Mengenal Jenis-Jenis Puisi Lama | Bahasa Indonesia Kelas 10

Bahasa Indonesia Kelas 10 : Jenis-jenis Puisi Lama

Siapa di antara RG Squad yang suka menulis dan tertarik dengan dunia sastra? Nah, jika kalian ingin menggeluti dunia sastra, kalian pun harus mengetahui karakter dan contoh-contoh tulisannya. Pada artikel ini, kita akan coba untuk mengenal jenis-jenis puisi lama. Dalam puisi lama, ada beberapa jenis yang bisa kalian pelajari dan pahami baik-baik. Mulai dari pantun, mantra, karmina, syair, gurindam, seloka, talibu, juga contoh dari puisi dari Chairil Anwar.

Puisi lama itu apa, sih? Jadi, puisi lama itu merupakan puisi yang terikat dengan aturan-aturan tertentu, seperti rima, jumlah baris, dan juga makna yang terkandung di dalamnya. Puisi lama memiliki beberapa jenis dan ciri-cirinya masing-masing.

ciri-ciri puisi lama

Okay, sekarang di bawah ini ada beberapa contoh dari puisi lama yang bisa kalian pelajari dan pahami.

 

  • Contoh Pantun

Burung merpati burung dara

Terbang menuju angkasa luas

Hati siapa takkan gembira

Karena aku telah naik kelas

 

Asam kandis asam gelugur

Ketiga asam si riang-riang

Menangis mayat di pintu kubur

Teringat badan tidak sembahyang

 

  • Contoh Karmina

Lukamu adalah lukaku, ditahan di dalam kalbu

Tetaplah maju, meski tak tahu yang dituju

 

Burung perkutut terbang melayang

Abang kentut tidak bilang-bilang

 

  • Contoh Mantra

Manunggaling Kawula Gusti

Ya Murubing Bumi

Sirku Sir Sang Hyang Widi

Kinasih kang asih

 

Sihir lontar pinang lontar

Terletak di ujung bumi

Setan buta jembalang tua

Aku sapa tidak berbunyi

 

  • Contoh Gurindam

Kurang pikir kurang siasat

Tentu dirimu akan tersesat

Barang siapa tinggalkan sembahyang

Bagai rumah tiada bertiang

Jika suami tiada berhati lurus

Istri pun kelak menjadi kurus

 

Barang siapa tiada memegang agama

Sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama

 

  • Contoh Syair

Pada zaman dahulu kala

Tersebutlah sebuah cerita

Sebuah kerajaan yang aman sentosa

Dipimpin sang raja nan bijaksana

 

Paras elok amat sempurna

Petak majelis bijak laksana

Memberi hati bimbang gulana

Kasih kepadanya mulia dan hina

 

  • Contoh Seloka

Sudah bertemu kasih sayang

Duduk termangu malam siang

Hingga setampak tiada renggang

Tulang sendi habis terguncang

 

Nafas kambing di Padang Senja

Dibawa gerobak buntung

Sungguh indah pandangan syurga

Wahai engkau wanita berkerudung

 

  • Contoh Talibun

Jauh dimata jangan di pandang

Jauh dihati jangan di sakiti

Jauh badan jangan di sentuh

Kalau dosa terus di tambang

Walau mati itu pasti Tanda hatimu rapuh

 

  • Contoh Puisi

Berikut ini adalah contoh terkenal dari salah satu karya Chairil Anwar


AKU

Karya: Chairil Anwar

Kalau sampai waktuku
‘Ku mau tak seorang ‘kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih perih
Dan akan lebih tidak peduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi

jenis-jenis puisi lama

Nah, beberapa tulisan tadi adalah macam-macam jenis puisi lama. Selain itu, kalian juga harus memperkaya perbendaharaan kata ya, karena permainan kata dalam penulisan sastra itu sangat penting, tentunya untuk menggambarkan suasana hati, dan juga pikiran kita.

Mau belajar menulis puisi lama dengan baik? Yuk, gabung dan diskusi langsung dengan tutor yang andal hanya di ruangguru digitalbootcamp.

New Call-to-action

 

Beri Komentar