Mengapa Orang-Orang Keluar dari Pekerjaan Setelah Lebaran?

Naya Dini

May 13, 2019 • 4 min read

Sukses Kerja tips & trick


Artikel ini berisi tentang informasi mengenai alasan-alasan mengapa sering kali karyawan resign kerja setelah lebaran dan tips untuk berhenti dari pekerjaan dengan baik.

-- 

Halo, Rekan Kerja! Masih semangat menjalani ibadah puasa 'kan? Di sela-sela bekerja selama bulan Ramadan ini, mungkin banyak rekan Anda yang sedang menyiapkan lamaran dan mencari-cari pekerjaan baru. Anda pun jadi ikut tergiur untuk resign karena bukan hanya satu atau dua orang yang heboh ingin berhenti dari pekerjaannya pasca lebaran, tetapi banyak teman-teman Anda di luar tempat Anda bekerja. Sebenarnya kenapa sih pasca lebaran dirasakan menjadi waktu yang tepat untuk resign kerja? Ini dia alasanya, Rekan Kerja.

1. Mendapatkan THR

Banyak orang yang sudah berencana keluar dari kantor tempatnya bekerja jauh dari sebelum lebaran, terlepas dari apapun alasannya, bisa jadi karena lingkungan kerja yang kurang menyenangkan, teman kerja yang tidak kooperatif, dan mungkin atasan yang kurang cocok untuk diajak bekerjasama. Namun mereka memilih bersabar hingga bulan Ramadan tiba karena pada bulan tersebut perusahaan umumnya memberikan Tunjangan Hari Raya (THR). Jumlahnya beragam, bisa berjumlah satu kali gaji Anda atau disesuaikan dengan pro rata (gaji yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan yang bekerja dengan periode paruh waktu atau dalam jangka pendek) jika Anda belum bekerja di perusahaan tersebut selama satu tahun. Tidak sedikit juga perusahaan yang memberikan THR lebih banyak dari jumlah gaji bulanan, biasanya karena target perusahaan melampaui yang diharapkan.

keluar dari pekerjaanPerbedaan THR & Gaji ke-13 (Sumber: instagram.com/ruangkerja)

THR ini tidak sama dengan Gaji ke-13 ya, Rekan Kerja. THR diberikan pada bulan Ramadan dengan jumlah setara gaji Anda selama satu bulan, sedangkan Gaji ke-13 nilainya lebih tinggi karena berisi gaji pokok dan segala tunjangan dari perusahaan sesuai perjanjian Anda sejak awal sehingga jumlahnya lebih tinggi dari THR.

2. Menghabiskan jatah cuti

keluar dari pekerjaan

Cuti adalah hak Anda (Sumber: Lifestyle Holidays Vacation Club)

Lebaran adalah waktu yang tepat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, momen ini juga biasanya bertepatan dengan libur musim panas atau libur tengah tahun. Anak sekolah dan kuliah juga umumnya libur akhir semester pada pertengahan tahun ini. Oleh karena itu, orang-orang yang berniat resign setelah lebaran akan memaksimalkan momen libur lebaran ini untuk menghabiskan jatah cuti. Lumayan ‘kan kalau selama enam bulan bekerja sebelumnya Anda jarang memakai jatah cuti. Apalagi bila belum pernah digunakan sama sekali, berarti Anda memiliki jatah cuti 12 hari untuk dihabiskan dalam sekali pakai. Namun pastikan dulu Anda diijinkan oleh atasan karena khawatir tidak ada yang menggantikan pekerjaan Anda di kantor bila Anda cuti terlalu lama.

3. Banyak lowongan kerja tersedia

keluar dari pekerjaan

Setelah lebaran banyak perusahaan membuka lowongan (Sumber: Amazonaws.com)

Pada waktu lebaran akan ada banyak orang yang resign dari pekerjaan, artinya banyak juga perusahaan yang kehilangan karyawan dan membutuhkan pengganti. Ini lah waktu yang tepat untuk Anda mengincar perusahaan yang Anda idam-idamkan. Meskipun tidak ada lowongan pekerjaan dibuka, tidak ada salahnya Anda melamar sehingga jika perusahaan tersebut membutuhkan pengganti dalam waktu cepat, lamaran Anda yang sudah masuk segera diproses oleh HRD. Baiknya jangan melamar di akhir-akhir bulan Ramadan, kirimlah lamaran satu bulan hingga dua bulan sebelumnya karena proses perekrutan tidaklah sebentar. Apalagi jika di bulan Ramadan perusahaan tersebut sedang dalam kondisi banyak target.

4. Waktu tepat untuk awal yang baru

Setelah berlibur menghabiskan jatah cuti, menghabiskan waktu bersama keluarga, dan tabungan penuh berkat THR, Anda pun merasa recharged dan semangat kembali. Momen tersebut sangat tepat untuk mengawali karier di tempat baru. Terlebih lagi bila Anda akhirnya mendapatkan pekerjaan yang Anda impikan sejak lama di perusahaan baru. Pastinya Anda akan semakin semangat menjalani hari-hari pasca resign.

Itu dia empat alasan mengapa pasca lebaran menjadi momen yang tepat untuk resign kerja. Bila Anda juga berniat untuk berhenti dari pekerjaan Anda saat ini, pastikan Anda sudah memberitahu HRD tentang rencana tersebut agar perusahaan tersebut memiliki waktu untuk mencari pengganti dan handover pekerjaan kepada karyawan baru pengganti Anda, apalagi jika perusahaan tempat Anda bekerja memberlakukan peraturan one-month-notice. Kini sudah tercerahkan ‘kan, Rekan Kerja? Baca artikel lainnya seputar dunia kerja di aplikasi ruangkerja. Anda juga dapat menjadi bagian dari Ruangguru dengan mendaftarkan diri Anda dengan cara mengklik gambar di bawah ini.

lowongan kerja guru
Beri Komentar

Recent Posts