Ekonomi Kelas 10 | Mau Bikin Pensi Sekolahmu Sukses? Kenali Dulu Bidang dan Penerapan Fungsi Manajemen

Rizky Rahmatunnisa

Jan 10, 2019 • 7 min read

Ekonomi X konsep pelajaran SMA


EKONOMI - PENERAPAN MANAJEMEN PENSI 1

Artikel ini membahas tentang bidang manajemen dan penerapan fungsi manajemen dalam rangka penyelenggaraan pentas seni di sekolah.

--

Menjelang tahun ajaran baru atau semester baru, atau kalau ada anniversary sekolah nih, seringkali sekolah-sekolah ngadain pensi alias pentas seni. Kegiatannya banyak Squad, ada festival band, pameran seni, lomba antarkelas, bahkan antarsekolah. Seringkali pensi jadi tolak ukur eksistensi sebuah sekolah. Makin sukses dan keren pensinya, makin tinggi eksistensi dan bahkan gengsi sekolahnya.

Selain karena prestasinya, ngga jarang lho pensi yang sukses dan keren jadi magnet calon siswa-siswi buat masuk ke sekolah itu. Tapi, pensi yang sukses dan keren itu ngga bisa dibikin secara sembarangan. Diperlukan manajemen yang baik di setiap bidang dari organisasi yang menyelenggarakannya.

Sebelumnya kan kamu udah mengetahui prinsip dan fungsi manajemen. Sekarang, yuk kenali dulu berbagai bidang manajemen. Trus baru deh kita cari tahu gimana sih penerapan fungsi manajemen supaya pensi sekolahmu sukses besar?

EKONOMI - PENERAPAN MANAJEMEN PENSI 5

Dalam aktivitas manajemen terdapat beberapa bidang manajemen yang memiliki wewenang dan tugas masing-masing. Apa aja tuh?

1. Manajemen Produksi

Kamu masih ingat apa aja fungsi manajemen? Ingat POAC! Planning (perencanaan), Organizing (pengorganisasian), Actuating (penggerakan), dan Controlling (pengawasan). Nah, bidang manajemen produksi melaksanakan berbagai fungsi manajemen tersebut, termasuk mengatur dan mengordinasikan penggunaan sumber daya. Apa aja sumber dayanya? Bahan, alat, sumber daya manusia, dan modal. Tujuannya, untuk menciptakan efisiensi dalam proses produksi.

2. Manajemen Pemasaran

Hasil gambar untuk philip kotler

Pakar marketing Amerika Serikat, Philip Kotler (Sumber: toolshero.com)

Menurut pakar marketing dari Amerika Serikat, Philip Kotler, manajemen pemasaran adalah penganalisisan, perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program-program yang menimbulkan pertukaran di pasar untuk mencapai tujuan perusahaan (Kotler dan Keller: 2008).

Terdapat 4 aspek yang perlu diperhatikan dalam manajemen pemasaran, yaitu produk (product), harga (price), promosi (promotion), dan tempat/lokasi (place), keempatnya disebut sebagai bauran pemasaran (marketing mix).

EKONOMI - PENERAPAN MANAJEMEN PENSI 2

3. Manajemen Keuangan

Bidang manajemen keuangan berkaitan dengan aktivitas merencanakan, mendapatkan, menganalisis, mengalokasikan, dan mengendalikan keuangan organisasi atau perusahaan. Tujuannya untuk membantu perusahaan memperoleh keuntungan sebesar-besarnya, mengefisiensikan keuangan, menyediakan dana operasional jangka pendek dan panjang, serta memberikan perlindungan terhadap penyelenggaraan keuangan.

4. Manajemen Personalia

Manajemen personalia atau manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) adalah seni dan ilmu dalam perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan dalam hal pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi, pengintegrasian dan pemeliharaan SDM secara terpadu untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan.

Dengan adanya bidang manajemen personalia, diharapkan suatu organisasi atau perusahaan mampu mendapatkan SDM yang berkualitas, meningkatkan kemampuan kerja para pegawai, serta menciptakan hubungan kerja yang baik antar pegawai, baik secara vertikal maupun horizontal.

5. Manajemen Administrasi

Sasaran utama dari manajemen administrasi atau akuntansi adalah menyajikan laporan tentang peristiwa finansial atau keuangan. Peristiwa finansial atau keuangan yang dimaksud meliputi kegiatan pencatatan, analisis, penguraian, penggolongan, penafsiran, pengendalian kegiatan, inventaris, meramalkan, dan melaporkan peristiwa keuangan. Bidang manajemen administrasi memiliki peranan penting dalam membantu organisasi atau perusahaan dalam menentukan kebijakan dan pengambilan keputusan.

Baca Juga: Apple Pernah Hampir Bangkrut, Apakah Prinsip dan Fungsi Manajemennya Salah?

Dalam konteks mengadakan pensi, biasanya dilaksanakan oleh kepanitiaan dari OSIS dan perwakilan kelas. Berbagai bidang manajemen di atas pun diterapkan lho. Tapi mungkin kamu lebih mengenalnya dengan sebutan ketua pelaksana, bendahara, sekretaris, serta seksi-seksi bidang seperti humas, perlengkapan, acara, dan lainnya. Pada dasarnya segala bidang manajemen yang dibutuhkan akan dibentuk untuk menciptakan pensi yang sukses dan tentu saja... keren!

EKONOMI - PENERAPAN MANAJEMEN PENSI 4

Seperti yang udah dibilang sebelumnya, pensi yang sukses dan keren itu ngga bisa dibikin secara sembarangan. Lantas, gimana sih contoh penerapan fungsi manajemen dalam rangka mengadakan pensi di sekolah?

Merujuk pada fungsi manajemen menurut George Terry yaitu POAC; Planning (perencenaan), Organizing (pengorganisasian), Actuating (penggerakan), dan Controlling (pengawasan), yuk, kita lihat bagaimana Bani dan kawan-kawan menerapkan fungsi manajemen tersebut dalam menyelenggarakan pensi di sekolahnya.

1. Planning (perencanaan)

Dalam rangka hari jadi sekolah yang ke-35, SMA Harapan Bangsa akan mengadakan pensi. Ketua pelaksananya adalah Bani. Bani merupakan koordinator bidang seni di OSIS SMA Harapan Bangsa. Sebagai ketua pelaksana, ia bersama sesama anggota OSIS dan beberapa perwakilan kelas mengadakan rapat perencanaan pelaksanaan pentas seni.

Dalam rapat tersebut, mereka memulai dengan menetapkan tujuan pentas seni, kemudian menghimpun ide dan konsep dari peserta rapat. Tidak lupa mereka mengidentifikasi segala kemungkinan, berupa kemudahan dan hambatan jika konsep dieksekusi nantinya. Setelah konsep dasar didapatkan, mereka mengembangkan rencana atau konsep dasar tersebut dalam serangkaian kegiatan untuk mencapai tujuan pentas seni. Tidak lupa mereka juga membahas sumber dana serta rencana anggaran. Hal penting lainnya juga merencanakan target sasaran dan media promosinya.

Setelah mengadakan rapat, Bani dan beberapa perwakilan panitia mengkomunikasikannya ke pihak Pembina OSIS dan Kepala Sekolah. Tujuannya, agar antara pihak OSIS dan sekolah memiliki kesamaan tujuan dan menghindari miss communication di antara kedua pihak. Karena perencanaan pensi dari Bani dkk sudah diterima, setelah itu mereka membuat proposal kegiatan.

EKONOMI - PENERAPAN MANAJEMEN PENSI 3

2. Organizing (pengorganisasian)

Berdasarkan hasil diskusi, Bani kemudian menempatkan orang sesuai kemampuan dan keahlian dalam bidangnya. Diusahakan setiap orang memiliki tanggung jawab masing-masing, alias tidak tumpang tindih tugas. Takutnya, dia jadi ngga fokus dengan tugasnya karena harus mengerjakan tugas-tugas lainnya. Struktur organisasi dan kepanitiaan yang disusun pun harus disesuaikan dengan kebutuhan.

Misalnya, ada ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara, dan seksi bidang seperti seksi acara, humas, dekorasi, konsumsi, dan perlengkapan. Masing-masing seksi bidang dikoordinir oleh 1 koordinator. Kalau kamu mau mengadakan pensi, seksi-seksinya tidak terpaku dengan yang ini ya. Disesuaikan dengan kebutuhan organisasi atau kepanitiaan. Oh iya, Karena pihak sekolah tidak memiliki perlengkapan band dan lighting yang standar, sehingga dalam pelaksanaanya memerlukan bantuan vendor. Begitu juga dengan konsumsi.

3. Actuating (penggerakan)

Sebagai ketua pelaksana, Bani melakukan penggerakan berupa pembagian kerja yang jelas berdasarkan struktur organisasi atau kepanitiaan pensi yang telah disepakati. Ia juga harus mampu memimpin dan mengarahkan anggotanya dengan jelas, memanfaatkan waktu secara efektif, serta mengatur dana secara efisien. Tidak hanya menggerakan, ia juga harus menghargai dan mampu memberikan motivasi, sehingga seluruh panitia bertugas dengan ikhlas dan maksimal. Seseorang yang dapat menggerakkan orang di bawah kepemimpinannya berarti ia dapat menjalankan manajemen, sehingga tujuan kegiatan dapat terwujud.

4. Controlling (pengawasan)

Dalam pelaksanaanya, Bani bersama seluruh koordinator seksi bidang melaksanakan fungsi pengawasan berupa evaluasi kerja dari setiap panitia. Dalam evaluasi juga akan dinilai apakah pelaksanaan pentas seni sudah sesuai standar atau mencapai tujuan. Pada tahap pengawasan, seringkali Bani dan para koordinator juga mengambil tindakan korektif sehingga pelaksanaan kegiatan keep on track.

Bahkan di akhir kegiatan, fungsi pengawasan masih terus berjalan. Biasanya evaluasi menyeluruh ini dilakukan saat rapat pembubaran panitia. Tujuannya, hasil evaluasi bisa digunakan sebagai bahan koreksi dan panduan untuk pelaksanaan pentas seni berikutnya.

EKONOMI - PENERAPAN MANAJEMEN PENSI 6

Perjuangan Bani dan seluruh panitia terbukti tidak sia-sia. Pensi berjalan dengan lancar dan sukses besar. Meskipun masih ada kekurangan, tapi mereka, pihak sekolah, para peserta, dan penonton puas dengan pensi tersebut. Hal ini tidak terlepas karena perencanaan yang matang, pembagian orang dan tugas yang jelas, koordinasi dan pengarahan yang efektif, promosi yang tepat sasaran, pengambilan tindakan korektif yang tepat dan cepat, serta yang ngga kalah penting adalah komunikasi antarpanitia dan pihak sekolah, serta vendor-vendor yang terjalin dengan baik. Seringkali permasalah muncul karena miss communication. Jadi, kalau kamu menyelenggarakan pensi atau kegiatan apapun, jangan sampai hal ini terjadi ya!

Nah, ngga Cuma soal bidang dan penerapan fungsi manajemen, kamu juga bisa mempelajari topik dan pelajaran lainnya lewat ruangbelajar! Selain karena topik dan pelajarannya yang lengkap, disini kamu bisa belajar secara menyenangkan dengan bantuan video beranimasi, latihan soal, serta infografis menarik. Jadi, tunggu apalagi?

ruangbelajar

Beri Komentar

Recent Posts