Mengenal Lapisan Litosfer Bumi | Geografi Kelas 10

Mengenal Lapisan Litosfer Bumi

Squad, apakah kamu pernah mendengar kata litosfer? Litosfer adalah salah satu nama lapisan yang menyelubungi bumi. Nah, ternyata banyak lho yang bisa dibahas dari litosfer ini, Squad! Kira-kira, manfaat litosfer tuh apa aja, ya? Litosfer dibentuk dari apa ya? Kuy, keep scrolling! Hari ini kita kenalan dengan litosfer, ya!

 

Mengenal Lapisan Litosfer Bumi

Lapisan Bumi (Sumber: https://www.thinglink.com) 

1. Pengertian Litosfer

Secara etimologi, litosfer berasal dari kata lithos berarti batu dan sphere (sphaira) yang berarti bulatan. Oleh karena itu, litosfer artinya adalah lapisan batuan yang membentuk kulit bumi. Squad, litosfer merupakan lapisan bumi paling atas setebal 66 km yang terdiri dari batuan. Oleh karena itu, litosfer sering diartikan sebagai pembentuk muka bumi yang terdiri dari batuan dan mineral.

2. Macam-macam Batuan Penyusun Litosfer

Squad, batuan apa saja sih yang menyusun litosfer? Nah, ternyata ada 3 jenis batuan penyusun litosfer, lho! Wah, batuan apa saja, ya? Nama batuannya adalah batuan beku, batuan sedimen, dan batuan metamorf. Yuk, kita kenalan lebih lanjut! 

Batuan Beku

Squad, jenis batuan pertama yang membentuk litosfer adalah batuan beku. Tahukah kamu, batuan beku ini terbentuk dari magma pijar yang membeku dan menjadi padat karena proses pendinginan. Ternyata, batuan beku terbagi lagi menjadi 3 jenis, yaitu Batuan Tubir, Batuan Leleran, dan Batuan Korok. 

a. Batuan Tubir

Squad, batuan tubir disebut juga sebagai batuan kristal, lho. Batuan tubir ini disebut demikian karena terdiri dari kristal-kristal dan proses pembentukannya terjadi di dalam kulit bumi. Batuan tubir memiliki bongkahan kristal yang berukuran besar sebagai akibat dari proses pendinginan yang berjalan lambat. Salah satu contoh batuan tubir adalah batu granit

Batuan Granit

Batuan Granit (Sumber: Kompasiana.com)

b. Batuan Leleran

Squad, ternyata batuan leleran memiliki nama lain, lho! Nama lain dari batuan leleran adalah batuan beku luar. Kenapa disebut sebagai batuan beku luar, ya? Batuan ini disebut sebagai batuan beku luar karena proses pembekuannya terjadi di bagian luar kulit bumi. Oleh karena itu, penurunan temperaturnya juga terjadi sangat cepat. Batuan leleran dapat berbentuk kristal kecil, kristal besar, maupun bahan amorf, contohnya liparit. Salah satu contoh batuan leleran adalah batu apung

Batuan Apung

Batuan Apung (Sumber: ae01.alicdn.com)

c. Batuan Korok

Squad, batuan korok disebut juga sebagai batuan gang, lho! Sesuai namanya, jenis batuan yang satu ini terbentuk di korok atau gang. Karena lokasinya yang dekat dengan permukaan, proses pendinginan batuan tersebut juga berlangsung lebih cepat. Oh iya, batuan korok dapat berupa kristal kecil dan kristal besar, lho. Salah satu contoh batuan korok adalah granit fosfir

Batuan Sedimen

Squad, jenis batuan selanjutnya adalah batuan sedimen. Tahukah kamu, kenapa disebut dengan batuan sedimen? Batuan sedimen terbentuk dari endapan dari struktur batuan yang mudah lepas dan terbawa air, angin, dan es. Lama kelamaan, endapan tersebut akan menumpuk dan kemudian mengeras, kemudian terbentuk menjadi batuan. Oleh karena itu, nama batuannya adalah batuan sedimen, Squad! Oh iya, proses pengerasan batuan ini disebut dengan pembaruan, ya.

Nah, berdasarkan tempat terjadinya pengendapan, ada 3 jenis batuan sedimen lho, Squad! Apa saja, tuh? Kuy, simak! 

a. Batuan Sedimen Kontinental adalah batuan sedimen yang proses pengendapannya terjadi di laut, contohnya terjadi di tanah los dan tanah gurun pasir.

b. Batuan Sedimen Marine. Sesuai dengan namanya, proses pengendapan batuan sedimen marine terjadi di laut, seperti di endapan radiolaria di laut dalam, lumpur biru di pantai, dan lumpur merah.

c. Batuan Sedimen Lakustre, adalah batuan sedimen yang pengendapannya terjadi di danau, misalnya, tuf danau dan tanah liat danau.

Ditinjau dari proses pembentukannya batuan sedimen dapat dikelompokkan menjadi tiga macam, yaitu :

Batuan sedimen klastik yaitu batuan asal yang mengalami penghancuran secara mekanis dari ukuran besar menjadi kecil. Setelah itu, batuan tersebut mengalami pengendapan dan membentuk batuan endapan klastik. Salah satu batuan endapan klastik adalah batuan pasir dan batu lempung (shale).

Batuan sedimen kimiawi adalah batuan yang terjadi karena proses kimiawi, seperti penguapan, pelarutan, dan dehidrasi. Contoh batuan sedimen kimiawi yang terjadi secara langsung adalah batuan sedimen kapur, yaitu stalaktit dan stalagmit. Stalaktit dan stalagmit tersebut dapat ditemukan di gua-gua kapur.

Batuan sedimen organik merupakan batuan yang dalam proses pengendapannya mendapat bantuan dari organisme, antara lain sisa-sisa bangkai binatang yang tertimbun di dasar laut, contohnya kerang dan terumbu karang. 

Selain berdasarkan proses pembentukannya, batuan sedimen juga dapat dibagi berdasarkan perantara atau medium. Berdasarkan perantaranya, batuan sedimen dapat dibagi menjadi 3. Kuy, kita simak! 

Batuan sedimen aeris (aeolis). Proses pengangkutan batuan ini dilakukan oleh angin. Contohnya antara lain tanah los, tuff, dan pasir di gurun.

Batuan sedimen glasial. Pengangkutan batuan ini adalah dilakukan melalui media perantara es. Contohnya antara lain moraine.

Batuan sedimen aquatis. Batuan sedimen yang terdiri atas batubatu yang sudah direkat antara satu sama lain.

Batuan Metamorf

Squad, batuan metamorf adalah batuan hasil perubahan dari batuan beku dan batuan endapan yang terjadi akibat proses metamorfosis. Apa saja ya, yang menyebabkan batuan tersebut bisa berubah? 

Faktor Mengenal Lapisan Litosfer Bumi

3. Manfaat Lapisan Litosfer

Squad, penasaran nggak, sih, apa saja ya, manfaat lapisan litosfer? Ternyata lapisan litosfer memiliki manfaat seperti berikut: 

manfaat Lapisan Litosfer Bumi

Squad, sekarang sudah lebih paham kan, mengenai litosfer? Kalau kamu mau lebih paham lagi, yuk belajar di ruangles! Kamu bisa pesan guru privat dengan harga terbaik dan bisa belajar di mana saja dan kapan saja lho, Squad! Psst, guru yang tersedia tidak hanya terbatas untuk guru mata pelajaran UN aja, tapi juga untuk bidang-bidang lain, lho. Sampai ketemu di ruangles ya, Squad!

ruangles

Beri Komentar