Meskipun ada rasa sensasi terbakar yang cukup parah, tapi agen ini tidak mematikan. Selain gas CS, belakangan ini ada agen lain yang digunakan untuk mengaktifkan reseptor TRPA1, yaitu gas CR (dibenzoxazepine) dan gas CN (kloroasetofenon). Keduanya pula dapat memberikan efek lebih kuat dibanding gas CS.

3. Efek Gas Air Mata Seperti Terkena Sambal di Mata Kamu

Jika sebelumnya agen pengaktif TRPA1 terasa sangat sakit jika dibayangkan, berbeda dengan agen pengaktif TRPV1. Pasalnya, bahan penyusunnya mudah kita temui sehari-hari. Gas air mata yang dibuat dengan mengaktifkan reseptor TRPV1 ini merupakan semprotan merica.

gas air mata

(Sumber: liputan6.com)

Meski senyawanya berupa capsaicin, gas air mata yang mengaktifkan TRPV1 dibagi menjadi dua yaitu gas OC (capsaicin alami) dan PAVA (capsaicin sintetis). Dalam menyasar pembubaran massa, gas berbasis capsaicin ini menggunakan lebih sedikit reaksi kimia atau alergi. Senyawa utamanya berasal dari capsaicin yang terdapat pada cabai. Jika masih sulit membayangkannya, kamu bisa memikirkan rasanya ketika mata kamu terkena cipratan sambal.

Guys, banyak banget ‘kan pembelajaran yang terdapat dari contoh kecil seperti kandungan kimiawi pada gas air mata di atas? So, buat kamu yang sering kesulitan dalam mencari jawaban untuk soal-soal pelajaran sekolah termasuk perihal pelajaran kimia, kamu bisa cari jawabannya dengan tanya langsung ke guru di ruanglesonline, lho.

New Call-to-action

Beri Komentar

Recent Posts