Macam-Macam Sistem Ekonomi | Ekonomi Kelas 10

Rabia Edra Nov 3, 2017 • 5 min read


Ekonomi_Header (3)-5.jpg

Di artikel ini kamu sudah mengetahui apa itu pengertian ilmu ekonomi, kelangkaan, dan faktor-faktor yang menyebabkan adanya kelangkaan. Sekarang, kita lanjut yuk mencari tahu soal macam-macam sistem ekonomi. Simak bersama, ya!  

--

Sistem ekonomi adalah susunan dari unsur-unsur ekonomi yang saling berhubungan dan bekerja secara bersama-sama untuk memecahkan masalah ekonomi yang mendasar dan mencapai tujuan tertentu.

1. Sistem Ekonomi Tradisional

Pemecahan masalah dalam sistem ekonomi tradisional dilakukan sesuai dengan kebiasaan/tradisi. Adapun ciri-ciri sistem ekonomi tradisional adalah teknologi rendah, produktivitas rendah, setiap anggota masyarakat belum punya motivasi untuk mengembangkan harta yang dimiliki. Masyarakat juga sulit berubah karena ada kecenderungan penolakan.

Kelebihan sistem ekonomi tradisional:

  • Tidak ada eksploitasi SDM/SDA yang berlebihan
  • Lingkungan terjaga

Kekurangan sistem ekonomi tradisional:

  • Peradaban manusia tidak maju/berjalan di tempat
  • Sulit memenuhi kebutuhan karena alat produksi sederhana
  • Kegiatan ekonomi tidak optimal karena belum ada alat tukar

ciri sistem ekonomi tradisional.png

2. Sistem Ekonomi Pasar/Liberal/Kapitalis

Sistem ekonomi ini mengedepankan mekanisme pasar (jumlah permintaan dan penawaran) dalam menjawab permasalahan ekonomi yang mendasar. Sistem ekonomi ini disebut juga dengan sistem ekonomi liberal karena adanya kebebasan bagi masyarakat dalam berusaha. Sering juga disebut sistem ekonomi kapitalis karena peran kepemilikan modal sangat berpengaruh terhadap keberhasilan ekonomi. Siapa yang punya modal besar, maka semakin besar pula kemungkinan dia untuk bertahan di kegiatan perekonomian. Ciri khas dari sistem ekonomi ini adalah minimnya peran negara dalam mengatur perekonomian.

Adapun kelebihan sistem ekonomi pasar:

  • Persaingan yang sehat, sehingga bisa mendapatkan barang berkualitas tinggi dengan harga yang cenderung murah.
  • Masyarakat melakukan kegiatan ekonomi berdasarkan kemampuan dan potensinya masing-masing.
  • Penggunaan sumber daya optimal.

Kekurangan sistem ekonomi pasar:

  • Adanya kebebasan bisa memunculkan potensi eksploitasi SDA dan SDM besar-besaran.
  • Pemilik modal besar dapat menguasai roda ekonomi.
  • Minimnya peran pemerintah membuat kegiatan ekonomi mudah terjadi resesi dan krisis.
  • Distribusi pendapatan sulit terjadi karena minimnya peran pemerintah.

CIRI SISTEM EKONOMI PASAR.png

3. Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ini merupakan campuran dari sistem ekonomi pasar dan komando. Akibatnya, peran pemerintah dan swasta sama besar. Adapun ciri khas dari sistem ekonomi campuran adalah pemerintah mempunyai kekuasaan penuh terhadap SDA, ada pembagian badan usaha milik negara dan milik swasta, pemerintah menyusun kebijakan strategis dalam pengelolaan ekonomi, perusahaan diberikan kebebasan, tetapi pemerintah mengawasi kegiatannya.

Kelebihan sistem ekonomi campuran:

  • Pemerintah mempunyai kekuasaan untuk mengatur pasar dan menindak praktek monopoli. Contoh: Mencegah kenaikan harga yang berlebihan.
  • Pemerintah berwenang untuk mengeluarkan kebijakan terkait pencegahan produksi barang yang berpotensi mencemari lingkungan.
  • Terciptanya pemerataan pendapatan

Kekurangan sistem ekonomi campuran:

  • Banyaknya kekuatan pasar akan menimbulkan ketimpangan dalam persaingan bisnis dan tidak tepatnya dalam mengolah sumber daya.
  • Berpotensi memperlambat pertumbuhan perekonomian negara
  • Tidak ada kejelasan dan peraturan tentang seberapa besar porsi pemerintah dalam kegiatan perekonomian

ciri sistem ekonomi campuran.png

Nah, itulah tadi tiga macam sistem ekonomi yang ada dan bisa diterapkan di sebuah negara. Saat ini, kebanyakan negara menggunakan sistem ekonomi campuran, lho! Kalau kamu ingin mendalami materi ekonomi dengan bertanya langsung kepada tutor yang sudah berpengalaman, langsung aja daftar Ruangguru digitalbootcamp!

New Call-to-action

Beri Komentar