IPS Kelas 7 | Apakah Manusia Pernah Hidup Bersama Dinosaurus?

Kresnoadi

Feb 13, 2019 • 5 min read

Konsep Pelajaran SMP Kelas VII ips vii


apakah manusia pernah hidup di zaman dinosaurus

Artikel ini menjawab pertanyaan apakah manusia pernah hidup bersama dinosaurus? Kunci jawaban: Tidak, tergantung pengertian dinosaurus yang dimaksud

--

Ketika ngomongin soal dinosaurus, pikiran kita pasti melayang jauh ke belakang. Entah langsung ngebayangin bagaimana kehidupan di zaman prasejarah saat mereka hidup, atau malah ada yang kepingin melihara dinosaurus kayak kita punya pokemon.

Sayangnya, dinosaurus sudah punah.

Anehnya, kita belum punah. Kebalikannya, populasi manusia justru bertambah banyak. Saat ini, jumlah manusia sudah mencapai 7,5 miliar. Dua kali lipat dibanding 1980. Saking banyaknya manusia di muka bumi, saya ngetik ini aja sikut saya aja senggolan sama rekan kerja di sebelah. Mepet banget gan.

 

kehidupan dinosaurus

Kalau kita bayangin, dinosaurus yang ukurannya segitu besar dan kuat aja bisa hilang dari muka bumi. Sementara kita, malah makin banyak dan bikin bumi kita makin rusak dengan buang plastik di mana-mana. Apakah ini berarti cara kita bertahan hidup sangat jago? Atau sebenarnya, pertanyaannya yang harus kita ganti menjadi:

 

 

Kalau kita mengacu pada teori evolusi, hal ini bisa aja benaran terjadi. Buaya dan ikan coelacanth aja diperkirakan ada di zaman dinosaurus. Coelacanth malah tadinya dikira udah punah sejak 65 juta tahun lalu, di akhir zaman krestasius. Eh ternyata ditemukan masih hidup tahun 1938 di Afrika Selatan. Bahkan di Indonesia ditemukan coelacanth dengan spesies berbeda pada tahun 1998.

ikan coelacanth purba

Ikan purba coelacanth (Sumber: Nat geo WILD via Gyfcat)

 

Walaupun begitu, sampai saat ini belum ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa kita pernah hidup dan tinggal di zaman dinosaurus. Bukti-bukti keberadaan dinosaurus yang beredar biasanya berupa foto yang mudah dimanipulasi. Seperti foto monster Nessie di danau Loch Ness, Skotlandia. Monster yang sekilas mirip dengan elasmosaurus, ternyata hanyalah mainan air yang di ujungnya diberikan kepala mirip ular.

monster loch ness

Legenda loch ness (Sumber: Time.com)

 

Selain dari foto yang sumbernya simpangsiur, biasanya terjadi juga kesalahan tafsir tentang makhluk asing. Salah satunya ditemukan olesh nelayan di Australia, yang menemukan balon raksasa yang ternyata ikan paus.

bola aneh ikan pausBalon misterius yang ternyata paus (Sumber: Metro.co.uk)

 

Di Indonesia bahkan sempat terjadi “keramaian” akibat adanya monster asing ini. Tahun 2017 lalu, seorang nelayan menemukan makhluk besar berdarah di pesisir pantai pulau Seram, Maluku yang ternyata adalah… bangkai paus baleen.

ikan paus mati di malukuCumi raksasa yang ternyata ikan paus (Sumber: www.businessinsider. com)

 

Secara ilmiah, ada dua cara bagaimana para peneliti bisa mengira kehidupan di masa lampau. Pertama, dengan mengecek artefak yang digunakan. Kedua, dengan melihat fosil-fosil makhluk hidup di masa lalu.

perbedaan fosil dan artefak

Karena kita tidak pernah menemukan ada T-Rex make kapak perimbas, jadi satu-satunya cara yang bisa kita gunakan untuk menemukan dinosaurus adalah dengan mengidentifikasi fosil mereka. Gimana caranya?

Cara termudah adalah dengan mencarinya di dalam tanah. Semakin dalam fosil itu tertanam di tanah, semakin lama juga umur fosil itu. Dari penelitian ini, ditemukan fosil awal reptil yang disebut archosaurus pada masa Triassic, kurang lebih 200-250 juta tahun lalu. Lalu, dinosaurus mulai punya berbagai bentuk dan karakteristik pada masa Jurrasic, sekitar 145-200 juta tahun lalu. Kehidupan spesies ini paling banyak mengisi bumi pada zaman krestasius, yaitu 66-145 juta tahun lalu. Zaman di mana kita mengira ikan coelacanth sudah punah.

Di masa ini, sudah terlihat jejak-jejak dinosaurus mamalia kecil.

Tapi, nggak ada fosil manusia.

 

fosil manusia tertua

Seperti yang kita tahu, fosil manusia purba tertua dipegang oleh Ardi, yang ditemukan di Etihopia. Ardipithecus Ramidus diperkirakan hidup sekitar 4,4 juta tahun lalu. Dan ya, dari fosilnya diketahui bahwa tinggi Ardi hanya mencapai 120 cm.

Tapi, Ardi tidak termasuk dalam kategori Homo sapiens seperti kita.

Baca juga: Sejarah Perkembangan Kehidupan Manusia di Bumi

Salah satu penemuan seru baru terjadi tahun 2017 lalu. Ilmuwan berhasil mendapatkan fosil homo sapiens tertua dan artefak yang digunakan di Goa Jebel Irhoud, Maroko. Mereka menemukan tulang yang diperkirakan berumur 280 ribu-350 ribu tahun lalu. Itu berarti, Homo sapiens masuk ke zaman pleistosen. Phillipp Gunz, antropolog yang melakukan ekspedisi mengatakan kalau hal ini mengindikasikan bahwa Homo sapiens jauh lebih tua dari yang dibayangkan sebelumnya.

perbandingan tulang di jebel irhoud dan manusia modern

Tengkorak di jebel irhoud (kiri) dan manusia modern (kanan) Sumber: theatlantic.com

 

Jika kita mengulang pertanyaan awal: “Apakah manusia pernah hidup berdampingan dengan dinosaurus?”

Untuk menjawab itu, kita harus mendefinisikan apa yang dimaksud dengan dinosaurus itu. Kalau burung—ya, para ahli mengategorikan hewan bersayap sebagai dinosaurus—dimasukan ke dalam perhitungan, berarti jawabannya adalah: iya.

Tapi, kalau dinosaurus yang kita maksud adalah binatang raksasa di zaman prasejarah, sampai saat ini, ilmu pengetahuan belum berhasil membuktikannya. Berarti jawabannya, tidak.

Jawaban ini bukanlah suatu hal yang pasti dan tidak bisa berubah di kemudian hari. Sampai saat ini, kita toh masih melihat buaya dan kura-kura yang merupakan “turunan dinosaurus”. Itu artinya, masih ada jejak-jejak dinosaurus yang hidup di masa ini. Itu artinya, bisa saja sebenarnya ada “manusia” di masa lampau yang hidup bersama dinosaurus.

Kalau menurut kamu, gimana?

GImana, Squad. Tentang materi kali ini? Mungkin, di sekolah kamu hanya sedikit mendapatkan materi sejarah yang membahas tentang ini kan. Kalau kamu ingin memelajari materi sekolah kamu dengan lebih lengkap, yuk coba tonton aja lewat ruangbelajar!

ruangbelajar

Beri Komentar

Recent Posts