Mengenal Penokohan dan Alur Novel

Created by : Iqbaal Ramadhan
on Jun 13, 2018 5:30:00 PM
4 min read

Mengenal Penokohan dan Alur Novel

Squad! Apa kabar? Ketemu lagi sama gue di blog ruangguru. Setelah ketemuan sama kamu beberapa hari lalu lewat tour 10 kota gue-masih berlangsung juga tournya by the way, hope to see you all-gue seneng banget bisa dikasih kesempatan untuk bisa nulis lagi di blog ruangguru. Oh iya, menjelang lebaran gini, kamu pasti udah siap-siap buat mudik, kan? Mudik yang identik dengan macet biasanya bikin bosan banget. Gue punya satu cara untuk mengatasi kebosanan itu. Selain nyanyi, gue biasanya baca novel. Kalau udah ketemu novel dengan alur dan tokoh yang menarik, gue gabisa lepas. 

Selain senang baca novel, gue juga bersyukur banget bisa main film yang diangkat dari novel. Film terakhir gue yang baru tayang kemarin itu, Dilan 1990, merupakan salah satu film yang diangkat dari novel best seller karya Pidi Baiq. Selanjutnya, gue juga diberikan kehormatan untuk berperan sebagai Minke dalam film Bumi Manusia yang diangkat dari novel karya salah satu sastrawan hebat Indonesia, Pramudya Ananta Toer. I am blessed and wish me luck, ya! Sekarang, gue mau ngajak kamu untuk belajar mengenal penokohan dan alur novel bareng gue. Kita mulai aja ya. 

Mengenal Penokohan dan Alur Novel

Siapa yang nggak sabar mau nonton Bumi Manusia? :) (Sumber: kumparan.com)

Karakter Tokoh dalam Novel

Pertama-tama, gue akan mengawali dengan membahas mengenai karakter tokoh-tokoh dalam sebuah novel. Dalam sebuah novel, kamu pasti menemukan tokoh yang karakternya baik hati, jahat, nyebelin, atau mungkin ya karakternya netral aja. Kalau Dilan dan Minke, baik hati nggak sih? Hahaha.

Oke, karakter tokoh-tokoh dalam sebuah novel ternyata dapat dilihat dari dialog antartokoh, bentuk fisik tokoh, dan gerak-gerik yang ditunjukkan tokoh. Berdasarkan pembagian tersebut, karakter dalam sebuah novel bisa dibagi menjadi 3, yaitu protagonis, antagonis, dan tritagonis. Protagonis adalah tokoh yang memiliki karakter baik-baik dan biasanya berperan sebagai tokoh utama atau bertugas membantu tokoh utama. Kalau antagonis adalah tokoh dengan karakter jahat dan biasanya sih dia suka banget bikin masalah sama tokoh utama. Sedangkan tritagonis adalah tokoh dengan karakter netral. Oleh karena itu, biasanya tritagonis ini sering sekali jadi figuran. Eh tapi jangan salah! Figuran itu juga berfungsi untuk membuat cerita jadi lebih menarik, lho! Coba deh sekarang tulis di kolom komentar, siapa sih figuran favorit kalian dalam sebuah novel? 

Tahapan Alur dalam Novel

Selanjutnya kita maju ke bagian alur, ya. Alur adalah jalinan cerita dalam novel. Secara umum, alur novel disusun secara berurutan. Urutannya mulai dari eksposisi, inciting moment, rising action, complication, climax, dan falling action dan denoument. Gue akan coba jelaskan satu persatu, ya. 

Eksposisi adalah perkenalan tokoh-tokoh cerita, tempat kejadian, dan semua hal yang melatarbelakangi tokoh itu sehingga mempermudah pembaca mengetahui jalinan cerita sesudahnya. Jadi, eksposisi ini biasanya ada di bagian awal, ya. Setelah itu, inciting moment merupakan fase terjadinya konflik dalam sebuah novel. Ketika konfliknya diakibatkan oleh ketegangan antar tokoh, kondisinya disebut dengan rising action.  

Biasanya konflik akan menjadi semakin kompleks, kan? Ketika sudah semakin kompleks, situasinya disebut dengan istilah complication. Nah, kalau sudah mencapai klimaks, kondisinya disebut dengan climax. Biasanya pada bagian ini semua masalah akan menemukan jawabannya. Tapi, penyelesaian masalahnya nggak terjadi di bagian climax, melainkan di bagian falling action dan denoument. Biarin cerita di novel aja deh yang ada masalah, aku dan kamu jangan, ya? ;)

Jenis Alur dalam Novel

Setelah tadi gue ngasih informasi tentang tahapan alur dalam novel, sekarang gue mau menjelaskan sedikit tentang jenis alur dalam novel. Ada 3 jenis alur yang biasa digunakan dalam sebuah novel, yaitu alur garis lurus, alur sorot balik, dan alur campuran. Alur garis lurus merupakan alur yang sifatnya progresif dan dikenal juga sebagai alur konvensional. Kalau alur sorot balik itu bersifat flash back dan regresif. Kamu udah bisa nebak, dong alur campuran itu kayak apa? Yes, betul banget! Alur campuran ini merupakan kombinasi dari alur garis lurus dan alur sorot balik. Menurut kamu, Dilan 1990 dan Bumi Manusia memakai alur yang mana? 

Oke Squad, belajar barengnya gue sudahi sampai sini dulu, ya. Kalau kalian mau sharing-sharing mengenai novel favorit kalian, boleh banget, lho! Tulis aja di kolom komentar, ya. Oh iya! Jangan lupa ya, tour 10 kota gue bareng Ruangguru masih terus berlangsung. Tanggal 22 Juni nanti adalah tour 10 kota gue yang pertama setelah libur lebaran. Sampai jumpa di Lampung dan Palembang, ya! See ya

Gue Iqbaal Ramadhan, dan gue Brand Ambassador Ruangguru!

New Call-to-action

Tags: kelas ix SMP konsep pelajaran bahasa indonesia ix

Beri Komentar

Letak Geografis dan Letak Astronomis Indonesia

Sep 19, 2017 5:27:18 PM
3 min read

Pengertian Teks Eksplanasi dan Strukturnya

Feb 12, 2018 3:06:55 PM
3 min read

5 Akibat Revolusi Bumi Bagi Kehidupan

Oct 8, 2017 2:32:23 PM
6 min read

5 Jenis Jaringan pada Tumbuhan Beserta Fungsinya

Oct 31, 2017 2:53:27 PM
4 min read

Apa Saja Bagian-Bagian Mata dan Fungsinya?

Jan 8, 2018 1:47:37 PM
4 min read