Mengenal Sifat dan Klasifikasi Asam Basa

Fahri Abdillah Apr 25, 2018 • 5 min read


Kimia_11

Kamu pernah makan jeruk nggak Squad? Pernah dong yaa, dan rasanya itu ada asam-asamnya gitu kan? Nah rasanya bisa asam gitu, karena jeruk tersebut mengandung senyawa asam. Terus pernah nggak lagi sabunan terus nggak sengaja sabunnya nyiprat ke mulut, terus kejilat? Rasanya pahit kan? Itu karena sabun mengandung senyawa basa. Lalu, apa saja sih sifat dan klasifikasi asam basa?

Sebagian besar buah-buahan mengandung asam organik lemah, seperti asam sitrat pada jeruk, asam maleat pada anggur hijau, juga asam tatrat yang menjadi bahan vitamin C dan banyak terdapat dalam buah lemon. Asam ini baik lho untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Makanan asam juga sangat baik untuk ibu-ibu yang sedang hamil, karena makanan asam itu baik untuk penyerapan zat besi, terus juga dapat membantu pembentukan hemoglobin.

sifat asam

Makan makanan asam boleh, tapi jangan kebanyakan ya (Sumber: Giphy.com)

SIFAT ASAM DAN BASA

Asam dan basa merupakan dua senyawa kimia yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari kita. Secara umum, zat–zat yang memiliki rasa masam itu mengandung asam, misalnya asam sitrat pada jeruk, asam asetat pada cuka makanan, serta asam benzoat yang digunakan sebagai pengawet makanan.

Kemudian, basa adalah senyawa yang mempunyai sifat licin, rasanya pahit seperti obat dan sabun, kemudian ada beberapa jenis basa yang bersifat korosif (penyebab karat) dan kausatik (merusak kulit).

Meskipun asam dan basa dapat dibedakan dari rasanya, tetapi tidak disarankan lho ya (dilarang) untuk mencicipi asam atau basa yang ada di laboratorium, berbahaya, nanti kamu kenapa-kenapa lagi, soalnya kandungannya itu beda.

Asam dan Basa dapat dibedakan melalui indikator asam basa, yaitu alat penguji asam basa. Larutan asam dan basa dapat diperoleh dengan melarutkan asam atau basa secara langsung ke dalam air. Selain itu, larutan ini juga dapat diperoleh melalui reaksi antara senyawa oksida dengan air.

Reaksi antara oksida asam dengan air akan menghasilkan larutan asam, sedangkan reaksi antara oksida basa dengan air menghasilkan larutan basa. Larutan basa juga dapat dihasilkan dari reaksi antara logam reaktif dengan air.

Oksida adalah senyawa antara unsur tertentu dengan oksigen. Oksida asam adalah oksida yang berasal dari unsur nonlogam dengan oksigen misalnya CO2, SO2, P2O5, Cl2O7 dan sebagainya. Oksida asam jika bereaksi dengan air akan menghasilkan larutan asam.

Baca juga: Cara menentukan indikator asam basa

Contoh oksida larutan asam

Oksida basa adalah oksida yang berasal dari unsur logam dengan oksigen, misalnya Na2O, CaO, Fe2O3, dan sebagainya. Oksida basa jika bereaksi dengan air akan menghasilkan larutan basa.

contoh oksida larutan basa 

Di antara senyawa oksida, ada yang disebut oksida indiferen, yaitu oksida yang tidak dapat membentuk asam maupun basa, misalnya CO dan NO. Selain itu, ada juga oksida amfoter. Amfoter itu dapat bereaksi dengan ion asam (H+) dan ion basa (OH-). Contoh oksida amfoter adalah Al2O3 dan ZnO.

KLASIFIKASI ASAM DAN BASA

Oke sekarang kita bahas tentang klasifikasi asam dan basa. Keduanya digolongkan berdasarkan kekuatannya dan terionisasi, yang kemudian dibagi menjadi 2, di antaranya: 
 
1. Asam kuat dan basa kuat
 
Asam kuat adalah senyawa yang terurai secara keseluruhan saat di larutkan di dalam air dan menghasilkan jumlah ion seluruhnya. 
Contohnya: HCL, HNO3, H2SO4, HCIO4
 
Basa kuat adalah senyawa yang terurai secara keseluruhan saat dilarutkan ke dalam air.
Contohnya: NaOH, KOH, Ba(OH)2
 
2. Asam lemah dan Basa lemah
 
Asam lemah adalah senyawa yang sedikit terurai saat dilarutkan di dalam air.
Contohnya: H3PO4, H2SO3, HNO2, CH3COOH
 
Basa lemah adalah senyawa yang hanya sedikit terurai saat dilarutkan ke dalam air.
Contohnya: NaHCO3, NH4OH
 
Kemudian ada lagi nih Squad, yaitu berdasarkan bentuk ion, berikut di antaranya:
  • Asam anion adalah asam yang mempunyai muatan negatif. Contohnya: SO3- 
  • Asam kation adalah asam yang mempunyai muatan positif. Contohnya: NN4+
  • Basa anion adalah basa yang mempunyai muatan negatif. Contohnya: CI-, CN-
  • Basa kation adalah basa yang mempunyai muatan positif. Contohnya: Na+, Ca2+

Bagaimana? Sudah tahu kan kamu tentang sifat dan klasifikasi asam basa? Nah selain sabun, obat-obatan juga mengandung senyawa basa, maka dari itu rasanya pahit. Jika kamu masih merasa belum cukup puas dengan penjelasan pada artikel ini, kamu bisa belajar dengan menggunakan video pembelajaran ruangbelajar. Melalui video ruangbelajar, kamu bisa menambah pemahaman kamu tentang materi asam dan basa, tentunya dengan bimbingan tutor yang berpengalaman. 

ruangbelajar

Beri Komentar