Ekonomi Kelas 11 | Mengenal Kebijakan Fiskal oleh Pemerintah

Kebijakan Fiskal

Artikel ini menjelaskan tentang pengertian kebijakan fiskal beserta tujuan-tujuannya.

--

Apa kamu tahu gimana pemerintah membangun infrastruktur negara seperti jalan, halte, terminal, stasiun dan lain-lain? Fasilitas-fasilitas tersebut dibangun dengan pajak yang kamu bayar, lho. Yap! Pajak yang kamu bayar masuk dalam pendapatan negara, nantinya pendapatan tersebut dikelola dan dikeluarkan kembali dengan membangun jalan, terminal, stasiun dan lain-lain. Nah, hal ini dinamakan dengan kebijakan fiskal.

Kebijakan Fiskal

Lebih lengkapnya, kebijakan fiskal adalah kebijakan yang berasal dari pemerintah yang memengaruhi perekonomian melalui perubahan pengeluaran dan penerimaan pemerintah. Tujuan utama dikeluarkannya kebijakan fiskal adalah untuk menentukan arah, tujuan, sasaran dan prioritas pembangunan nasional serta pertumbuhan perekonomian bangsa. Eits... ternyata tidak cuma itu tujuannya lho, secara detail tujuan kebijakan fiskal antara lain:

Tujuan Kebijakan Fiskal

Squad, dalam kebijakan fiskal memiliki dua instrumen utama berupa pengeluaran pemerintah dan pajak. Melalui dua instrumen itu pemerintah dapat mengatur dan mengelola perekonomian negara. Contohnya untuk mengatasi pengangguran pemerintah dapat menambah pengeluaranya. Atau dengan mengubah tarif pajak, jika pajak diturunkan, jumlah output barang dan jasa akan semakin meningkat sehingga meningkatkan daya beli masyarakat. Namun sebaliknya, jika pajak dinaikkan, akan menurunkan output barang dan jasa serta menurunkan daya beli masyarakat. Ohiya, kebijakan fiskal digolongkan dalam dua jenis, yaitu:

1. Kebijakan Fiskal Ekspansif (expansionary fiscal policy)

Kebijakan fiskal ekspansif dilakukan dengan menaikkan belanja negara dan menurunkan tingkat pajak. Nah, kebijakan fiskal jenis ini dilakukan pada saat perekonomian mengalami penurunan daya beli masyarakat dan pengangguran yang tinggi. Tujuannya adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang sehat. 

Amerika pernah mengeluarkan kebijakan ini lho disebut dengan American Recovery and Reinvestment Act tahun 2009. Hal ini dilakukan karena Amerika mengalami resesi besar hingga mencapai $831 miliar. Sebagian besar belanja ini ditargetkan pada infrastruktur, pendidikan dan perpanjangan tunjangan pengangguran. 

Baca juga: Cara Meningkatkan Kualitas Tenaga Kerja

ARRA (Sumber: support.rp1cloud.com)

2. Kebijakan Fiskal Kontraktif

Kebijakan fiskal kontraktif adalah kebijakan menurunkan belanja negara dan menaikkan tingkat pajak. Kebijakan ini bertujuan untuk menurunkan daya beli masyarakat dan mengatasi inflasi. Caranya dengan membuat pemasukan lebih besar daripada pengelarannya. Kebijakan jenis ini dikeluarkan saat perekonomian pada kondisi yang ekspansi yang mulai memanas (overheating) untuk menurunkan tekanan permintaan.

Nah, itu tadi penjelasan mengenai kebijakan fiskal. Sudah paham 'kan? Ternyata kebijakan fiskal memegang peranan kunci dalam mempertahankan stabilitas ekonomi suatu negara. Nah, kalau kamu ingin tahu lebih banyak tentang kebijakan fiskal dan pengaruhnya bagi suatu negara, kamu bisa cek di ruangbelajar. Melalui ruangbelajar kamu bisa belajar dengan cara asik melalui video belajar beranimasi. Nggak cuma itu disana juga ada  soal latihan dan rangkumannya, dijamin bikin #BelajarJadiMudah

ruangbelajar

Beri Komentar